MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 10 Januari 2019 13:09
Gelombang Tinggi Ciutkan Nyali
CUACA BURUK: Gelombang tinggi, nelayan kecil pilih libur melaut.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Musim angin utara, banyak nelayan di Kecamatan Batu Putih yang memilih libur melaut. Pasalnya, angin utara yang menyebabkan gelombang tinggi, membuat nelayan yang menggunakan perahu kecil tak berani mengambil risiko.

Diungkapkan Sahar, salah satu nelayan di Batu Putih, akibat cuaca buruk banyak nelayan yang kesulitan menangkap ikan lantaran tingginya gelombang.

"Selama masih angin utara, cari ikan dekat-dekat saja. Kalau jauh khawatir dengan gelombang dan cuaca. Apalagi kita hanya pemancing kecil," katanya, Rabu (9/1).

Ia mengatakan, cuaca buruk sudah terjadi sejak beberapa pekan. Kondisi tersebut, berdampak pada hasil tangkapan yang tidak maksimal.

"Kalau tangkapan kurang, pemasukan yang kita dapatkan juga pasti berkurang," ujarnya.

Sementara itu, Sudir, nelayan asal Bidukbiduk juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, gelombang tinggi membuat banyak nelayan mengalami kesulitan. Bahkan, sampai saat tidak melaut lantaran tidak memiliki kapal yang cukup besar, yang bisa bertahan di tengah tingginya gelombang.

"Kalau saya sejak seminggu tidak melaut, karena gelombang. Kalaupun jalan, hanya dekat-dekat saja," bebernya.

Ia mengatakan, akhir-akhir ini hasil tangkapan ikan berkurang. Bahkan para pedagang ikan yang biasa menjual, baik itu yang berdagang keliling, maupun penampung ikan tidak seramai biasanya.

"Kurang. Mungkin karena banyak nelayan yang tidak melaut atau ada kendala lain," jelasnya.

Camat Bidukbiduk Syafri membenarkannya. Beberapa nelayan di wilayah administrasinya terkendala karena cuaca buruk. Hanya nelayan yang memiliki armada besar yang berani melaut. (*/sht/udi)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 14:51

Asyik Nyabu, Tiga Pria Dicokok Polisi

TANJUNG REDEB – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau…

Kamis, 24 Januari 2019 14:47

Agus Tantomo Nakhodai PMI Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Agus Tantomo kembali dipercaya…

Kamis, 24 Januari 2019 14:44

Thamrin Bantah Isu Pemotongan Gaji Anggota Damkar

TANJUNG REDEB – Media sosial (Medsos) sedikit heboh oleh pernyataan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:42

Minta Lahan Eks PT NAS Dikelola Kampung

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memproses persoalan lahan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:41

Jembatan Menuju Makam Raja Alam Perlu Dibenahi

BATU PUTIH – Kondisi Jembatan kecil di depan Taman Makam…

Kamis, 24 Januari 2019 13:33

Saksi Banyak Lupa, Terdakwa Merasa Dirugikan

TANJUNG REDEB – Penasihat Hukum terdakwa R dan AR menilai…

Rabu, 23 Januari 2019 12:34

Sisi Laut Rampung, Darat Masih Finishing

TANJUNG REDEB - Progres pekerjaan dermaga speedboat di depan Taman…

Rabu, 23 Januari 2019 12:32

2018, KUPP Berau Setor PNBP Rp 72 Miliar

TANJUNG REDEB – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditarik…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Penderita DBD di Batu Putih Bertambah

BATU PUTIH – Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Kampung Biatan Ilir Usulkan Pasar

TALISAYAN – Pacu geliat ekonomi masayarakat Kepala Kampung Biatan Ilir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*