MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 11 Januari 2019 16:37
Lapangan Futsal ‘Tergembok’ selama Tiga Tahun

Lapangan Futsal di Pasar Sanggam Adji Dilayas

MENGANGGUR: Najamuddin memperlihatkan kondisi lapangan futsal di pasar yang tergembok sejak 2015.

PROKAL.CO, TELUK BAYUR – Sudah tiga tahun, keberadaan dua lapangan futsal di Pasar Sanggam Adji Dilayas terpaksa harus menganggur.

Pasalnya, lapangan futsal yang berada di lantai tiga pasar tersebut, selalu tergembok dan tak kunjung digunakan.

Diakui Kepala UPTD Pasar Sanggam Adji Dilayas Najamuddin, ada banyak faktor yang membuat lapangan futsal yang dikelola sepi pengunjung.

Yang pertama, dirincikannya, amblesnya Jalan Bujangga beberapa tahun lalu, membuat masyarakat kesulitan menuju pasar. Selain itu, hingga kini kondisi Jalan HARM Ayoeb yang menjadi akses utama menuju pasar, kondisinya masih babak belur.

“Belum lagi sudah cukup banyak lapangan futsal lain yang lebih dipilih masyarakat, salah satunya di Gang Poksai, Jalan Marsma Iswahyudi,” terangnya.

Di sisi lain, gagalnya pengelolaan yang dilakukan pihak ketiga, walau kedua pihak sudah menandatangani nota kesepahaman, membuat pengelolaan lapangan futsal sempat terbengkalai. Bahkan sampai batas waktu kesepakatan habis, pihak ketiga yang dimaksud tinggal meninggalkan gembok besar yang mengunci lapangan futsal.

“Kami telah memanggil mereka (pihak ketiga), untuk membicarakan kembali bagaimana cara melanjutkan pengelolaan lapangan itu. Karena sejak 2015 sudah terkunci dan tidak terpakai,” ujarnya.

“Makanya kami beri waktu sampai akhir Januari ini, kalau tidak datang juga, gemboknya akan kami bongkar paksa,” sambungnya.

Diakuinya, awalnya keberadaan lapangan futsal di pasar cukup ramai. Namun untuk ukuran lapangan yang tidak standar dan sirkulasi udara yang dinilainya kurang baik, perlahan membuat masyarakat kurang berminat bermain futsal di pasar.

Najamudin menambahkan, sangat disayangkan apabila lapangan tersebut dibiarkan menganggur lama, bisa saja lapangan itu dialihfungsikan untuk wadah lainnya, agar tidak kosong dan terdapat kegiatan di sana. “Daripada dibiarkan kosong, lebih baik dimanfaatkan untuk wadah kegiatan yang mampu menarik perhatian masyarakat untuk datang berkunjung ke sini,” pungkasnya. (*/yat/udi)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 14:22

Ditarget Tinggi, Realisasi Rendah

TANJUNG REDEB – Diberi target untuk menambah 6.000 sambungan rumah…

Rabu, 19 Juni 2019 14:21

Janji Tak Segan Tindak Pembakar Lahan

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau…

Rabu, 19 Juni 2019 14:21

Andalkan Air Sungai untuk Mandi

TABALAR – Ketersediaan air bersih di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan…

Selasa, 18 Juni 2019 19:41

Jalan Menuju Tabalar Muara Segera Diaspal

TABALAR – Kerap terima keluhan dari warga, Kepala Kampung Tabalar…

Selasa, 18 Juni 2019 19:36

Hari Ini JPU Tentukan Sikap

TANJUNG REDEB – Berkas perkara dugaan penganiayaan terhadap anak di…

Selasa, 18 Juni 2019 19:34

TPS Kejauhan, Buang di Pinggir Jalan

SAMBALIUNG –Tak ada tempat pembuangan sampah sementara, masyarakat Limunjan pun…

Selasa, 18 Juni 2019 19:33

Longsor Ancam Pekerjaan Jalan H Isa III

TANJUNG REDEB – Peningkatan Jalan H Isa III belum selesai,…

Senin, 17 Juni 2019 15:38

Tiga THM Ketahuan Edarkan Miras

TANJUNG REDEB – Peredaran minuman beralkohol atau miras secara ilegal…

Senin, 17 Juni 2019 15:35

Jalan Padat Karya Butuh LPJU

TANJUNG REDEB – Jalan Padat Karya yang menghubungkan Jalan Bukit…

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Masih Gunakan Dapur Kayu untuk Memasak

TALISAYAN - Meskipun stok elpiji 3 Kilogram atau gas melon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*