MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 21 Maret 2019 13:27
APMS Sering Tutup, Warga Minta Tambahan Kuota

Pengelola Terkendala Armada Pengiriman

MENGANTRE: Saat APMS beroperasi, antrean kendaraan yang melakukan pengisian BBM cukup panjang.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Masyarakat di wilayah Pesisir Selatan Berau kerap kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM), Masyarakat menganggap, kondisi ini karena kuota BMM untuk agen penyalur minyak dan solar (APMS) yang ada di Talisyaan tidak mencukupi untuk kebutuhan warga.

Seperti diungkapkan Herman, salah seorang warga Kampung Talisayan, bahwa akhir-akhir ini APMS yang ada di Talisayan jarang beroperasi. Sehingga menurutnya, pihak APMS perlu menambah kuota agar mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Tidak beroperasi bisa jadi karena pasokan BBM kurang. Makanya berdampak pada bensin eceran juga yang kerap sulit didapat,” ungkapnya, Selasa (19/3).

Jika ada penambahan kuota BBM, baik bensin maupun solar, tentu masyarakat tidak kesulitan mencari bensin untuk kendaraan mereka. Terutama masyarakat yang jauh dari APMS hanya bergantung bensin eceran.

“Memang ketika tutup, tidak lama eceran juga langka. Kalau pasokan ke APMS lancar, otomatis kan dampaknya ke eceran juga," bebernya.

Sementara itu, Ilham, warga lainnya mengatakan selain menambah kuota, pengawasan juga harus diperketat. Jangan sampai ada oknum warga atau pengetap yang melakukan penimbunan dan dijual ke perusahaan.

“Ini yang perlu juga kita perhatikan bersama. Karena ketika APMS buka, antrean mobil dan motor panjang. Jadi perlu juga dipantau,” katanya.

Sementara itu, pengelola APMS Talisayan, Farida Hasan menyebutkan, untuk saat ini kuota bensin dan solar masih aman. Bahkan kata dia, untuk bensin tidak diberi batasan. Hanya solar yang memang diberi penjatahan.

“Premium tidak terbatas. Kalau solar 160 kilo liter (160 ton) per bulan,” ujarnya.

Terkait belum normalnya pengoperasian APMS, Farida menyebutkan bukan karena kuota BBM yang tidak cukup. Tetapi karena pengiriman yang belum normal.

“Masih ada kendala armada. Saat ini sedang dalam pemeliharaan semua. Kami juga tidak bisa memaksakan,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya agar dapat melayani masyarakat di wilayah Talisayan dan sekitarnya.

“Bila semua armada sudah lancar semua, kami tetap usahakan melayani semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*/sht/har)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:54

Pemilu di Talisayan Kondusif

TALISAYAN - Dua hari setelah pencoblosan, aparat kepolisian masih sibuk…

Sabtu, 20 April 2019 13:52

Pemilik Mobil Diwajibkan Punya Garasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau fokus terhadap empat…

Sabtu, 20 April 2019 13:49

Abrasi Pantai Bidukbiduk Kian Parah

BIDUK-BIDUK - Beberapa titik pantai di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk…

Jumat, 19 April 2019 11:08

Tambah Ilmu dan Wawasan

TANJUNG REDEB - Penasaran untuk mengetahui cara kerja perusahaan surat…

Jumat, 19 April 2019 11:06

Pemerintah Kampung Aktifkan Jaga Malam

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, kembali menggiatkan penjaga…

Jumat, 19 April 2019 11:02

Bensin Eceran Kembali Langka

BATU PUTIH – Sehari setelah Pemilu, warga Batu Putih kembali…

Kamis, 18 April 2019 15:53

Warga Antusias Salurkan Hak Suara

BATU PUTIH – Camat Tabalar, Saharuddin mengatakan hingga perhitungan suara…

Kamis, 18 April 2019 15:02

Sejumlah Kampung Belum Cairkan ADK

BIDUKBIDUK - Hingga kini, ADK (Alokasi Dana Kampung) tahap pertama…

Rabu, 17 April 2019 11:52

Data Pemilih Kacau, Warga Datangi KPPS

TANJUNG REDEB - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau hingga malam…

Rabu, 17 April 2019 11:50

Camat: Perbanyak Sosialisasi Dulu

TANJUNG REDEB – Rencana Pertamina meningkatkan cadangan dan produksi migas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*