MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 Maret 2019 14:27
Keluar-Masuk RS, Ramadhan Berpulang

Sembilan Bulan Berjuang Melawan Benjolan di Kepala

DIMAKAMKAN: Prosesi pemakaman Ramadhan hingga diantar ke TPU Muslimin di Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, Rabu (6/3) kemarin.

PROKAL.CO, class="p1">Awan gelap menyelimuti Kota Tanjung Redeb, kemarin (6/3). Langit pun turut menurunkan rintik-rintiknya seakan ikut bersedih dengan meninggalnya Ramadhan, Balita penderita Hidrosefalus.

 

MAULID HIDAYAT, Tanjung Redeb

 

BENDERA hijau yang terpasang di depan rumah duka di Jalan Prapatan RT 07, Bujangga, Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (6/3). Lantunan surah yasin juga bersahutan menggema mengisi setiap ruang kosong di rumah milik Astuti (36), yang merupakan Ibunda Ramadhan. Meski diselimuti rasa sedih, Astuti tampak tetap tegar dan tabah menyalami satu persatu pelayat yang datang. 

 

Menggunakan jilbab warna hitam dan gamis warna biru muda bercorak putih dengan genggaman surah yasin di tangannya, sesekali Astuti bercerita terkait penyakit yang diderita anak bungsunya itu. Ia mengatakan, penyakit Ramadhan telah terdeteksi oleh dokter sejak masih dalam kandungan. Sehingga ia melahirkan Ramadhan dengan cara caesar.

“Pas dicek, terlihat kalau anak saya ada masalah di kepalanya, saya waktu itu cuma bisa berdoa yang terbaik buat dia, dan saya melahirkan secara caesar,” ungkapnya kepada media ini yang mewawancarainya.

 

Ramadhan yang lahir pada 23 Mei 2018, sudah harus merasakan perawatan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai sejak dilahirkan, anak terakhir dari 3 bersaudara itu pun keluar-masuk rumah sakit dengan penyakit yang dideritanya itu.

 

Ayah Ramadhan, Badrin juga wafat lebih dulu pada 2018 saat Ramadhan masih dalam kandungan, karena sang ayah sakit. Kini Astuti pun kehilangan anaknya yang dibesarkannya seorang diri.

 

“Ramadhan saat ini berusia 9 Bulan, dan belum pernah sekalipun melihat ayahnya, dia sudah tenang di Surga bersama kakaknya yang meninggal pada 2017,” tuturnya.

 

Airmata Astuti terus mengalir membasahi pipinya, ia tidak bisa menyembunyikan rasa duka yang begitu mendalam. Ia juga mengatakan, Ramadhan sempat dua kali dirawat di RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb, dan tiga kali di Rumah Sakit Abdul Wahab Syahrani (AWS) Samarinda hingga mengembuskan napas terakhirnya kemarin.

 

Beberapa kali keluar-masuk rumah sakit, cairan di kepala Ramadhan pun perlahan mengecil setelah menjalani operasi pertama kali pada bulan Oktober 2018 di RS AWS Samarinda, dan pada bulan yang sama juga dilakukan penyedotan cairan kedua.

 

“Yang ketiga kalinya pada bulan Maret ini. Saat memeriksakan penyakitnya, kondisinya normal saja, dan pagi harinya sempat transfusi trombosit (darah putih) pada Selasa (5/3) Pukul 07.00 Wita, dan normal saja. Bahkan dia sempat tidur lama,” lanjutnya.

 

Namun sekira Pukul 19.00 Wita, kondisi Ramadhan tiba-tiba drop, sempat dilakukan tindakan medis hingga kembali normal. Setelah itu, pada Pukul 21.30 Wita, Ramadhan kembali drop. Hingga Pukul 22.30, Balita tersebut mengembuskan napasnya yang terakhir di RS AWS Samarinda.

“Sejak pagi pikiran saya tidak tenang, mau ini mau itu, serba salah. Saya terus berdoa, namun selalu gelisah. Mungkin pertanda bahwa anak saya akan meninggalkan saya lagi,” ucapnya sedih. 

 

Kini Astuti hanya tinggal berdua dengan anaknya yang kedua yang berusia 10 tahun. Ia mengaku sudah ikhlas dengan kepergian Ramadhan. “Saya sudah ikhlas, sudah takdir yang maha kuasa. Allah lebih sayang sama dia, dan sekarang ia bisa tidur beristirahat dengan tenang, tidak lagi merasakan sakit yang dideritanya,” tutur Astuti sembari menyeka airmatanya.

 

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada warga dan semua pihak yang sudah membantu membiayai pengobatan Ramadhan selama berobat di Berau maupun Samarinda.

 

“Biaya semua dari santunan masyarakat Berau, saya tidak mungkin bisa membalas kebaikan itu. Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya,” tutup dia.(*/asa)


BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 16:03

Gelisah Terus, Pencuri Sarang Walet Pilih Menyerahkan Diri

TANJUNG REDEB – Petualangan Gurius Pernata alias Gio, pelaku pencurian…

Senin, 27 Mei 2019 14:33

Mandek sejak 2014, Segmen Dua Ruas Singkuang-Bandara Kalimarau Dilanjutkan

TANJUNG REDEB – Lanjutan pembangunan di segmen dua freeway Singkuang-Bandara…

Senin, 27 Mei 2019 14:32

Pencuri Sarang Walet Menyerahkan Diri

TANJUNG REDEB – Petualangan Gurius Pernata alias Gio, pelaku pencurian…

Senin, 27 Mei 2019 14:27

Penjara Penuh karena Miras dan Narkoba

Tim Gerebek Sahur Berau Post kembali menyambangi kediaman Bupati Berau…

Minggu, 26 Mei 2019 14:07

Perindo Gugat Hasil Pileg Berau

TANJUNG REDEB –Meski proses rekapitulasi dan pengumuman pemenang pemilu telah…

Minggu, 26 Mei 2019 13:56

Ancaman Sanksi Belum Bertaji

TANJUNG REDEB – Geliat usaha sarang burung walet rumahan terus…

Minggu, 26 Mei 2019 13:53

Terlindung dari Marabahaya, Menutup 70 Pintu Keburukan

Bersedekah dapat menghapus dosa. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Sedekah…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*