MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 18 Maret 2019 14:51
Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

Tanah Ambles, Kontraktor Bakal Lakukan Pemadatan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek tahun jamak atau multiyears contract(MYC) yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Bahkan dari jumlah tersebut, tiga proyek sudah selesai dikerjakan, enam proyek lainnya segera menyusul, dan satu terancam molor.

Tiga proyek yang pengerjaannya sudah selesai di antaranya, lanjutan Peningkatan Jalan Poros Suka Murya, Pembangunan jalan lingkar Maratua, dan Pembangunan sarana air bersih di Kampung Gurimbang. Sementara satu proyek yang penyelesaiannya berpotensi molor adalah proyek lanjutan pembangunan jalan Mantaritip menuju Pelabuhan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Andi Marewangeng mengatakan, secara keseluruhan pengerjaan proyek multiyears yang tengah dibangun presentasenya sudah mencapai 80 persen. Namun, khusus untuk pengerjaan lanjutan pembangunan Mantaritip menu pelabuhan, baru mencapai 39 persen.

“Progresnya sekarang sudah 80 persen untuk keseluruhan proyek. Kalau yang di Mantaritip itu karena terkendala tekstur tanah yang akan dilewati jalan itu masih labil,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

Ia mengaku telah melihat langsung persoalan yang menjadi kendala proyek. Menurutnya, apabila tetap dilaksanakan pengecoran atau dikerjakan, maka jalan yang dibangun diperkirakan tidak akan bertahan lama, sebab tanahnya ambles.

Untuk mengatasi itu, pihak kontraktor pun akan melakukan pemadatan tanah dengan cara mengeluarkan kandungan air dari tanah yang menjadi dasar jalan.

“Supaya pemadatannya cepat. Karena kalau mau secara alami, perlu waktu lama. Nanti kalau sudah layak, baru kita lanjutkan,” ujarnya.

Dijelaskan Andi, penurunan permukaan tanah tidak terjadi di seluruh lokasi proyek, namun hanya di beberapa titik. Karena itu, apabila hingga akhir tahun ini persoalan tersebut belum bisa diatasi, maka ia menyebut tidak menutup kemungkinan waktu penyelesaian proyek tersebut diperpanjang.

“Kalau memang terjadi permasalahan di luar perencanaan yang tidak terduga, bisa saja masa pekerjaan proyek ini kita perpanjang. Paling lama sekitar tiga bulan,” sebutnya.

“Karena pada dasarnya lebih baik bergeser waktu sedikit asalkan hasilnya lebih bagus, apalagi nanti jalan tersebut akan dilintasi kendaraan berat untuk pengangkut kontainer,” sambung Andi.(arp/asa)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…

Jumat, 19 April 2019 10:48

Dikira Batang Pohon, Ternyata Bangkai Paus

PULAU DERAWAN – Warga Pulau Derawan dibuat heboh dengan ditemukannya…

Kamis, 18 April 2019 14:59

Warga Rutan Gagal Nyoblos

WAJAH kecewa juga tak bisa disembunyikan para warga binaan di…

Kamis, 18 April 2019 14:57

Pemilu Paling Krusial

TANJUNG REDEB – Pertama dalam sejarah pesta demokrasi di Indonesia.…

Kamis, 18 April 2019 14:45

Kehabisan Surat Suara, Warga Protes KPU

SEJUMLAH kendala mewarnai pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) 2019 di…

Rabu, 17 April 2019 11:41

Berau Nihil Pelanggaran Pemilu

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kabupaten Berau patut berbangga, di tengah…

Selasa, 16 April 2019 14:22

Awasi Wartawan Asing Berseliweran

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*