MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 18 Maret 2019 14:51
Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

Tanah Ambles, Kontraktor Bakal Lakukan Pemadatan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek tahun jamak atau multiyears contract(MYC) yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Bahkan dari jumlah tersebut, tiga proyek sudah selesai dikerjakan, enam proyek lainnya segera menyusul, dan satu terancam molor.

Tiga proyek yang pengerjaannya sudah selesai di antaranya, lanjutan Peningkatan Jalan Poros Suka Murya, Pembangunan jalan lingkar Maratua, dan Pembangunan sarana air bersih di Kampung Gurimbang. Sementara satu proyek yang penyelesaiannya berpotensi molor adalah proyek lanjutan pembangunan jalan Mantaritip menuju Pelabuhan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Andi Marewangeng mengatakan, secara keseluruhan pengerjaan proyek multiyears yang tengah dibangun presentasenya sudah mencapai 80 persen. Namun, khusus untuk pengerjaan lanjutan pembangunan Mantaritip menu pelabuhan, baru mencapai 39 persen.

“Progresnya sekarang sudah 80 persen untuk keseluruhan proyek. Kalau yang di Mantaritip itu karena terkendala tekstur tanah yang akan dilewati jalan itu masih labil,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

Ia mengaku telah melihat langsung persoalan yang menjadi kendala proyek. Menurutnya, apabila tetap dilaksanakan pengecoran atau dikerjakan, maka jalan yang dibangun diperkirakan tidak akan bertahan lama, sebab tanahnya ambles.

Untuk mengatasi itu, pihak kontraktor pun akan melakukan pemadatan tanah dengan cara mengeluarkan kandungan air dari tanah yang menjadi dasar jalan.

“Supaya pemadatannya cepat. Karena kalau mau secara alami, perlu waktu lama. Nanti kalau sudah layak, baru kita lanjutkan,” ujarnya.

Dijelaskan Andi, penurunan permukaan tanah tidak terjadi di seluruh lokasi proyek, namun hanya di beberapa titik. Karena itu, apabila hingga akhir tahun ini persoalan tersebut belum bisa diatasi, maka ia menyebut tidak menutup kemungkinan waktu penyelesaian proyek tersebut diperpanjang.

“Kalau memang terjadi permasalahan di luar perencanaan yang tidak terduga, bisa saja masa pekerjaan proyek ini kita perpanjang. Paling lama sekitar tiga bulan,” sebutnya.

“Karena pada dasarnya lebih baik bergeser waktu sedikit asalkan hasilnya lebih bagus, apalagi nanti jalan tersebut akan dilintasi kendaraan berat untuk pengangkut kontainer,” sambung Andi.(arp/asa)

 


BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 11:56

Mobil Diduga Milik Pengetap Terbakar

TANJUNG REDEB – Sebuah roda empat jenis Sedan Corona KT…

Kamis, 20 Juni 2019 11:51

Basarnas Pastikan Seluruh ABK Selamat

TANJUNG REDEB – Kapal Motor (KM) Yanti 03 milik Acong…

Rabu, 19 Juni 2019 14:20

Tunggakan Listrik PLN Capai Rp 6 M

TANJUNG REDEB – Jumlah tagihan rekening listrik pelanggan PLN hingga…

Rabu, 19 Juni 2019 14:19

Kerugian Ditaksir Capai Rp 350 Juta

GUNUNG TABUR - Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik…

Rabu, 19 Juni 2019 14:18

Disdik Langsung Ralat Surat Edaran

TANJUNG REDEB - Dinas Pendidikan (Disdik) Berau kembali menerbitkan surat…

Selasa, 18 Juni 2019 19:31

Maksudnya Unjuk Rasa, Eh Malah Berujung Pidana

TANJUNG REDEB – Aksi unjuk rasa yang dilakukan beberapa buruh…

Selasa, 18 Juni 2019 19:27

Ditinggal ke Pasar, Rumah Jadi Arang

GUNUNG TABUR – Kebakaran terjadi sekira pukul 20.40 Wita, Senin…

Selasa, 18 Juni 2019 19:27

“Jangan Foto-Foto, Nanti Viral”

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menghapuskan perdagangan Bahan Bakar Minyak…

Senin, 17 Juni 2019 15:34

Investor asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

TANJUNG REDEB – Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau…

Senin, 17 Juni 2019 15:25

Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi

TANJUNG REDEB – Lima terdakwa perkara penyeludupan narkotika jenis sabu-sabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*