MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 09 Februari 2019 14:39
Penyaluran Gas Melon Terus Jadi Keluhan
PERLU PENGAWASAN: Penyaluran tabung 3 kg masih menjadi keluhan masyarakat pesisir selatan Berau.

PROKAL.CO, class="p1">BATU PUTIH – Tak hanya di Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, persoalan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg juga turut dirasakan di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih. Hal itu diakui salah seorang warga Kampung Kayu Indah, Bayu.

Dia menduga, kelangkaan yang terjadi akibat penyaluran yang tidak tepat, karena masih ada masyarakat masuk golongan  menegah ke atas, termasuk pengusaha warung makan menggunakan tabung tersebut.

"Setahu saya tabung itu khusus untuk kalangan warga menengah ke bawah. Atau memang kuota tabung di sini yang sedikit dibandingkan warga miskin?" ungkapnya pada Berau Post, Kamis (7/2).

Tak hanya kesulitan mendapatkan tabung, harga yang bervariasi pun kerap menjadi salah satu kendala bagi masyarakat. Karena dikatakannya, banyak pengecer menjual Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per tabung. "Ini juga yang jadi keluhan kita," bebernya.

Sebelumnya, kondisi itu juga sempat disuarakan warga lainnya yang ada di Kampung Talisayan, Rahman. Bahkan, langkanya elpiji 3 Kg di Kampung Talisayan bukan pertama kali terjadi. “Kalau di sini gas 3 Kg memang jadi rebutan. Kalau sudah ada pasti nggak bertahan lama, pasti langsung diserbu warga,” ujarnya.

Kepala Kampung Talisayan, Yamsir pun tidak menampik hal itu. Karena itu pihaknya menilai perlu ada pengawasan maksimal yang dilakukan agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

"Itu perlu, selama ini belum maksimal. Perlu pengawasan intensif, terkait penyalurannya tepat atau tidak dan terkait harga jual juga harus dilakukan instansi terkait. Tidak hanya di wilayah perkotaan saja, dilakukan pengawasan, tapi di wilayah perkampungan juga perlu," terangnya.

Ia pun berharap tabung berukuran 3 Kg tersebut dapat benar-benar digunakan oleh warga miskin. "Kalau tepat sasaran, saya kira tidak lagi warga mengalami kesulitan," pungkasnya. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Berau Jadi Sentra Jagung Kaltim

TANJUNG REDEB – Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:01

Percetakan Sawah Butuh Anggaran Besar

TANJUNG REDEB – Keinginan Kepala Kampung Sukan, Bunyamin untuk segera…

Jumat, 15 Februari 2019 14:30

Harga Murah, Petani Kesulitan Perawatan Tanaman

BATU PUTIH - Petani lada yang berada di wilayah pesisir…

Kamis, 14 Februari 2019 13:18

BUMK Campur Sari Lirik Kelapa Sawit

TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Campur Sari terus…

Kamis, 14 Februari 2019 13:13

Terkait Rute Penerbangan Berau-Jakarta, Wabup: Hukum Pasar Berlaku

TANJUNG REDEB – Tingginya dorongan Ketua Kamar Dagang dan Industri…

Rabu, 13 Februari 2019 11:44

Majukan Ekonomi Masyarakat

TANJUNG REDEB - Semarakkan Imlek dan Cap Gomeh 2019, Berau…

Selasa, 12 Februari 2019 13:35

Tingkatkan Perekonomian Petani

TALISAYAN – Pemerintahan Kampung Campur Sari, Kecamatan Talisayan memprogramkan pengembangan…

Sabtu, 09 Februari 2019 14:39

Penyaluran Gas Melon Terus Jadi Keluhan

BATU PUTIH – Tak hanya di Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Sabtu, 09 Februari 2019 14:36

Pangkalan Bantah Disebut LPG Selundupan

BIDUKBIDUK - Peristiwa terbakarnya salah satu Kapal Motor (KM) Amelia…

Jumat, 08 Februari 2019 13:38

Pasokan Aman, Penyelundupan Belum Ditemukan

TANJUNG REDEB - Kecelakaan kapal yang membawa tabung LPG di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*