MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 28 Februari 2019 12:22
Eks Napi Tak Bisa Nyalon
Muharram

PROKAL.CO, SESEORANG yang pernah memiliki catatan kriminal atau pernah menjadi narapidana  (Napi) diperbolehkan mendaftar sebagai calon kepala desa/kepala kampung, namun dengan syarat setelah di atas 5 tahun keluar penjara.

 

Bupati Berau Muharram yang ditemui Rabu (27/2) mengatakan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6/2014.

 

Dijelaskannya, dalam PP tersebut dikatakan bahwa salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang calon kepala desa/kampung yakni tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih.

“Boleh saja, namun setelah 5 tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka di hadapan publik serta bukan pelaku kejatahan berulang-ulang,” katanya.

 

Ia menambahkan yang terpenting calon kepala desa/kampung tidak dipidana berulang-ulang, dan ancaman hukuman tidak di atas 5 tahun. “Jika ada kepala kampung yang tersangkut kasus pidana, nyata ia dipecat, dan harus menjalani masa hukuman, setelah ia keluar dari penjara harus menjadi warga biasa selama 5 tahun. Setelah itu baru bisa mencalonkan diri lagi,” lanjutnya.

Untuk proses pemecatan, Muharram menambahkan, dirinya yang menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait pemberhentian tersebut.

“Iya, saya sendiri yang akan tandatangani SK-nya, maka dari itu saya minta jangan pernah berurusan dengan hukum,” imbau bupati.(*/yat/asa)


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 11:26

Polisi Bubarkan Aksi FPSB

TANJUNG REDEB – Aksi damai yang dilakukan sekelompok massa di…

Minggu, 21 Juli 2019 14:30

Duta Wisata Berau, Kini Meniti Karier Lawyer

Cita-citanya ingin masuk sekolah kedinasan. Tepatnya di Akademi Polisi (Akpol).…

Minggu, 21 Juli 2019 14:27

Positif Narkoba, Seorang PTT Dipecat

TANJUNG REDEB - Seorang pegawai tidak tetap (PTT) di Dinas…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:06

Bandar asal Malaysia Dicokok

TANJUNG REDEB – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, membekuk…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:02

Eksekutif-Legislatif Sepakati 6 Proyek MYC Senilai Rp 896 M

TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Berau, telah menyepakati…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:00

Bupati Perintahkan Pemecatan

DIDUGA melakukan perselingkuhan, dua pegawai tidak tetap (PTT) di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:53

Investasi Masuk Jangan Dihalang-halangi

TANJUNG REDEB – Derasnya arus penolakan masuknya jaringan swalayan nasional…

Jumat, 19 Juli 2019 14:29

Banding Ditolak, Terdakwa Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB – Perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada…

Jumat, 19 Juli 2019 14:23

Rawan Terjerat Pidana

TANJUNG REDEB – Penguasaan tanah di kawasan hutan oleh masyarakat,…

Jumat, 19 Juli 2019 14:17

Dapat Ilmunya, Nikmati Pengalaman Pertama ke Luar Daerah

Dengan sebaran lahan yang masih sangat luas, Berau masih menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*