MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 21 Februari 2019 00:13
4,409 Gram Sabu Diblender
DIMUSNAHKAN: Barang bukti narkoba yang diamankan polisi selama Januari 2019, dimusnahkan di Mapolres Berau, disaksi sejumlah pihak terkait, kemarin (20/2).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 4,409 gram di Mapolres Berau, Rabu (20/2) pagi. Sabu tersebut merupakan barang bukti (BB) dari tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang disita dari pengungkapan kasus periode Januari 2019 yang melibatkan tujuh tersangka.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskoba AKP Bambang mengatakan dalam proses pemusnahan barang haram tersebut, tujuh tersangka turut dihadirkan. Di antaranya berinisial BD barang bukti sabu  0,139 gram yang merupakan tangkapan dari Reskoba Berau. Tersangka HD 2,85  gram dari Polsek Pulau Derawan. Sedangkan tersangka AM 0,108 gram, dan RS 0,199 gram masing-masing dari Polsek Segah. Selanjutnya dari Polsek Sambaliung tersangka AR 0,014 gram, dan MA 0,977 gram serta tersangka ST 0,122 gram dari Polsek Gunung Tabur.

“Total berat BB yang dimusnahkan 4,409 gram. Pemusnahan disaksikan penyidik dan tersangka,” ujarnya.

Bambang mengakui pemusnahan dilakukan dengan cara diblender dicampur dengan air garam, kemudian dibuang ke toilet. “Perwakilan kejaksaan, pengadilan negeri, dan pengacara hadir menyaksikan pemusnahan itu,” jelasnya.

Maraknya kasus narkotika di Kaltim  seperti yang disampaikan oleh Dir Resnarkoba Polda Kaltim Kombespol Akhmad Shaury saat berkunjung ke Berau mengatakan pihaknya terus berupaya memberantas narkoba khususnya di Kabupaten Berau bisa ditanggulangi.

“Sesuai perintah Kapolri ke setiap Satreskoba untuk kasus narkoba usut cepat, tepat, tuntas,” tegasnya.

Terlebih, menurut data Ditresnarkoba Polda Kaltim pada 2018, Reskoba Berau mampu mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total 2.376,39 gram dan pil LL 4.957 butir dari 130 kasus dengan 170 tersangka.

“Rata-rata motif tersangka narkoba itu karena faktor ekonomi terutama malas. Mau enak, cepat dan tidak mau sengsara. Kenapa? Karena berpenghasilan besar tapi tidak mau bekerja. Imbauan terus kami sampaikan, jadi tolong hentikan. Masih banyak hal-hal positif yang bisa dikerjakan,” ujar Bambang.(mar/asa)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:07

Perindo Gugat Hasil Pileg Berau

TANJUNG REDEB –Meski proses rekapitulasi dan pengumuman pemenang pemilu telah…

Minggu, 26 Mei 2019 13:56

Ancaman Sanksi Belum Bertaji

TANJUNG REDEB – Geliat usaha sarang burung walet rumahan terus…

Minggu, 26 Mei 2019 13:53

Terlindung dari Marabahaya, Menutup 70 Pintu Keburukan

Bersedekah dapat menghapus dosa. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Sedekah…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:24

Masyarakat Berau Jangan Terprovokasi

BUPATI Berau Muharram mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas Bumi Batiwakkal…

Kamis, 23 Mei 2019 14:52

Libur Panjang Lebaran, Pulau Derawan Siap Sambut Wisatawan

DERAWAN – Sambut momen libur lebaran, Pemerintah Kampung Pulau Derawan…

Rabu, 22 Mei 2019 15:11

Tuntut Bisa Bekerja Kembali

TANJUNG REDEB – Puluhan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:09

Dinkes Harus Berinovasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*