MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 08 Januari 2019 12:40
Antara Vanessa, Rp 80 Juta dan Timbangan Mental
Endro S Efendi

PROKAL.CO, JAGAT media maya kembali dibuat heboh di awal 2019. Ini setelah salah satu artis, Vanessa Angel diduga terlibat prostitusi online dengan tarif yang keren banget. Tarif kencan yang dipatok, menurut keterangan polisi bisa tembus Rp 80 juta.

Kabar ini hampir serupa ketika artis Bella Luna Ferlin (23) pada 2017 lalu diduga terlibat kawin kontrak senilai Rp 1 miliar dengan Razman Arif Nasution (43). Sebuah angka yang tidak sedikit.  Sampai sekarang belum jelas, apakah itu benar-benar pernikahan. Ataukah itu hanya biaya tidur selama 1 tahun? Hanya mereka berdua yang bisa menjawabnya.

Lantas, kenapa seseorang rela merogoh rekeningnya sebesar itu hanya untuk urusan ‘nikmat sesaat’? Ini semua berhubungan dengan pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar sejatinya tidak mengenal baik atau buruk, benar atau salah, pahala atau dosa, bahkan surga atau neraka. Selama program di dalam pikiran sudah masuk, maka sejak itu pula langsung dijalankan. Batas-batas logika sudah tidak dikenal lagi oleh pikiran bawah sadar.

Jika dilihat dari aspek positif, tentu cara kerja pikiran bawah sadar ini sangat luar biasa. Seseorang bisa memunculkan kemampuan terbaiknya, membangkitkan semangatnya untuk mencapai sesuatu. Semua yang menurut logika tidak mungkin, bagi pikiran bawah sadar bisa jadi mungkin. Dengan kekuatan pikiran bawah sadar, seseorang bisa melakukan sesuatu di luar batas kemampuannya sendiri.

Dilihat dari sisi kurang positif, ya itulah yang terjadi pada orang yang rela memesan jasa ‘nikmat’ dengan tarif yang dahsyat itu. Bahkan nyatanya, masih banyak orang yang rela membayar lebih mahal. Hanya mungkin belum terungkap. 

Kenapa ada yang mau ‘buang uang’ sebesar itu? Ini karena pikiran bawah sadarnya sudah bekerja. Salah satu yang membuat pikiran bawah sadar ‘dipaksa’ mewujudkan impian adalah karena ada unsur penasaran. Ketika seseorang sudah penasaran, maka tak ada lagi mahal atau murah. Semua harus diwujudkan. Penasaran ini adalah hasil kerja pikiran bawah sadar.

Jangan heran, ketika ada wanita yang menggunakan gaun panjang, namun ada sedikit belahan hingga mencapai paha, laki-laki akan lebih merasa penasaran. Boleh jadi ketika melihat wanita yang sudah memakai bikini malah biasa saja. Saat mendapat titipan barang, namun ada pesan dari penitip agar jangan sampai dibuka isinya, maka biasanya akan semakin penasaran untuk tahu apa isinya. Membaca kabar tarif kencan artis sampai Rp 80 juta pun, boleh jadi ada juga yang ikutan penasaran.  

Lalu bagaimana cara mengatasinya agar tidak penasaran dengan layanan nikmat dengan tarif tidak murah itu? Ajaklah pikiran bawah sadar menggunakan timbangan mental. Caranya dengan membuat daftar keuntungan dan kerugiannya.

Jika mengeluarkan dana sebesar itu, hanya untuk beberapa jam, apa untungnya? Kemudian buat juga daftar kerugiannya.

Bagi orang kaya sekalipun, uang Rp 80 juta misalnya, sudah bisa dipakai untuk mentraktir sahabat atau teman di restoran dengan menu yang nikmat. Apalagi hanya untuk mentraktir bakso di pinggir jalan. Pasti masih banyak sisanya.

Mereka yang punya jiwa sosial, dana sebesar itu bisa dipakai untuk memberikan beasiswa untuk 8 anak asuh selama 1 tahun. Ini dengan asumsi setiap anak dapat beasiswa Rp 10 juta.

Belum lagi bagi para jomblo yang sudah kebelet menikah, tentu dana sebesar itu bisa cukup sebagai modal membangun rumah tangga baru, tentu secara sederhana.

Bagi yang selama ini menggunakan sepeda motor, mendengar angka tersebut, tentu sudah membayangkan bisa untuk membeli sebuah mobil bekas. Atau bahkan bisa membayangkan untuk modal usaha. Bagi yang selama ini punya impian menunaikan ibadah umrah, dengan uang sebesar itu, bisa digunakan untuk daftar 4 orang sekaligus.

Dengan cara ini, pikiran bawah sadar akan menggunakan timbangan mentalnya lebih bijaksana.

Lalu bagaimana dilihat dari sisi Vanessa? Jika memang benar terlibat, lantas kenapa mau melakukannya? Ini juga tergantung dari timbangan mental pada pikiran bawah sadarnya.

Sebagai contoh, ada seseorang yang takut dengan kucing. Meski takut, bisa saja timbangan mentalnya dipermainkan. Misalnya, ditawarkan uang Rp 1 juta untuk memegang kucing sebentar saja. Masih takut, coba nilai uangnya dinaikkan menjadi Rp 10 juta. Jika masih takut, bagaimana jika dinaikkan lagi menjadi Rp 100 juta, bahkan Rp 1 miliar?

Mendengar angka Rp 1 miliar hanya untuk memegang kucing sebentar, bisa jadi, timbangan mentalnya mulai bergeser. Dari yang awalnya takut, menjadi berani karena ada iming-iming tertentu.

Masih ingat acara Fear Factor, sebuah tayangan yang mempermainkan perasaan takut setiap orang. Karena hadiah yang menggiurkan, rasa takut berhasil diatasi, karena timbangan mentalnya otomatis bergeser dengan sendirinya.

Itu pula yang terjadi pada Vanessa. Awalnya bisa saja memiliki timbangan mental yang bijaksana. Namun, ketika muncul tawaran angka semakin besar, timbangan mentalnya bisa saja bergeser. Apalagi jangka waktunya hanya beberapa jam.

Persoalan ini bisa terjadi pada siapa saja. Bagi pemilik uang, dengan leluasa bisa mempermainkan timbangan mental lawan jenisnya. Sebaliknya, seseorang pun bisa luluh dan tergiur, tatkala timbangan mentalnya lebih mengedepankan nilai uang, ketimbang harga dirinya sendiri secara utuh.

Semua berpulang pada individu masing-masing. Timbangan mental paling penting tentu saja nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan dan keimanan. Jika timbangan mental ini sudah tidak ada, maka dengan mudah nilainya akan digeser dengan kebutuhan sesaat.

Bagaimana menurut Anda? (eff/udi)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 12:37

Ke Berau Modal Nekat

TAK bisa membayangkan seorang pemuda nekat meninggalkan kampung halamannya untuk…

Senin, 18 Maret 2019 14:48

Menghayal di Rammang-Rammang

WARGA desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros (Sulsel), tak pernah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:53

Selamat Jalan Pak Janna

KAMIS (14/3) lalu, tiba-tiba ada ucapan duka di semua Grup…

Jumat, 15 Maret 2019 14:58

Piano Usia 107 Tahun

BANYAK koleksi benda bersejarah yang ada di rumah Adji Bahrul…

Kamis, 14 Maret 2019 13:51

Jejak Kapal Taiwan

KEGIATAN penangkapan ikan secara ilegal, sudah berlangsung lama. Buktinya, dua…

Rabu, 13 Maret 2019 12:48

Koi seharga Rp 27 M

INI berlangsung di Jepang. Negara yang dikenal asalnya ikan Koi.…

Selasa, 12 Maret 2019 14:01

Petak 4x6 Meter

MEMANG ada nama jalannya. Yakni Jalan AKB Sanipah I.  Tapi,…

Senin, 11 Maret 2019 13:40

Jadi Koki Dadakan

PERNAHKAH merasakan perjalanan ke pulau wisata dalam kondisi cuaca yang…

Sabtu, 09 Maret 2019 13:41

Fenomena Dunia Pendidikan Zaman Milenial (3-Habis)

MENURUT Kemendikbud (2016 : 61) menyatakan bahwa bimbingan klasikal merupakan…

Sabtu, 09 Maret 2019 13:33

Masih Ingat Lapis Banua?

TIGA atau lima tahun lalu, tiba-tiba seperti ada berkah yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*