MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 16 Maret 2019 13:56
Pertamina Ultimatum Pengetap BBM
MERESAHKAN: Pertamina bersama Pemkab Berau bakal tindak para pengetap setelah Pemilu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal melakukan penindakan terhadap pengetap bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Berau. Hal ini disampaikan Sales Executive PT Pertamina Wilayah Utara dan Berau, Andi Reza.


Dikatakannya, Pemkab Berau telah menerbitkan surat edaran tentang larangan pengisian BBM secara berulang-ulang di SPBU untuk mengurangi jumlah dan aktivitas pengetap yang kerap dikeluhkan masyarakat konsumen SPBU lainnya.

“Pemkab sudah mengeluarkan kebijakan itu, jadi kami dari pihak Pertamina siap mendukung langkah tegas yang akan diambil Pemkab Berau itu,” katanya kepada Berau Post, Jumat (15/3).

Sebelum surat edaran tersebut dikeluarkan, Andi Reza mengatakan pihaknya sudah membuat kebijakan sendiri untuk mengurai antrean yang diakibatkan oleh pengetap. Yaitu dengan melakukan pembatasan pembelian BBM, dengan kendaraan roda dua maksimal Rp 50 ribu dan kendaraan roda empat maksimal Rp 250 ribu.

“Tapi ternyata Pemkab Berau punya kebijakan sendiri dan mereka mengeluarkan larangan pengisian BBM berulang-ulang,” terangnya.

Selanjutnya, jelas Reza, setelah surat edaran tersebut keluar, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Pemkab Berau untuk tindakan yang akan diambil. Hasilnya, bupati menyarankan penindakan segera dilakukan setelah pemilihan umum (Pemilu) selesai, untuk menjaga kondusivitas masyarakat.

“Kata Pak Bupati Berau, baru akan ditindak setelah pemilu. Ya tentunya kami akan ikuti itu. Karena nantinya kami akan melakukan sweeping bersama pemkab,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Berau Muharram mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penyaluran dan pengawasan BBM kepada pengetap yang dinilainya selama ini sudah menguasai pengisian BBM di seluruh SPBU di Berau dan kerap dikeluhkan masyarakat.

Surat Edaran dengan nomor 500/50 tersebut dikeluarkan sejak 28 Januari 2019 lalu, dengan berdasar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan Pendistribusian dan Harga Jual BBM Eceran sebagai salah satu cara mengantisipasi antrean panjang di SPBU.

Terdapat dua penegasan dalam SE yang ditujukan kepada SPBU dan APMS tersebut yakni, pengelola SPBU diminta tidak melayani konsumen yang melakukan pengisian kendaraan secara berulang-ulang. Serta tidak melayani konsumen yang menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi. Apabila hal tersebut tidak diindahkan, maka pihak SPBU dan APMS bakal diberi sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Muharram mengakui bahwa antrean panjang kendaraan di SPBU terjadi karena keberadaan pengetap BBM yang sudah sekian lama terjadi dan bukan lagi hal baru di Berau. Hanya menurutnya, selama ini semua pihak terkait masih cenderung lemah dalam mengambil tindakan terhadap persoalan tersebut.

“Sebenarnya selama ini kita saja yang lemah atau ada pembiaran terhadap mereka yang melakukan hal yang salah. Padahal sebenarnya semua juga tahu bahwa cara itu tidak boleh,” beber Muharram kepada Berau Post, Senin (11/2) lalu.(arp/asa)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 14:20

Tunggakan Listrik PLN Capai Rp 6 M

TANJUNG REDEB – Jumlah tagihan rekening listrik pelanggan PLN hingga…

Rabu, 19 Juni 2019 14:19

Kerugian Ditaksir Capai Rp 350 Juta

GUNUNG TABUR - Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik…

Rabu, 19 Juni 2019 14:18

Disdik Langsung Ralat Surat Edaran

TANJUNG REDEB - Dinas Pendidikan (Disdik) Berau kembali menerbitkan surat…

Selasa, 18 Juni 2019 19:31

Maksudnya Unjuk Rasa, Eh Malah Berujung Pidana

TANJUNG REDEB – Aksi unjuk rasa yang dilakukan beberapa buruh…

Selasa, 18 Juni 2019 19:27

Ditinggal ke Pasar, Rumah Jadi Arang

GUNUNG TABUR – Kebakaran terjadi sekira pukul 20.40 Wita, Senin…

Selasa, 18 Juni 2019 19:27

“Jangan Foto-Foto, Nanti Viral”

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menghapuskan perdagangan Bahan Bakar Minyak…

Senin, 17 Juni 2019 15:34

Investor asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

TANJUNG REDEB – Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau…

Senin, 17 Juni 2019 15:25

Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi

TANJUNG REDEB – Lima terdakwa perkara penyeludupan narkotika jenis sabu-sabu…

Senin, 17 Juni 2019 15:09

Berani Jual Langsung Disita

TANJUNG REDEB – Pembentukan tim pengawas untuk mengatasi keberadaan pengetap…

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Sepekan, 2.000 Orang Serbu Wisata Mangrove

PULAU DERAWAN - Objek wisata Hutan Mangrove di Kampung Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*