MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 08 Januari 2019 12:37
2019 Baru Sepekan, Sudah Ada 4 Kasus

Puskesmas dan Aparat Kampung Kerja Sama Berantas DBD

PENGASAPAN: Petugas kesehatan Puskesmas Batu Putih melakukan pengasapan untuk mencegah pengembangbiakan nyamuk pembawa DBD di Kampung Tembudan.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Masih di awal tahun, penularan penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kecamatan Batu Putih, sudah mengkhawatirkan. Pasalnya, di pekan pertama tahun 2019 ini, sudah ada 4 kasus DBD yang ditangani UPTD Puskesmas Batu Putih.

Kepala UPTD Puskesmas Batu Putih Wiwik Muninggar menyampaikan, keempat kasus DBD tersebut terjadi di Kampung Tembudan. Kondisi tersebut, tentu harus menjadi perhatian seluruh pihak, khususnya masyarakat setempat.

"Ada 4 kasus dan semuanya telah ditangani,” katanya kepada Berau Post kemarin (7/1).

Keempat pasien yang ditangani, kondisinya sudah membaik. Pihaknya juga tidak memberikan rujukan untuk mendapat penanganan lebih lanjut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. “Semua sudah (pasien) diizinkan pulang,” terangnya.

Faktor cuaca disebutnya sebagai salah satu pemicu pengembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus DBD.

"Ada nyamuk, ada penyakit, dan faktor lingkungan yang saling berhubungan. Seperti adanya tempat nyamuk berkembang biak, kemudian ada virus penyakitnya dan ada nyamuk sebagai penyebarnya," terangnya.

Untuk mencegah penyakit menular yang bisa menyebabkan kematian, pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan. Salah satunya dengan melakukan fogging atau pengasapan di sejumlah titik rawan DBD.

"Akan dilakukan fogging massal di Kampung Tembudan. Jadi, pihak kami siapkan alat dan obat, sementara pihak kampung yang mempersiapkan tenaganya," jelasnya.

Selain itu, petugas puskesmas juga terus mengimbau masyarakat agar kembali menggalakkan gerakan 3M. Menutup, menguras, dan mengubur, untuk memberantas sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.

"Kalau lingkungan bersih, tidak ada nyamuk, penularan bisa dicegah," tandasnya. (*/sht/udi)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 14:05

Perbaikan Jembatan Diusulkan di Musrenbang

BATU PUTIH – Meski kerap dikeluhkan warga, namun jembatan di…

Selasa, 19 Februari 2019 14:03

Distribusi Air Bersih di Dumaring Belum Merata

TALISAYAN – Hingga saat ini, sebagian masyarakat Kampung Dumaring, Kecamatan…

Senin, 18 Februari 2019 13:21

Usulkan Lahan di Luar HGU Dikelola BUMK

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir berharap keinginan masyarakat yang…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

APMS Terapkan Pembatasan Pengisian

TALISAYAN – Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi juga…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi Ahli

TANJUNG REDEB - Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan kapal…

Senin, 18 Februari 2019 13:17

Jadikan Wisata Maratua Berkelas Dunia

TANJUNG REDEB - Setelah penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU) antara Pemerintah…

Senin, 18 Februari 2019 13:16

Kapolres Ajak Warga Perangi Hoaks

TANJUNG REDEB - Jelang pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar…

Minggu, 17 Februari 2019 14:52

Gara-Gara Lupa, Gaji Tenaga Kontrak Minus

TANJUNG REDEB – Adanya ‘Human Error’ di Badan Pengelola Keuangan…

Minggu, 17 Februari 2019 14:51

Tuntaskan Kasus Lama

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memimpin…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:02

Lapak di Kampung Campur Sari ‘Menganggur’

TALISAYAN – Belum diperiksa oleh Inspektorat Berau, lapak yang dibangun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*