MANAGED BY:
JUMAT
19 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 11 Februari 2019 12:59
Dugaan Perkebunan Sawit di Hulu Sungai Bakil, Camat Akan Cek Lokasi
BAHAS AIR BERSIH: Camat Talisayan, Mansyur dan Direktur PDAM Tirta Segah Syaiful Rahman melakukan pertemuan bersama masyarakat Talisayan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Adanya dugaan pembukaan perkebunan sawit di sekitar hulu Sungai Bakil, Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan mulai dikhawatirkan warga. Pasalnya, Sungai Bakil merupakan sumber air yang dikelola Spam IPA PDAM. Adanya perkebunan sawit di sekitar hulu sungai tersebut dianggap mempengaruhi kualitas air baku yang diproduksi PDAM.

Menurut Sirajuddin, Ketua RT 13 Kampung Talisayan, adanya aktivitas perkebunan sawit di hulu Sungai Bakil dapat menimbulkan dampak negatif pada kualitas air baku. “Khawatir berdampak pada kesehatan di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara, Camat Talisayan, Mansyur, yang dikonfirmasi Berau Post mengatakan, kekhawatiran tersebut wajar selaku warga yang menikmati air bersih. Terkait aduan warga tersebut, pihaknya akan mempelajari lebih jauh, serta mengunjungi lokasi untuk memastikan apakah pembukaan perkebunan sawit di sekitar hulu Sungai Bakil berdampak pada kualitas air baku.

“Nanti kita ke lapangan. Informasi ini kan sambung-menyambung. Jadi harus dipastikan dulu. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak PDAM serta instansi terkait untuk melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat itu,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ada perusahaan perkebunan yang masuk di sekitar wilayah Sungai Bakil. Hanya saja, belum dapat dipastikan apakah aktivitas perkebunannya masuk zona hulu sungai yang dilindungi atau dikonservasi. Itu yang menurutnya perlu dipastikan lagi.

Sebab menurut dia, perusahaan tidak mungkin mendapat izin kelola jika aktivitasnya berdampak pada kerusakan lingkungan. Apalagi ada rambu-rambu yang harus ditaati dalam membuka perkebunan kelapa sawit.

“Kalau rambu itu ditabrak, kan namanya pelanggaran. Perusahaan pasti berpikir juga untuk melakukan itu. Makanya nanti kita lihat, apakah perusahaan yang ada di sana melanggar atau malah masyarakatnya,” tandasnya. (*/sht/har)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 11:06

Pemerintah Kampung Aktifkan Jaga Malam

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, kembali menggiatkan penjaga…

Jumat, 19 April 2019 11:02

Bensin Eceran Kembali Langka

BATU PUTIH – Sehari setelah Pemilu, warga Batu Putih kembali…

Kamis, 18 April 2019 15:53

Warga Antusias Salurkan Hak Suara

BATU PUTIH – Camat Tabalar, Saharuddin mengatakan hingga perhitungan suara…

Kamis, 18 April 2019 15:02

Sejumlah Kampung Belum Cairkan ADK

BIDUKBIDUK - Hingga kini, ADK (Alokasi Dana Kampung) tahap pertama…

Rabu, 17 April 2019 11:52

Data Pemilih Kacau, Warga Datangi KPPS

TANJUNG REDEB - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau hingga malam…

Rabu, 17 April 2019 11:50

Camat: Perbanyak Sosialisasi Dulu

TANJUNG REDEB – Rencana Pertamina meningkatkan cadangan dan produksi migas…

Rabu, 17 April 2019 11:47

Polisi Jamin Keamanan Pemilih

TABALAR - Aparat kepolisian siap mengamankan Pemilu (pemilihan umum) dari…

Rabu, 17 April 2019 11:45

Kinerja Bawaslu Dituding Lelet

TANJUNG REDEB – Hingga hari akhir masa tenang pada Selasa…

Rabu, 17 April 2019 11:43

Pendistribusian Logistik Pemilu Lancar

TALISAYAN - Pendistribusian logistik pemilu 2019 di wilayah pesisir Berau…

Selasa, 16 April 2019 14:31

Logistik Pemilu Tiba di Pesisir

BIDUKBIDUK - Logistik pemilihan umum (Pemilu) 2019 yang didistribusikan Komisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*