MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 27 Desember 2018 11:58
Jualan di Trotoar karena Pasar Sepi
BUKAN TEMPATNYA: Pedagang sayur yang berjualan di bahu jalan, hingga menggunakan trotoar untuk pejalan kaki.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Trotoar di dalam Kota Tanjung Redeb, masih saja ada yang digunakan untuk berdagang. Seperti halnya yang dilakukan pedagang sayur di Jalan Milono, Tanjung Redeb, kemarin (26/12).

Pedagang sayur tersebut, Galu mengaku, berjualan di bahu jalan maupun trotoar jauh lebih efektif dibandingkan berjualan di dalam Pasar Sanggam Adji Dilayas.

“Memudahkan pembeli juga, tinggal memarkirkan kendaraanya di jalan, terus bisa belanja dan tidak memakan waktu lama juga,” ujarnya kepada Berau Post.

Meski begitu, kata Galu, ia menyadari bila berjualan di menggunakan trotoar atau bahu jalan adalah perbuatan yang melanggar aturan, namun hal tersebut dilakukan karena alasan kebutuhan.

“Mau bagaimana lagi, dengan cara gini kita menyamperi pembeli. Kalau di pasar lama lakunya,” ungkapnya

Nurmala, seorang pembeli dengan adanya pedagang sayuran keliling yang memarkirkan kendaraanya di bahu jalan merasa diuntungkan karena bisa belanja sayur tidak perlu jauh.

“Kalau soal harga relatif hampir sama saja dengan yang berjualan di pasar,” tuturnya.

Lanjut dia, pedagang sayur salah bila memarkirkan kendaraan daganganya dalam waktu yang lama, pasalnya bisa saja menganggu lalu lintas.

“Menurut saya kalau sekadar singgah saja tidak masalah, tapi kalau hampir setengah parkir kendaraan daganganya jelas salah,” tandasnya.

Di tempat yang berbeda, Taufik pengendara saat diminta tanggapanya terkait adanya pedagang sayuran di bahu jalan, menurut dia jelas menganggu pengguna jalan khususnya pengendara, mengingat Jalan Milono salah satu jalan yang ramai di lalui kendaraan.

“Pertama pedagang tersebut menganggu pejalan kaki yang ingin menggunakan trotoar, kedua menganggu lalu lintas, karena ada pembeli yang ingin membeli terkadang memarkirkan kendaraanya sembarang, jadi menganggu kita yang mau lewat,” pungkasnya. (*/tyo/app)


BACA JUGA

Rabu, 10 Juli 2019 13:54

Harga Emas Makin Berkilau

TANJUNG REDEB – Naiknya mata uang dollar atas rupiah dan…

Kamis, 04 Juli 2019 02:13

Potensi Perikanan 104 Ribu Ton Per Tahun

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau terus berupaya meningkatkan hasil…

Senin, 17 Juni 2019 15:39

Tabalar Muara Punya Potensi Pertanian

TABALAR – Potensi pertanian di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar…

Selasa, 28 Mei 2019 18:03

Distribusi Lancar, Harga Bahan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Harga sejumlah kebutuhan pokok terus menjadi perhatian…

Sabtu, 11 Mei 2019 13:59

Beras di Bulog Cukup Sampai Lebaran

TELUK BAYUR – Kepala Seksi Logistik Bulog Berau, Hadriansyah, klaim…

Jumat, 10 Mei 2019 11:32

Harga Cabai Semakin Pedas, Bawang Kian Menyengat

TELUK BAYUR – Ramadan belum sepekan, namun sejumlah harga bumbu…

Jumat, 10 Mei 2019 11:29

Di Tanjung Batu, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu

TANJUNG BATU - Harga elpiji 3 Kilogram (kg) melambung tinggi…

Kamis, 09 Mei 2019 16:35

Kuatkan dengan Pernyataan Camat

TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di…

Rabu, 08 Mei 2019 11:57

Ramadan, Harga Ayam Melambung

TANJUNG REDEB – Dua hari di bulan Ramadan, Kepala Dinas…

Selasa, 07 Mei 2019 13:56

Pasar Ramadan Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Ratusan warga membanjiri Pasar Ramadan yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*