MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 11 Februari 2019 13:01
Jalan dan Rumah Warga Terendam

Hujan Tiga Hari, Sungai di Bumi Jaya Meluap

TERENDAM: Sejumlah jalan dan rumah di Kampung Bumi Jaya terendam akibat luapan air sungai.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir membuat sejumlah anak sungai di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan meluap. Akibatnya, sejumlah rumah dan jalan teredam air.

Dari pantauan Berau Post, Minggu (10/2), salah satu titik terparah yakni di wilayah RT 02. Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa.

Venslaus, warga setempat mengatakan, sejak Sabtu (9/2) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, rumahnya sudah terendam air. Jalan di sekitar rumahnya juga terendam. Kondisi ini kata dia sangat mengganggu aktivitas. Sebab, hingga hari ini (kemarin) air belum juga surut.

“Kalau tidak hujan lagi, kemungkinan malam baru surut. Tapi kalau hujan, ya tetap begini. Itu dapur saya kebanjiran. Air sudah merendam kulkas dan perabotan dapur lainnya,” katanya kepada Berau Post, Minggu (10/2).

Selain merendam rumah, sejumlah ternah ayamnya juga hilang terbawa air. “Ayam ternak juga hanyut tidak tahu ke mana. Karena malam, jadi kita tidak tahu. Apalagi arusnya deras,” katanya.

Tak hanya itu, sejumlah titik jalan juga terendam air dengan arus yang cukup deras. “Harus pelan-pelan juga karena airnya lumayan tinggi. Arusnya juga deras,” ujarnya.

Kepala Kampung Bumi Jaya, Simprinas Erwan, mengatakan curah hujan selama tiga hari terakhir cukup tinggi. Sehingga sejumlah sungai di sekitar kampung meluap dan merendam sejumlah rumah warga. Terutama yang berada di sekitar anak sungai. Dia mengakui, baru kali ini ketinggian air merendama beberapa rumah di kampungnya.

“Itu air kiriman juga. Karena anak sungai di sini tidak mampu menampung aliran air, maka meluap. Sebelumnya memang belum pernah,” jelasnya.

Sebenarnya, pihaknya telah berupaya melakukan normalisasi sungai untuk mengantisipasi luapan air ketika musim hujan. Hanya saja, upaya yang dilakukan pihaknya memang belum maksimal.

“Ranahnya pemerintah kampung sudah kita lakukan. Tidak hanya normalisasi sungai, parit yang ada di dalam kampung juga sudah. Tapi nyatanaya masih tetap meluap,” katanya.

Ia pun berharap air yang merendam sejumlah jalan dan rumah warga cepat surut. Sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. (*/sht/har)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 13:43

Ingatkan Nelayan Tidak Gunakan Bom

TALISAYAN – Salah satu potensi Kampung Talisayan yakni sektor perikanan.…

Senin, 22 April 2019 13:41

Wabup Instruksikan Rahmadi Diperiksa Lagi

SAMBALIUNG - Prihatin dengan kondisi Rahmadi yang merupakan manusia tertinggi…

Senin, 22 April 2019 13:36

Kasus Tipikor Terhambat Pemilu

TANJUNG REDEB – Pelimpahan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 22 April 2019 13:33

Berharap PLN Sediakan Listrik 24 Jam

BIDUKBIDUK – Sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk mengharapkan agar listrik…

Senin, 22 April 2019 13:31

DPUPR Petakan Wilayah

PEMERINTAH Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Minggu, 21 April 2019 15:47

Kemenag Mulai Persiapkan Jemaah Haji Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor…

Minggu, 21 April 2019 15:39

Asrama Mahasiswa Berau Banua Butuh Perhatian

TANJUNG REDEB – Asrama Mahasiswa Berau Banua di Makassar, Sulawesi…

Sabtu, 20 April 2019 13:54

Pemilu di Talisayan Kondusif

TALISAYAN - Dua hari setelah pencoblosan, aparat kepolisian masih sibuk…

Sabtu, 20 April 2019 13:52

Pemilik Mobil Diwajibkan Punya Garasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau fokus terhadap empat…

Sabtu, 20 April 2019 13:49

Abrasi Pantai Bidukbiduk Kian Parah

BIDUK-BIDUK - Beberapa titik pantai di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*