MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 04 Februari 2019 13:37
Adief Meninggal di Kebun
DITEMUKAN TAK BERNYAWA: Keluarga saat membawa jenazah dari kamar mayat untuk dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans.

PROKAL.CO, class="p1">ISAK tangis terdengar di ruang tunggu Kamar Jenazah RSUD Bontang. Adief Mulyadi, meninggal pada usianya yang akan genap 46 tahun pada 9 Juni. Mantan Direktur PDAM Tirta Taman Bontang itu ditemukan tak bernyawa di kebunnya. Di Jalan Letjen Urip Sumoharjo RT 12 Kelurahan Bontang Lestari pada Ahad (3/2) kemarin sekira pukul 14.30 Wita.

Saat ditemukan, kondisi jenazah dalam keadaan telentang sambil tangan kirinya memegang dada sebelah kiri. Jenazah Adief pun mulai proses membengkak. “Kalau analisis kami dengan kondisi mayat seperti ini kematian sudah 20 sampai 24 jam yang lalu,” jelas Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra, Ahad (3/2) saat ditemui di RSUD Taman Husada Bontang. 

Di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda kekerasan. Ferry menyebut penyebab kematiannya akibat sakit yang dideritanya, karena korban ada riwayat asma. “Keluarga hanya meminta visum luar, jadi tidak dilakukan autopsi dalam. Dan saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dengan baju lengkap dan sepatu boots, serta barang korban berupa dompet dan ponsel yang masih utuh,” bebernya.

Adik korban yang tinggal bersama korban Herni Ernawati mengaku Sabtu (2/2) lalu, korban pamit ke kebun sekira pukul 08.00 Wita. Dia mengira korban bakal pulang pukul 11.00 Wita untuk salat dan makan siang. Namun hingga Ahad kemarin korban tak pulang dan masih mengira korban pulang ke rumah orangtuanya di Tanjung Laut. “Saat saya ke sana (Tanjung Laut) ternyata tidak ada juga, lantas suami saya dan Ketua RT dengan adik korban yang lain mencarinya ke kebun,” ujar Herni saat ditemui di rumah korban Jalan Sumatra RT 19 Kelurahan Api-Api BTN KCY.

Jumiran, tetangga korban yang juga salah satu PNS mengatakan Sabtu masih bertemu di masjid saat salat subuh berjamaah. Ia (korban) usai salat tak langsung pulang tapi melanjutkan baca Alquran. “Saya ketemu terakhir masih dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Sementara keluarga yang menunggu di RSUD dan sempat juga ke TKP yakni Mulyana (40) merupakan adik perempuan yang sangat dekat dengan korban. Sehari sebelum korban ditemukan meninggal, ia gelisah hingga sesak napas. “Saya tak bisa tidur, ingat ambo (ayah) yang baru meninggal, tapi dada rasanya sakit betul,” akunya.

Ia tak menyangka kakaknya ditemukan tak bernyawa di kebun peninggalan almarhum ayahnya. Korban yang dikenal baik, begitu cepat meninggalkannya. “Orangnya baik sekali, dan paling dekat dengan saya,” ujar Mulyana.

Bersama tantenya Sukma, mereka saling berpelukan sambil menangis ketika jenazah Adief diangkat dari kamar jenazah ke ambulan untuk dibawa ke rumah duka. Adief bakal dikebumikan pada Senin (4/2) karena masih menunggu istrinya tiba dari Berau.

Adief Mulyani memulai kariernya menjadi anggota KPU Bontang sejak 2004-2009, dan Ketua KPU Bontang 2009-2014.  Adief kemudian menjadi Direktur PDAM sejak 2014-2016. Kariernya dilanjutkan saat ia dinilai memiliki paling layak menjadi Direktur PDAM Tirta Segah di Berau hingga 2018 lalu. Adief juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi seperti PMI Bontang.(mga/far/kpg/app)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 13:59

Oknum Wartawan Masuk Jaringan Sabu Internasional

TELUK BAYUR – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim, meringkus dua…

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Upal Dibakar, Senpi Dipotong

TANJUNG REDEB – Ribuan barang bukti hasil kejahatan dari 188…

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Bupati Pertimbangkan Penolakan Pedagang

TANJUNG REDEB – Penolakan masuknya jaringan swalayan nasional yang disuarakan…

Rabu, 17 Juli 2019 13:54

Tambah Pengetahuan untuk Kemajuan Pertanian Berau

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin perumpamaan itu cocok…

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*