MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 11 Januari 2019 16:37
Lapangan Futsal ‘Tergembok’ selama Tiga Tahun

Lapangan Futsal di Pasar Sanggam Adji Dilayas

MENGANGGUR: Najamuddin memperlihatkan kondisi lapangan futsal di pasar yang tergembok sejak 2015.

PROKAL.CO, TELUK BAYUR – Sudah tiga tahun, keberadaan dua lapangan futsal di Pasar Sanggam Adji Dilayas terpaksa harus menganggur.

Pasalnya, lapangan futsal yang berada di lantai tiga pasar tersebut, selalu tergembok dan tak kunjung digunakan.

Diakui Kepala UPTD Pasar Sanggam Adji Dilayas Najamuddin, ada banyak faktor yang membuat lapangan futsal yang dikelola sepi pengunjung.

Yang pertama, dirincikannya, amblesnya Jalan Bujangga beberapa tahun lalu, membuat masyarakat kesulitan menuju pasar. Selain itu, hingga kini kondisi Jalan HARM Ayoeb yang menjadi akses utama menuju pasar, kondisinya masih babak belur.

“Belum lagi sudah cukup banyak lapangan futsal lain yang lebih dipilih masyarakat, salah satunya di Gang Poksai, Jalan Marsma Iswahyudi,” terangnya.

Di sisi lain, gagalnya pengelolaan yang dilakukan pihak ketiga, walau kedua pihak sudah menandatangani nota kesepahaman, membuat pengelolaan lapangan futsal sempat terbengkalai. Bahkan sampai batas waktu kesepakatan habis, pihak ketiga yang dimaksud tinggal meninggalkan gembok besar yang mengunci lapangan futsal.

“Kami telah memanggil mereka (pihak ketiga), untuk membicarakan kembali bagaimana cara melanjutkan pengelolaan lapangan itu. Karena sejak 2015 sudah terkunci dan tidak terpakai,” ujarnya.

“Makanya kami beri waktu sampai akhir Januari ini, kalau tidak datang juga, gemboknya akan kami bongkar paksa,” sambungnya.

Diakuinya, awalnya keberadaan lapangan futsal di pasar cukup ramai. Namun untuk ukuran lapangan yang tidak standar dan sirkulasi udara yang dinilainya kurang baik, perlahan membuat masyarakat kurang berminat bermain futsal di pasar.

Najamudin menambahkan, sangat disayangkan apabila lapangan tersebut dibiarkan menganggur lama, bisa saja lapangan itu dialihfungsikan untuk wadah lainnya, agar tidak kosong dan terdapat kegiatan di sana. “Daripada dibiarkan kosong, lebih baik dimanfaatkan untuk wadah kegiatan yang mampu menarik perhatian masyarakat untuk datang berkunjung ke sini,” pungkasnya. (*/yat/udi)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 14:51

Asyik Nyabu, Tiga Pria Dicokok Polisi

TANJUNG REDEB – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau…

Kamis, 24 Januari 2019 14:47

Agus Tantomo Nakhodai PMI Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Agus Tantomo kembali dipercaya…

Kamis, 24 Januari 2019 14:44

Thamrin Bantah Isu Pemotongan Gaji Anggota Damkar

TANJUNG REDEB – Media sosial (Medsos) sedikit heboh oleh pernyataan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:42

Minta Lahan Eks PT NAS Dikelola Kampung

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memproses persoalan lahan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:41

Jembatan Menuju Makam Raja Alam Perlu Dibenahi

BATU PUTIH – Kondisi Jembatan kecil di depan Taman Makam…

Kamis, 24 Januari 2019 13:33

Saksi Banyak Lupa, Terdakwa Merasa Dirugikan

TANJUNG REDEB – Penasihat Hukum terdakwa R dan AR menilai…

Rabu, 23 Januari 2019 12:34

Sisi Laut Rampung, Darat Masih Finishing

TANJUNG REDEB - Progres pekerjaan dermaga speedboat di depan Taman…

Rabu, 23 Januari 2019 12:32

2018, KUPP Berau Setor PNBP Rp 72 Miliar

TANJUNG REDEB – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditarik…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Penderita DBD di Batu Putih Bertambah

BATU PUTIH – Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Kampung Biatan Ilir Usulkan Pasar

TALISAYAN – Pacu geliat ekonomi masayarakat Kepala Kampung Biatan Ilir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*