MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51
Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

Beri Izin untuk Pelaksanaan Bazar di Tanjung Redeb

MENURUT: Omset pedagang di pasar kering PSAD disebut menurun akibat seringnya pelaksanaan bazar yang diselenggarakan di Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi Pedagang Kain dan Pasar Kering Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), Yunus, lebih dulu mendapatkan rekomendasi pihaknya sebelum memberikan izin pelaksanaan bazar di Kecamatan Tanjung Redeb.

Permintaan itu dikatakannya, tertuang dalam surat yang mereka layangkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, hingga kepada pihak kepolisian agar tidak serta merta memberikan izin keramaian terhadap pengajuan kegiatan pasar maupun bazar selain di PSAD.

Itu dia utarakan, agar terciptanya suasana keharmonisan perdagangan yang sehat dan legal, serta tidak menimbulkan kecemburuan sosial antara pedagang. “Selain itu, kami minta Dispora dan Diskoperindag untuk melaksanakan kegiatan di Pasar Sanggam Adji Dilayas. Kalaupun dilaksanakan di Lapangan Pemuda harus melibatkan unsur Asosiasi Pedagang dalam kepanitian," katanya kepada Berau Post kemarin (4/1).

Permintaan itu tidak lepas dari rutinnya pelaksanaan bazar yang diselenggarakan di Lapangan Pemuda, hingga disebut membuat omset pedagang kering di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) menurun.

Seperti yang dialami pedagang pasar kering PSAD, Reni, kepada Berau Post Senin (3/1). Dikatakannya, sebelum maraknya gelaran bazar di Tanjung Redeb, dirinya bisa mendapatkan rata-rata Rp 500 sampai Rp 1 juta setiap hari, namun kini untuk mendapatkan Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu saja diakuinya merupakan hal yang cukup sulit.

“Semenjak ada bazar pengaruhnya sangat besar sekali terhadap jual-beli di pasar kering ini. Karena masyarakat lebih cenderung berbelanja pakaian di bazar itu,” kata Reni. (arp/sam)


BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 14:56

Kembangkan Perkebunan Kelapa, Petani Usulkan Bibit

BIDUKBIDUK – Perkebunan kelapa cukup potensi dikembangkan di Kampung Giring-Giring,…

Jumat, 15 Maret 2019 15:06

Peternak Usulkan 200 Ekor Sapi

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengusulkan pengadaan…

Kamis, 14 Maret 2019 13:55

Olah Limbah Kelapa jadi Barang Bernilai Ekonomis

BIDUKBIDUK – Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk dikenal dengan tanaman kelapa.…

Kamis, 28 Februari 2019 14:26

Cepuak Bangun Sarang Walet Rumahan

TALISAYAN - Investasi sarang walet rumahan cukup menggiurkan. Terlebih harga…

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Berau Jadi Sentra Jagung Kaltim

TANJUNG REDEB – Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:01

Percetakan Sawah Butuh Anggaran Besar

TANJUNG REDEB – Keinginan Kepala Kampung Sukan, Bunyamin untuk segera…

Jumat, 15 Februari 2019 14:30

Harga Murah, Petani Kesulitan Perawatan Tanaman

BATU PUTIH - Petani lada yang berada di wilayah pesisir…

Kamis, 14 Februari 2019 13:18

BUMK Campur Sari Lirik Kelapa Sawit

TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Campur Sari terus…

Kamis, 14 Februari 2019 13:13

Terkait Rute Penerbangan Berau-Jakarta, Wabup: Hukum Pasar Berlaku

TANJUNG REDEB – Tingginya dorongan Ketua Kamar Dagang dan Industri…

Rabu, 13 Februari 2019 11:44

Majukan Ekonomi Masyarakat

TANJUNG REDEB - Semarakkan Imlek dan Cap Gomeh 2019, Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*