MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 09 Februari 2019 14:39
Penyaluran Gas Melon Terus Jadi Keluhan
PERLU PENGAWASAN: Penyaluran tabung 3 kg masih menjadi keluhan masyarakat pesisir selatan Berau.

PROKAL.CO, class="p1">BATU PUTIH – Tak hanya di Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, persoalan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg juga turut dirasakan di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih. Hal itu diakui salah seorang warga Kampung Kayu Indah, Bayu.

Dia menduga, kelangkaan yang terjadi akibat penyaluran yang tidak tepat, karena masih ada masyarakat masuk golongan  menegah ke atas, termasuk pengusaha warung makan menggunakan tabung tersebut.

"Setahu saya tabung itu khusus untuk kalangan warga menengah ke bawah. Atau memang kuota tabung di sini yang sedikit dibandingkan warga miskin?" ungkapnya pada Berau Post, Kamis (7/2).

Tak hanya kesulitan mendapatkan tabung, harga yang bervariasi pun kerap menjadi salah satu kendala bagi masyarakat. Karena dikatakannya, banyak pengecer menjual Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per tabung. "Ini juga yang jadi keluhan kita," bebernya.

Sebelumnya, kondisi itu juga sempat disuarakan warga lainnya yang ada di Kampung Talisayan, Rahman. Bahkan, langkanya elpiji 3 Kg di Kampung Talisayan bukan pertama kali terjadi. “Kalau di sini gas 3 Kg memang jadi rebutan. Kalau sudah ada pasti nggak bertahan lama, pasti langsung diserbu warga,” ujarnya.

Kepala Kampung Talisayan, Yamsir pun tidak menampik hal itu. Karena itu pihaknya menilai perlu ada pengawasan maksimal yang dilakukan agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

"Itu perlu, selama ini belum maksimal. Perlu pengawasan intensif, terkait penyalurannya tepat atau tidak dan terkait harga jual juga harus dilakukan instansi terkait. Tidak hanya di wilayah perkotaan saja, dilakukan pengawasan, tapi di wilayah perkampungan juga perlu," terangnya.

Ia pun berharap tabung berukuran 3 Kg tersebut dapat benar-benar digunakan oleh warga miskin. "Kalau tepat sasaran, saya kira tidak lagi warga mengalami kesulitan," pungkasnya. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 11:04

Petani Fokus Kembangkan Jagung

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Campur Sari tahun ini akan fokus…

Rabu, 10 April 2019 15:31

Serius Garap Sektor Pertanian

TALISAYAN – Sektor pertanian masih menjadi andalan masyarakat di Kecamatan…

Rabu, 03 April 2019 13:27

Harga Sarang Walet Rumahan Turun

TALISAYAN - Harga sarang burung walet rumahan di Kabupaten Berau…

Senin, 01 April 2019 11:51

Harga Tiket Kelas Ekonomi Turun

TANJUNG REDEB - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI merilis peraturan tentang tarif…

Selasa, 19 Maret 2019 13:03

Dinas Perikanan Pasang Target Tinggi

TANJUNG REDEB – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau…

Senin, 18 Maret 2019 14:56

Kembangkan Perkebunan Kelapa, Petani Usulkan Bibit

BIDUKBIDUK – Perkebunan kelapa cukup potensi dikembangkan di Kampung Giring-Giring,…

Jumat, 15 Maret 2019 15:06

Peternak Usulkan 200 Ekor Sapi

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengusulkan pengadaan…

Kamis, 14 Maret 2019 13:55

Olah Limbah Kelapa jadi Barang Bernilai Ekonomis

BIDUKBIDUK – Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk dikenal dengan tanaman kelapa.…

Kamis, 28 Februari 2019 14:26

Cepuak Bangun Sarang Walet Rumahan

TALISAYAN - Investasi sarang walet rumahan cukup menggiurkan. Terlebih harga…

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Berau Jadi Sentra Jagung Kaltim

TANJUNG REDEB – Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*