MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 10 Februari 2019 14:46
Diskes Setujui Merger RSUD-Klinik Bersalin
AKHIRNYA DIMERGER: Inilah Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan, Tanjung Redeb, yang telah demerger dengan RSUD dr.Abdul Rivai, Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Diskes) Berau tetap melakukan merger atau penyatuan terhadap Klinik Bersalin dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Hal itu diutarakan Kepala Diskes Berau, Totoh Hermanto.

 

Bahkan ia mengatakan saat ini Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan tersebut sudah merger dengan RSUD dr Abdul Rivai. Seluruh aset baik bangunan maupun peralatan medis yang ada di klinik disebutnya sudah menjadi aset rumah sakit.

“Sudah merger dengan RSUD, bahkan bangunannya juga sudah menjadi aset RSUD,” katanya saat diwawancara Berau Post, beberapa waktu lalu.

 

Lebih jauh, Totoh menjelaskan saat ini yang harus menjadi perhatian bukanlah soal Klinik Bersalin yang sudah jadi bagian RSUD atau tetap menjadi klinik. Melainkan pelayanan terhadap masyarakat yang harus menjadi perhatian. Dengan telah mergernya klinik dengan rumah sakit, membuat pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan maksimal. 

“Misalnya BPJS yang sudah bisa masuk. Kan kalau kemarin itu tidak bisa, karena jumlah kamarnya terbatas. Sekarang malah sudah fleksibel dan lebih bagus lagi,” ujarnya.

 

Mengenai usulan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau untuk menjadikan Klinik Bersalin menjadi rumah sakit khusus ibu dan anak. Totoh mengatakan itu ide cemerlang dan sangat bagus bagi Kabupaten Berau. Tapi dalam hal ini, ia mengatakan permasalahannya adalah rumah sakit ibu dan anak memiliki status yang lebih tinggi dibanding rumah sakit umum.  

“Karena statusnya yang lebih khusus atau spesifik. Sehingga mau tidak mau rumah sakit umum harus merujuk ke rumah sakit khusus,” tuturnya.

Kemudian, dirinya juga mengatakan untuk mewujudkan hal itu, harus ada kesiapan dalam memenuhi fasilitas dan sumber daya manusia (SDM)-nya. “Ibaratnya kita meloncat terlalu tinggi tapi kemampuan kita terbatas,” terangnya.

“Makanya saya putuskan untuk dimerger saja. Kalau memang mau jadikan rumah sakit harus dari awal lagi, siapkan semuanya seperti lahan hingga SDM-nya secara matang. Supaya nantinya pelayanan rumah sakit itu maksimal,” sambung Totoh.(arp/asa)


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 11:31

Tak Ada Pembebasan Lahan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal membangun sheet…

Senin, 22 Juli 2019 11:30

Cegah Masuknya Narkoba Via Darat

GUNUNG TABUR – Cegah upaya masuknya narkotika di Kabupaten Berau…

Sabtu, 20 Juli 2019 21:54

Polisi Bakar Arena Sabung Ayam

GUNUNG TABUR – Dua lokasi arena judi sabung ayam di…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:14

KUPP Hanya Dapat Satu Kapal Tunda

TANJUNG REDEB – Minta dua, PT Pelindo IV hanya kabulkan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:32

Pemkab Harus Bijak

TANJUNG REDEB – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin)…

Jumat, 19 Juli 2019 14:31

Bupati Tinjau Persiapan Peda KTNA

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:24

Bupati: PDAM Harus Tegas

TANJUNG REDEB – Piutang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta…

Rabu, 17 Juli 2019 14:02

Tawarkan Pembuatan SIM Tanpa ke Mapolres

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, adanya calo pembuatan Surat…

Rabu, 17 Juli 2019 14:00

Buang Limbah ke Drainase, Siap-Siap Disanksi

TANJUNG REDEB – Cegah pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan…

Selasa, 16 Juli 2019 13:04

Ada Rumah Dinas Nunggak

TANJUNG REDEB – Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah Air…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*