MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 13 Maret 2019 12:50
“Jangan Cuma 1 sampai 5 Tahun”

Dewan Minta Pembentukan RIK Harus Matang

Syarifatul Syadiah.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Wacana pembentukan Rencana Induk Kota (RIK) yang digaungkan Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mendapat dukungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Syarifatul Syadiah.


Menurutnya, sudah semestinya wacana tersebut dijalankan dan dibuatkan masterplan penataan kota. Sebab, selama ini meskipun sudah ada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tapi hingga saat ini pihaknya belum melihat hal tersebut.

“Memang mestinya ada masterplan penataan kota, karena selama ini kami sendiri belum menerima RTRW dari provinsi,” katanya kepada Berau Post, Selasa (12/3).

Nantinya, lanjut dia, dalam pembentukan RIK oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, ia menyarankan mengacu pada RTRW yang ada, supaya pembangunan yang dilakukan pemerintah sesuai.

“Makanya pembentukan RIK ini harus dipertimbangkan, karena itu ke depannya jangan hanya membangun tapi tidak memikirkan satu hingga lima tahun ke depan,” tegas Sari.

“Apalagi saat ini Pemkab Berau juga dalam merencanakan pembangunan maupun kegiatan harus memperhatikan lokasi, apakah sudah ada aset kita atau tidak. Karena apabila ada lahan milik pemkab, maka itu yang akan diprioritaskan,” lanjut politisi Golkar itu.

Sebelumnya, dalam melakukan penataan terhadap wilayah perkotaan, Pemkab Berau melalui DPUPR tengah menyiapkan Rencana Induk Kota.

Menurut Kepala DPUPR Berau, Andi Marewangeng, pembentukan RIK bertujuan untuk melakukan penataan kota agar menjadi lebih baik. Kondisi inipun disebutnya sangat wajar dilakukan mulai sekarang, supaya menentukan tata letak bangunan dan infrastruktur wilayah perkotaan.

“Sudah sewajarnya mulai sekarang dibuatkan RIK agar dalam penentuan tata letak bangunan yang dalam hal ini infrastruktur sesuai peruntukannya,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya akan melakukan sinkronisasi dengan perencanaan tata ruang Tanjung Redeb yang sudah ada. Kemudian melakukan studi banding ke kota maju lainnya yang telah memiliki RIK. 

Rencana ini diterangkannya, bakal dilakukan dan diterapkan mulai tahun depan, dengan anggaran yang akan dipersiapkan. “Nantinya kami akan membandingkan RIK lain yang sudah maju dengan tetap mengacu kearifan lokal agar Kerangka Acuan Kerja (KAK) nantinya masih relevan dengan waktu yang akan datang,” jelas Andi.(arp/asa)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 13:56

Ancaman Sanksi Belum Bertaji

TANJUNG REDEB – Geliat usaha sarang burung walet rumahan terus…

Minggu, 26 Mei 2019 13:53

Terlindung dari Marabahaya, Menutup 70 Pintu Keburukan

Bersedekah dapat menghapus dosa. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Sedekah…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:24

Masyarakat Berau Jangan Terprovokasi

BUPATI Berau Muharram mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas Bumi Batiwakkal…

Kamis, 23 Mei 2019 14:52

Libur Panjang Lebaran, Pulau Derawan Siap Sambut Wisatawan

DERAWAN – Sambut momen libur lebaran, Pemerintah Kampung Pulau Derawan…

Rabu, 22 Mei 2019 15:11

Tuntut Bisa Bekerja Kembali

TANJUNG REDEB – Puluhan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:09

Dinkes Harus Berinovasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, meminta…

Rabu, 22 Mei 2019 15:08

Tersangka Belum Diberhentikan Sementara

TANJUNG REDEB – Proses hukum yang menjerat oknum Aparatur Sipil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*