MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 17 Maret 2019 01:45
Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

‘Jemput Bola’ Pengurusan Passport di Kampung-Kampung

JEMPUT BOLA: Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, Muhammad Setiawan menyaksikan proses pengurusan pembuatan passport yang dilakukan di Kantor Kepala Kampung Pulau Derawan, Sabtu (16/3).

PROKAL.CO, PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Tanjung Redeb, melakukan 'jemput bola' di Pulau Derawan, disambut antusias oleh masyarakat. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kepala Kampung Pulau Derawan ini dimulai Pukul 09.00 hingga 15.00 Wita, bertujuan untuk menarik minat masyarakat melakukan pengurusan (pembuatan, dan perpanjangan) passport.

Kepala Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, Muhammad Setiawan memimpin kegiatan tersebut, mengaku sangat senang dengan tingginya antusias masyarakat yang datang. Baik yang baru membuat maupun melakukan perpanjangan masa berlaku passport.

“Kami senang antusias masyarakat Pulau Derawan mengikuti kegiatan mobile unit pengurusan passport. Ini baru pertama kali kami lakukan,” katanya saat diwawancara Berau Post, Sabtu (16/3).

Dirinya menjelaskan jauh hari sebelumnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah kampung mengenai kegiatan tersebut. Sekaligus melakukan pendataan terhadap masyarakat Pulau Derawan yang tertarik melakukan pengurusan passport.

Dari pendataan awal, Setiawan menyebut pihak kampung menyerahkan sekitar 52 nama yang ingin melakukan pengurusan kemudian mengerucut menjadi 33 nama setelah dilakukan pengecekan oleh pihaknya. “Yang tidak lolos itu kebanyakan karena data yang diberikan ke kami, kemudian disinkronkan dengan data Disdukcapil, ternyata tidak sesuai,” ucapnya.

“Karena itu hanya 33 orang yang bisa melanjutkan pengurusan seperti foto, scan sidik jari, hingga wawancara,” sambungnya.

Ia menerangkan, untuk mendapatkan passport, pihak pemohon harus terlebih dahulu menyiapkan dokumen yang diperlukan, seperti KTP-el, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran. Namun, apabila tidak memiliki akta kelahiran, bisa diganti dengan ijazah pendidikan terakhir.

“Setelah kita proses dan dinyatakan bisa dapat passport, baru kita minta melakukan pembayaran ke bank sebesar Rp 350 ribu. Setelah itu, tiga hari kemudian passport selesai dan bisa diambil,” jelas Setiawan.

Lebih lanjut, pria yang sebelumnya bertugas di Kantor Imigrasi pusat ini juga mengungkapkan, setelah ini pihaknya akan kembali melakukan mobile unit pengurusan passport di daerah pesisir, tepatnya Kecamatan Talisayan.

“Pada dasarnya kami memilih tempat yang jauh-jauh itu karena ingin memudahkan masyarakat mendapatkan passport. Karena apabila mereka harus ke Tanjung Redeb, akan memakan biaya besar. Karena itu, setelah passport mereka selesia, kami akan kembali lagi untuk menyerahkan langsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Pulau Derawan, Bahri mengaku sangat senang dengan kegiatan mobile unit pengurusan passport ini. Pasalnya, selama ini ia menyebut banyak masyarakat di Pulau Derawan yang ingin mengurus passport, namun terkendala jarak Kantor Imigrasi yang berada di Tanjung Redeb.

“Luar biasa antusias masyarakat Pulau Derawan dengan kegiatan ini. Karena apabila mereka mau mengurus ke Tanjung Redeb, biaya yang harus dikeluarkan besar sekali. Bisa sampai Rp 1 jutaan,” katanya.

Karena itu, melalui kegiatan ini dirinya berharap nantinya Kantor Imigrasi bisa kembali melaksanakan kegiatan serupa di Pulau Derawan. Sebab masih banyak masyarakat yang ingin mengurus passport.

“Tentu kami berharap nanti atau tahun depan pihak Imigrasi bisa kembali datang ke sini. Karena masih ada masyarakat yang baru tahu kegiatan ini, sehingga belum melakukan pendaftaran sebelumnya,” harap Bahri.(arp/asa)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:07

Perindo Gugat Hasil Pileg Berau

TANJUNG REDEB –Meski proses rekapitulasi dan pengumuman pemenang pemilu telah…

Minggu, 26 Mei 2019 13:56

Ancaman Sanksi Belum Bertaji

TANJUNG REDEB – Geliat usaha sarang burung walet rumahan terus…

Minggu, 26 Mei 2019 13:53

Terlindung dari Marabahaya, Menutup 70 Pintu Keburukan

Bersedekah dapat menghapus dosa. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Sedekah…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:24

Masyarakat Berau Jangan Terprovokasi

BUPATI Berau Muharram mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas Bumi Batiwakkal…

Kamis, 23 Mei 2019 14:52

Libur Panjang Lebaran, Pulau Derawan Siap Sambut Wisatawan

DERAWAN – Sambut momen libur lebaran, Pemerintah Kampung Pulau Derawan…

Rabu, 22 Mei 2019 15:11

Tuntut Bisa Bekerja Kembali

TANJUNG REDEB – Puluhan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:09

Dinkes Harus Berinovasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*