MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 13 Maret 2019 12:49
PJ Cabut 311 Surat Garapan

Dianggap Menyalahi Aturan Kawasan Budidaya Kehutanan

MEDIASI: Beberapa orang perwakilan pendemo menyampaikan tuntutannya di depan manajemen PT Berau Coal yang dijaga super ketat oleh aparakt keamanan, Senin (11/3) lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Demo yang dilakukan Kelompok Tani Usaha Bersama (KTUB) Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, di depan kantor PT Berau Coal, Senin (11/3) lalu, menuntut pembayaran kompensasi lahan milik KTUB seluas 252 hektare yang masuk Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK), kini masih dalam proses mediasi.

Public Relations (PR) Manager PT Berau Coal, Arif Hadianto menjelaskan bahwa proses mediasi antara KTUB dan Berau Coal tersebut telah dilakukan beberapa kali yang difasilitasi oleh Pemkab Berau melalui Dinas Pertanahan, Pemerintah Kecamatan Teluk Bayur, Polres Berau, dan Dinas Kehutanan Kaltim (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Barat.

Arif menegaskan untuk Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK), Berau Coal memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) tahun 2009, dan di dalamnya ada kewajiban dan hak penggunaan kawasan tersebut untuk aktivitas pertambangan.

“Lahan seluas sekitar 622 hektare atau 311 surat yang dituntut oleh KTUB sebagian besar masuk KBK, dan oleh mantan Pelaksana Jabatan (PJ) Kepala Kampung Tumbit Melayu, surat garapan itu telah dicabut. Sebagian lainnya, oleh KTUB disebutkan yang masuk KBNK seluas 252 hektare, juga telah dibebaskan bertahap sejak 2009 sampai 2016 oleh Berau Coal,” jelas Arif.

“Pembebasan lahan dilakukan mengikuti aturan yang berlaku dengan melibatkan perangkat kampung dan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Teluk Bayur, dan Sambaliung,” sambungnya.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan proses mediasi lanjutan tetap terus dilakukan yang difasilitasi Polres Berau dan Pemkab Berau. “PT Berau Coal adalah objek vital nasional dalam operasionalnya taat pada aturan yang berlaku. Menjalankan prinsip penambangan yang baik dan benar, serta mengedepankan hubungan baik dengan pemangku kepentingan tentunya dengan berpegang pada prinsip taat aturan dan taat hukum,” jelas Arif.

Sebelumnya, 21 Desember 2018, PJ Kepala Kampung Tumbit Melayu, Sunarto Sunardi dalam suratnya menerangkan telah mencabut 311 surat garapan yang dimiliki oleh KTUB berdasarkan pemeriksaan lapangan yang dilakukan tim gabungan Dinas Pertanahan, Dinas PUPR, Pemerintah Kecamatan Teluk Bayur, Polres Berau, Kepala Kampung Tumbit Melayu, dan Perwakilan KTUB. 

Sunarto menegaskan telah mencabut surat garapan yang sebelumnya dia terbitkan ketika menjabat PJ Kepala Kampung Tumbit Melayu dengan Nomor Surat 593/47/SKTTP/KMT/TB/XI/2017 sampai dengan Nomor 593/360/SKTTP/KMT/TB/XI/2017 sebanyak 311 surat dengan luasan masing-masing 20.000 M2 dinyatakan batal dan tidak berlaku lagi karena masuk wilayah KBK. Secara aturan dilarang mengeluarkan surat garapan di KBK. Karenanya, PJ Kepala Kampung mencabut surat garapan tersebut. 

“Masyarakat kesulitan mau turun lapangan untuk memvalidasi ulang karena sudah masuk tambang aktif. Satu meternya dihargai Rp 15 ribu oleh masyarakat,” teriak Burhan, salah seorang demonstran saat berdemo di depan Head Office PT Berau Coal di Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, Senin lalu. (*/yat/asa)

 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 13:27

Sarankan Musorkab Diundur

WAKIL Bupati Berau, Agus Tantomo menyarankan kegiatan Musyawarah Olahraga Kabupaten…

Selasa, 26 Maret 2019 13:21

Pengecer Diciduk, Bandar Berkeliaran

TANJUNG REDEB - Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres…

Senin, 25 Maret 2019 14:26

5 UPTD Dihapus, Diskan Kewalahan

TANJUNG REDEB - Sejak dihapusnya 5 Unit Pelaksana Teknis Daerah…

Senin, 25 Maret 2019 14:24

KPU Sebut Tak Ada Kendala

TANJUNG REDEB - Pesta demokrasi lima tahunan yang hanya tinggal…

Senin, 25 Maret 2019 14:23

Optimistis Berau Raih KLA Madya

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Pengendalian…

Senin, 25 Maret 2019 14:21

Berpenghasilan di Atas Rp 1,5 Juta

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Minggu, 24 Maret 2019 01:12

Jembatan Limunjan Disuntik Rp 40 M

TANJUNG REDEB - Meski terancam terlambat dalam pembangunannya, Kepala Badan…

Minggu, 24 Maret 2019 01:09

HOT BANGET..!! Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

TANJUNG REDEB – Penomena matahari yang sedang berada di titik…

Sabtu, 23 Maret 2019 14:05

641 Surat Suara Ditemukan Rusak

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah melaksanakan…

Sabtu, 23 Maret 2019 14:04

Pendukung Caleg ‘Bakar KPU’

TANJUNG REDEB – Ratusan massa pendukung salah satu calon legislatif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*