MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 09 Januari 2019 13:06
Minta Pemda Bertindak, Wabup Sebut Laut Bukan Kewenangan

Cuitan Menteri Susi di Twitter Tanggapi Perburuan Karapas Penyu

MINTA DITINDAK: Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Twitter pribadinya, terkait perburuan karapas di Pulau Derawan.

PROKAL.CO, Kepedulian Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, terhadap laut Indonesia cukup besar, tak terkecuali untuk Kabupaten Berau.

SAMSUDDIN, Tanjung Redeb

SENIN (7/1) lalu, Pulau Derawan jadi pembahasan hangat di Twitter, ya itu karena cuitan Bu Susi Pudjiastuti, terkait perburuan penyu sisik untuk diambil karapasnya kemudian diperdagangkan. Banyak masyarakat pun menanggapinya.

Susi menanggapi postingan Profauna yang merupakan liputan khusus Berau Post, usai melakukan penelusuran perburuan dan perdagangan sisik penyu atau karapas di Pulau Derawan.

Dalam cuitan itu juga, Susi meminta Pemkab dan seluruh aparat di Kabupaten Berau, khususnya di Pulau Derawan segera bertindak untuk menghentikan aksi perburuan sisik penyu yang kerap dijadikan aksesori untuk oleh-oleh.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo kembali menegaskan bahwa saat ini Pemkab Berau sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membersihkan aksi itu. Salah satu upaya yang telah dilakukan yakni melakukan pemusnahan belasan kilogram sisik penyu, yang sudah terlanjur diburu pada akhir Desember 2018 lalu.

Hal itu pun dikatakan Agus, sebenarnya sudah dia laporkan langsung kepada Susi melalui pesan WhatsApp. "Lagian pesan saya itu sudah dibaca Bu Susi. Jadi kalau Bu Susi minta kita ambil tindakan justru memang sudah kita lakukan lebih dulu," tegas Agus kepada Berau Post kemarin (8/1).

Tak hanya melakukan pemusnahan, untuk mengatasi persoalan itu juga dibeberkannya masyarakat Pulau Derawan telah melakukan perjanjian tertulis baik dengan Pemkab Berau maupun aparat kemanan.

Di mana dalam perjanjian itu, siapapun masyarakat Pulau Derawan yang melakukan penangkapan, pengolahan, hingga menjual sisik penyu termasuk dalam bentuk aksesori maka yang bersangkutan sudah bersedia menanggung sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

Tapi diakuinya juga, keterbatasan kewenangan milik Pemkab Berau menjadi salah satu kendala pihaknya untuk berupaya maksimal menghentikan aksi tersebut.

Sebagaimana ketentuan Undang-Undang 23/2014 tentang pemerintah daerah, kabupaten maupun kota tidak lagi memilliki kewenangan untuk mengatur soal kelautan. Padahal laut menjadi tempat aksi nelayan nakal untuk melakukan perburuan penyu.

Itu juga diperkuat, dengan telah dihapusnya Dinas Kelautan dari Kabupaten Berau. "Untuk di darat kami memang bisa mengambil tindakan sebagai bentuk wujud penegakan undang-undang, tapi kalau di laut kami tidak bisa apa-apa," bebernya.

Untuk itu, dirinya berarap seluruh pihak berwenang baik itu Pemprov Kaltim maupun Kementerian Kelautan turut membantu melakukan pengawasan untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Kecuali memang kewenangan perikanan dikembalikan ke daerah tentu kami siap aja. Kita sederhana aja, ketika memang yang memiliki kewenangan enggak bisa melakukan pengawasan ya kasih kita kewenanganya. Kalau sudah ada itu, ada dasar kita menganggarkan dan mengambil tindakan," pungkasnya. (*/app)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 13:27

Tersangka Sabu 7 Kg Dikembalikan ke Polres

TANJUNG REDEB – Khawatir memengaruhi tahanan lain, Kepala Rumah Tahanan…

Senin, 22 April 2019 13:26

Rekomendasikan Cabut Izin 207 Koperasi Bandel

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Minggu, 21 April 2019 15:43

Pemilu Susulan di 11 TPS Belum Ditetapkan

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Berau belum bisa…

Minggu, 21 April 2019 15:42

Perwira Polres Berau Ditemukan Meninggal

TANJUNG REDEB - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres…

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…

Jumat, 19 April 2019 10:48

Dikira Batang Pohon, Ternyata Bangkai Paus

PULAU DERAWAN – Warga Pulau Derawan dibuat heboh dengan ditemukannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*