MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 10 Februari 2019 14:46
Diskes Setujui Merger RSUD-Klinik Bersalin
AKHIRNYA DIMERGER: Inilah Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan, Tanjung Redeb, yang telah demerger dengan RSUD dr.Abdul Rivai, Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Diskes) Berau tetap melakukan merger atau penyatuan terhadap Klinik Bersalin dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Hal itu diutarakan Kepala Diskes Berau, Totoh Hermanto.

 

Bahkan ia mengatakan saat ini Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan tersebut sudah merger dengan RSUD dr Abdul Rivai. Seluruh aset baik bangunan maupun peralatan medis yang ada di klinik disebutnya sudah menjadi aset rumah sakit.

“Sudah merger dengan RSUD, bahkan bangunannya juga sudah menjadi aset RSUD,” katanya saat diwawancara Berau Post, beberapa waktu lalu.

 

Lebih jauh, Totoh menjelaskan saat ini yang harus menjadi perhatian bukanlah soal Klinik Bersalin yang sudah jadi bagian RSUD atau tetap menjadi klinik. Melainkan pelayanan terhadap masyarakat yang harus menjadi perhatian. Dengan telah mergernya klinik dengan rumah sakit, membuat pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan maksimal. 

“Misalnya BPJS yang sudah bisa masuk. Kan kalau kemarin itu tidak bisa, karena jumlah kamarnya terbatas. Sekarang malah sudah fleksibel dan lebih bagus lagi,” ujarnya.

 

Mengenai usulan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau untuk menjadikan Klinik Bersalin menjadi rumah sakit khusus ibu dan anak. Totoh mengatakan itu ide cemerlang dan sangat bagus bagi Kabupaten Berau. Tapi dalam hal ini, ia mengatakan permasalahannya adalah rumah sakit ibu dan anak memiliki status yang lebih tinggi dibanding rumah sakit umum.  

“Karena statusnya yang lebih khusus atau spesifik. Sehingga mau tidak mau rumah sakit umum harus merujuk ke rumah sakit khusus,” tuturnya.

Kemudian, dirinya juga mengatakan untuk mewujudkan hal itu, harus ada kesiapan dalam memenuhi fasilitas dan sumber daya manusia (SDM)-nya. “Ibaratnya kita meloncat terlalu tinggi tapi kemampuan kita terbatas,” terangnya.

“Makanya saya putuskan untuk dimerger saja. Kalau memang mau jadikan rumah sakit harus dari awal lagi, siapkan semuanya seperti lahan hingga SDM-nya secara matang. Supaya nantinya pelayanan rumah sakit itu maksimal,” sambung Totoh.(arp/asa)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 14:06

Pasar di Bumi Jaya Mubazir

TALISAYAN - Hingga kini bangunan pasar tradisional yang ada di…

Selasa, 19 Februari 2019 14:05

Perbaikan Jembatan Diusulkan di Musrenbang

BATU PUTIH – Meski kerap dikeluhkan warga, namun jembatan di…

Selasa, 19 Februari 2019 14:03

Distribusi Air Bersih di Dumaring Belum Merata

TALISAYAN – Hingga saat ini, sebagian masyarakat Kampung Dumaring, Kecamatan…

Senin, 18 Februari 2019 13:21

Usulkan Lahan di Luar HGU Dikelola BUMK

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir berharap keinginan masyarakat yang…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

APMS Terapkan Pembatasan Pengisian

TALISAYAN – Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi juga…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi Ahli

TANJUNG REDEB - Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan kapal…

Senin, 18 Februari 2019 13:17

Jadikan Wisata Maratua Berkelas Dunia

TANJUNG REDEB - Setelah penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU) antara Pemerintah…

Senin, 18 Februari 2019 13:16

Kapolres Ajak Warga Perangi Hoaks

TANJUNG REDEB - Jelang pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar…

Minggu, 17 Februari 2019 14:52

Gara-Gara Lupa, Gaji Tenaga Kontrak Minus

TANJUNG REDEB – Adanya ‘Human Error’ di Badan Pengelola Keuangan…

Minggu, 17 Februari 2019 14:51

Tuntaskan Kasus Lama

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memimpin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*