MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 17 Maret 2019 01:47
Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

Bupati Setuju Status KBK Diubah Jadi KBNK

Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan pemetaan terhadap lahan Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK). Hal ini bertujuan untuk mengubah status lahan KBK yang sudah terlanjur ditempati atau digunakan masyarakat. 

Menurut Muharram, lahan KBK yang ada di Berau sangat luas. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hal tersebut, sehingga tidak sedikit lahan KBK yang sudah dialihfungsikan.

“Cukup banyak lahan KBK yang sudah terlanjur ditempati masyarakat, makanya perlu dilakukan pemetaan oleh pihak kecamatan,” katanya beberapa waktu lalu.

Setelah dilakukan pemetaan dan pemasangan patok sebagai penanda, lahan-lahan KBK yang sudah dialihfungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat akan diusulkan Pemkab Berau ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar dapat diubah statusnya dari KBK menjadi KBNK (Kawasan Budidaya Non Kehutanan).

Hanya saja, lanjut Muharram, untuk mengubah status lahan KBK menjadi KBNK, juga tidak mudah dan membutuhkan proses panjang. Sehingga perlu keseriusan untuk mewujudkannya.

“Jadi petanya harus detail, supaya ada alasan kita ke Kementerian bahwa lahan KBK yang sudah terlanjur digunakan masyarakat sangat sulit dijadikan hutan kembali,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut bupati, lahan KBK di Berau mayoritas berada di wilayah Kecamatan Kelay, dan Segah. Di beberapa kecamatan lainnya juga ada lahan berstatus KBK, tapi tidak terlalu luas.

Sebelumnya, masyarakat mendorong pemkab mengusulkan alih fungsi lahan yang tidak produktif dalam KBK ke KLHK. Dan hal itu pun mendapat dukungan dari Bupati Berau Muharram. Sebab berdasarkan pengamatannya, banyak lahan yang berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Apalagi tidak sedikit juga lahan yang sebenarnya masuk KBK sudah dikuasai masyarakat untuk berkebun.

“Saya setuju usulan itu. Memang tidak sedikit lahan KBK di sini (Berau,red.) yang sudah tidak produktif, justru APL banyak yang produktif,” ujarnya.

Namun dijelaskannya, butuh waktu untuk pengalihan lahan itu, karena ada beberapa prosedur yang harus dilakukan terlebih dahulu, seperti mempersiapkan konsep, data riil, hingga argumentasi kuat tentang karakteristik hutan yang diusulkan untuk dialihkan, lengkap dengan petanya.

“Saya kira semakin cepat semakin bagus, tapi perlu adanya kajian lebih dulu sehingga saat kita usulkan mendapat persetujuan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim atau Gubernur Kaltim untuk kemudian diusulkan kepada Menteri Lingkungan Hidup,” jelas bupati. (arp/asa)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…

Jumat, 19 April 2019 10:48

Dikira Batang Pohon, Ternyata Bangkai Paus

PULAU DERAWAN – Warga Pulau Derawan dibuat heboh dengan ditemukannya…

Kamis, 18 April 2019 14:59

Warga Rutan Gagal Nyoblos

WAJAH kecewa juga tak bisa disembunyikan para warga binaan di…

Kamis, 18 April 2019 14:57

Pemilu Paling Krusial

TANJUNG REDEB – Pertama dalam sejarah pesta demokrasi di Indonesia.…

Kamis, 18 April 2019 14:45

Kehabisan Surat Suara, Warga Protes KPU

SEJUMLAH kendala mewarnai pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) 2019 di…

Rabu, 17 April 2019 11:41

Berau Nihil Pelanggaran Pemilu

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kabupaten Berau patut berbangga, di tengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*