MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 11 Januari 2019 14:00
Ambulans Terbalik, Bus Nyaris Masuk Jurang
LAKA LANTAS: Sementara di Gunung Tabur, bus nyaris masuk jurang karena menghindari truk.

PROKAL.CO, class="p1">DUA kecelakaan lalu lintas terjadi, Kamis (10/1) kemarin. Pertama menimpa ambulans Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, dan bus PT BUMA yang digunakan oleh PT Pangan Sari Utama di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gunung Tabur.

Untuk kecelakaan ambulans Baznas sekira pukul 03.00. Dan dibenarkan oleh  Ketua Baznas Berau Radjudin Abdurachman. Kecelakaan tunggal terjadi saat ambulans dalam perjalanan pulang menuju ke Tanjung Redeb dari Biduk-Biduk, usai mengantar jenazah salah seorang warga, dan dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.

“Baik sopir maupun satu penumpang tidak mengalami luka, dan mobil pun tidak rusak parah, mereka menghindari lubang kemudian terbalik ke samping arah semak-semak,” ujarnya.

Untuk kerugian, dikatakan oleh Radjudin, berkisa ratusan ribu rupiah, karena tidak ada yang parah, haya lecet. “Kalau kerugian hanya Rp 200- 300 ribu saja, tidak parah kok,” ujarnya.

Terpisah Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kanit Laka Lantas Polres Berau,  Ipda Ngatijan mengatakan, diduga si sopir ambulans mengantuk, jadi saat ada jalan berlubang, kaget kemudian banting stir dan terbalik.

Ngatijan juga membenarkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan mobil pun telah dilakukan evakuasi menggunakan alat berat, Pihaknya, pun menghimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan.

“Jika mengantuk istirahatlah, cari warung ataupun tempat yang agak ramai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jangan dipaksakan, karena akan berakibat fatal bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain, jangan membawa kendaraan terlalu laju, lengkapi surat-surat berkendara dan juga pastikan safety first,” tutupnya. 

Sementara itu, bus bernomor polisi N 7550 UD yang digunakan PT PSU, mengalami kecelakaan pada pukul 18.00 Wita. Bus menabrak pagar pembatas rumah warga.

Menurut Ismail saksi mata, bahwa bus melaju dari arah Lati menuju Gunung Tabur dengan kecepatan tinggi, tiba di lokasi kejadian, truk bernomor Polisi KT 8396 GF yang baru keluar dari parkiran nyaris diseruduk oleh bus tersebut. Dan diduga karena panic, sopir bus banting stir ke arah kiri dan nyaris menabrak rumah warga.

“Posisi bus mengebut, dan truk sudah sebagian masuk badan jalan dari parkiran, memang tidak ada benturan antara truk dan juga bus. Ketika bus banting stir masuk halaman rumah warga, menabrak pagar dan nyaris masuk ke jurang,” ujarnya kepada Berau Post.

Sementara itu, Joko Susilo selaku All Support PT PSU menuturkan, bahwa saat kejadian ada area blank spot dan sopir tidak terlalu memperhatikan, tiba-tiba dari arah depan ada truk yang melintas sehingga sopir banting stir ke kiri.

Joko mengklaim, kecepatan supir sekitar 30 km/jam dan sempat melakukan pengereman sebelum insiden terjadi. 

Dalam bus sendiri terdapat 24 penumpang, dan satu penumpang bernama Nurhasanah (24) harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami memar dibagian paha. Namun korban sudah diperbolehkan pulang.

“Hasil rontgen menunjukkan korban tidak mengalami hal yang parah dan telah diperbolehkan pulang, hanya memar,” lanjutnya.

Wahyudi (40), selaku sopir bus PSU menuturkan, pada saat kejadian truk tersebut tengah melintang, karena area blank spot maka dirinya kaget dan memilih banting stir untuk menghindari risiko kecelakaan parah.

“Sempat kaget, dan saya lebih memilih ke kiri, menghindari posisi truk, daripada kecelakaan makin parah,” tuturnya.

Kanit Laka Lantas Ipda Ngatijan yang berada di TKP mengatakan, hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda bus melakukan pengereman dan laju bus mencapai 50 km/jam. Ngatijan menjelaskan, tidak adanya tanda-tanda pengereman bisa terlihat dari bekas di jalanan, tidak ada bekas ban, dan keterangan dari masyarakat tidak mendengar suara desing rem.

“Sopir tidak melakukan pengereman, untuk laju bus 50 km/jam, dan bisa dikategorikan tinggi,” ungkapnya.

Ngatijan menambahkan, saat ini kedua kendaraan diamankan di Mapolsek Gunung Tabur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, baik kepada truk maupun bus.

Mobil derek yang didatangkan membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk melakukan evakuasi. “Mobil derek tadi datang dan melakukan penderekan pukul 20.00 Wita, hingga pukul 21.00 Wita, baru berhasil mengevakuasi bus tersebut,” lanjutnya.

Untuk kerusakan, Ngatijan mengatakan, hanya bagian bamper bus saja, kerugian dan ditaksir jutaan rupiah. (*/yat/app)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Sepekan, 2.000 Orang Serbu Wisata Mangrove

PULAU DERAWAN - Objek wisata Hutan Mangrove di Kampung Tanjung…

Minggu, 16 Juni 2019 00:48

Penyu Betina Ditemukan Mati Mengenaskan

PULAU DERAWAN – Seekor penyu hijau ditemukan mati di salah…

Sabtu, 15 Juni 2019 14:15
Kritik Pemerintah dengan Cara Anti Mainstream

Jalan Rusak Penuh Lumbur Dijadikan Tempat Berendam dan Mandi

Mungkin masyarakat sudah cukup lelah melihat kondisi Jalan Poros Tanjung…

Sabtu, 15 Juni 2019 00:14

Mandor CV Mutiara Ditemukan Tewas

GUNUNG TABUR - Mandor CV Mutiara Segah, salah satu perusahaan…

Sabtu, 15 Juni 2019 00:13

KUPP Segera Tetapkan Jumlah Kapal Tunda

TANJUNG REDEB – Pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung…

Sabtu, 15 Juni 2019 00:13

Gaji dan Insentif Terlalu Rendah, Dokter Ngga Minat Tugas di Berau

TANJUNG REDEB – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Abdul Rivai…

Jumat, 14 Juni 2019 16:27

Peduli Kemanusiaan, PMI Gencarkan Donor Darah

TANJUNG REDEB – Aktivitas donor darah pada masyarakat Bumi Batiwakkal…

Jumat, 14 Juni 2019 16:22

Pengetap Makin Meresahkan Warga Berau

TANJUNG SELOR – Pengetap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi semakin…

Kamis, 13 Juni 2019 15:09

Kontraktor Divonis 10 Tahun, Konsultan 4 Tahun

TANJUNG REDEB – Dua terdakwa perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi…

Kamis, 13 Juni 2019 15:07

Bupati Minta Warga Bersurat

TANJUNG REDEB – Dinilai tarif retribusi  terlalu mahal dan dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*