MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 11 Februari 2019 12:59
Dugaan Perkebunan Sawit di Hulu Sungai Bakil, Camat Akan Cek Lokasi
BAHAS AIR BERSIH: Camat Talisayan, Mansyur dan Direktur PDAM Tirta Segah Syaiful Rahman melakukan pertemuan bersama masyarakat Talisayan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Adanya dugaan pembukaan perkebunan sawit di sekitar hulu Sungai Bakil, Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan mulai dikhawatirkan warga. Pasalnya, Sungai Bakil merupakan sumber air yang dikelola Spam IPA PDAM. Adanya perkebunan sawit di sekitar hulu sungai tersebut dianggap mempengaruhi kualitas air baku yang diproduksi PDAM.

Menurut Sirajuddin, Ketua RT 13 Kampung Talisayan, adanya aktivitas perkebunan sawit di hulu Sungai Bakil dapat menimbulkan dampak negatif pada kualitas air baku. “Khawatir berdampak pada kesehatan di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara, Camat Talisayan, Mansyur, yang dikonfirmasi Berau Post mengatakan, kekhawatiran tersebut wajar selaku warga yang menikmati air bersih. Terkait aduan warga tersebut, pihaknya akan mempelajari lebih jauh, serta mengunjungi lokasi untuk memastikan apakah pembukaan perkebunan sawit di sekitar hulu Sungai Bakil berdampak pada kualitas air baku.

“Nanti kita ke lapangan. Informasi ini kan sambung-menyambung. Jadi harus dipastikan dulu. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak PDAM serta instansi terkait untuk melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat itu,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ada perusahaan perkebunan yang masuk di sekitar wilayah Sungai Bakil. Hanya saja, belum dapat dipastikan apakah aktivitas perkebunannya masuk zona hulu sungai yang dilindungi atau dikonservasi. Itu yang menurutnya perlu dipastikan lagi.

Sebab menurut dia, perusahaan tidak mungkin mendapat izin kelola jika aktivitasnya berdampak pada kerusakan lingkungan. Apalagi ada rambu-rambu yang harus ditaati dalam membuka perkebunan kelapa sawit.

“Kalau rambu itu ditabrak, kan namanya pelanggaran. Perusahaan pasti berpikir juga untuk melakukan itu. Makanya nanti kita lihat, apakah perusahaan yang ada di sana melanggar atau malah masyarakatnya,” tandasnya. (*/sht/har)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 13:43

Ingatkan Nelayan Tidak Gunakan Bom

TALISAYAN – Salah satu potensi Kampung Talisayan yakni sektor perikanan.…

Senin, 22 April 2019 13:41

Wabup Instruksikan Rahmadi Diperiksa Lagi

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…

Minggu, 21 April 2019 15:39

Asrama Mahasiswa Berau Banua Butuh Perhatian

TANJUNG REDEB – Asrama Mahasiswa Berau Banua di Makassar, Sulawesi…

Sabtu, 20 April 2019 13:54

Pemilu di Talisayan Kondusif

TALISAYAN - Dua hari setelah pencoblosan, aparat kepolisian masih sibuk…

Sabtu, 20 April 2019 13:52

Pemilik Mobil Diwajibkan Punya Garasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau fokus terhadap empat…

Sabtu, 20 April 2019 13:49

Abrasi Pantai Bidukbiduk Kian Parah

BIDUK-BIDUK - Beberapa titik pantai di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*