MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 10 Februari 2019 14:46
Diskes Setujui Merger RSUD-Klinik Bersalin
AKHIRNYA DIMERGER: Inilah Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan, Tanjung Redeb, yang telah demerger dengan RSUD dr.Abdul Rivai, Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Diskes) Berau tetap melakukan merger atau penyatuan terhadap Klinik Bersalin dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Hal itu diutarakan Kepala Diskes Berau, Totoh Hermanto.

 

Bahkan ia mengatakan saat ini Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan tersebut sudah merger dengan RSUD dr Abdul Rivai. Seluruh aset baik bangunan maupun peralatan medis yang ada di klinik disebutnya sudah menjadi aset rumah sakit.

“Sudah merger dengan RSUD, bahkan bangunannya juga sudah menjadi aset RSUD,” katanya saat diwawancara Berau Post, beberapa waktu lalu.

 

Lebih jauh, Totoh menjelaskan saat ini yang harus menjadi perhatian bukanlah soal Klinik Bersalin yang sudah jadi bagian RSUD atau tetap menjadi klinik. Melainkan pelayanan terhadap masyarakat yang harus menjadi perhatian. Dengan telah mergernya klinik dengan rumah sakit, membuat pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan maksimal. 

“Misalnya BPJS yang sudah bisa masuk. Kan kalau kemarin itu tidak bisa, karena jumlah kamarnya terbatas. Sekarang malah sudah fleksibel dan lebih bagus lagi,” ujarnya.

 

Mengenai usulan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau untuk menjadikan Klinik Bersalin menjadi rumah sakit khusus ibu dan anak. Totoh mengatakan itu ide cemerlang dan sangat bagus bagi Kabupaten Berau. Tapi dalam hal ini, ia mengatakan permasalahannya adalah rumah sakit ibu dan anak memiliki status yang lebih tinggi dibanding rumah sakit umum.  

“Karena statusnya yang lebih khusus atau spesifik. Sehingga mau tidak mau rumah sakit umum harus merujuk ke rumah sakit khusus,” tuturnya.

Kemudian, dirinya juga mengatakan untuk mewujudkan hal itu, harus ada kesiapan dalam memenuhi fasilitas dan sumber daya manusia (SDM)-nya. “Ibaratnya kita meloncat terlalu tinggi tapi kemampuan kita terbatas,” terangnya.

“Makanya saya putuskan untuk dimerger saja. Kalau memang mau jadikan rumah sakit harus dari awal lagi, siapkan semuanya seperti lahan hingga SDM-nya secara matang. Supaya nantinya pelayanan rumah sakit itu maksimal,” sambung Totoh.(arp/asa)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 13:26

Kembangkan Wisata Taman Laut

BATU PUTIH - Mulai populernya objek wisata taman laut karang…

Selasa, 23 April 2019 13:25

Kotak Suara Sudah Digeser ke KPU

BIDUKBIDUK - Sejumlah kecamatan di pesisir selatan Berau, telah melakukan…

Selasa, 23 April 2019 13:23

16 SMP Serentak Gelar UNBK

TANJUNG REDEB - Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan ujian nasional…

Selasa, 23 April 2019 13:18

Polisi Belum Terima Laporan Kehilangan

TANJUNG REDEB – Adanya informasi dan aduan yang berseliweran di…

Senin, 22 April 2019 13:43

Ingatkan Nelayan Tidak Gunakan Bom

TALISAYAN – Salah satu potensi Kampung Talisayan yakni sektor perikanan.…

Senin, 22 April 2019 13:41

Manusia Tertinggi di Berau Diminta Periksa Kesehatan

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*