MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 21 Maret 2019 13:27
APMS Sering Tutup, Warga Minta Tambahan Kuota

Pengelola Terkendala Armada Pengiriman

MENGANTRE: Saat APMS beroperasi, antrean kendaraan yang melakukan pengisian BBM cukup panjang.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Masyarakat di wilayah Pesisir Selatan Berau kerap kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM), Masyarakat menganggap, kondisi ini karena kuota BMM untuk agen penyalur minyak dan solar (APMS) yang ada di Talisyaan tidak mencukupi untuk kebutuhan warga.

Seperti diungkapkan Herman, salah seorang warga Kampung Talisayan, bahwa akhir-akhir ini APMS yang ada di Talisayan jarang beroperasi. Sehingga menurutnya, pihak APMS perlu menambah kuota agar mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Tidak beroperasi bisa jadi karena pasokan BBM kurang. Makanya berdampak pada bensin eceran juga yang kerap sulit didapat,” ungkapnya, Selasa (19/3).

Jika ada penambahan kuota BBM, baik bensin maupun solar, tentu masyarakat tidak kesulitan mencari bensin untuk kendaraan mereka. Terutama masyarakat yang jauh dari APMS hanya bergantung bensin eceran.

“Memang ketika tutup, tidak lama eceran juga langka. Kalau pasokan ke APMS lancar, otomatis kan dampaknya ke eceran juga," bebernya.

Sementara itu, Ilham, warga lainnya mengatakan selain menambah kuota, pengawasan juga harus diperketat. Jangan sampai ada oknum warga atau pengetap yang melakukan penimbunan dan dijual ke perusahaan.

“Ini yang perlu juga kita perhatikan bersama. Karena ketika APMS buka, antrean mobil dan motor panjang. Jadi perlu juga dipantau,” katanya.

Sementara itu, pengelola APMS Talisayan, Farida Hasan menyebutkan, untuk saat ini kuota bensin dan solar masih aman. Bahkan kata dia, untuk bensin tidak diberi batasan. Hanya solar yang memang diberi penjatahan.

“Premium tidak terbatas. Kalau solar 160 kilo liter (160 ton) per bulan,” ujarnya.

Terkait belum normalnya pengoperasian APMS, Farida menyebutkan bukan karena kuota BBM yang tidak cukup. Tetapi karena pengiriman yang belum normal.

“Masih ada kendala armada. Saat ini sedang dalam pemeliharaan semua. Kami juga tidak bisa memaksakan,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya agar dapat melayani masyarakat di wilayah Talisayan dan sekitarnya.

“Bila semua armada sudah lancar semua, kami tetap usahakan melayani semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*/sht/har)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 14:22

Ditarget Tinggi, Realisasi Rendah

TANJUNG REDEB – Diberi target untuk menambah 6.000 sambungan rumah…

Rabu, 19 Juni 2019 14:21

Janji Tak Segan Tindak Pembakar Lahan

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau…

Rabu, 19 Juni 2019 14:21

Andalkan Air Sungai untuk Mandi

TABALAR – Ketersediaan air bersih di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan…

Selasa, 18 Juni 2019 19:41

Jalan Menuju Tabalar Muara Segera Diaspal

TABALAR – Kerap terima keluhan dari warga, Kepala Kampung Tabalar…

Selasa, 18 Juni 2019 19:36

Hari Ini JPU Tentukan Sikap

TANJUNG REDEB – Berkas perkara dugaan penganiayaan terhadap anak di…

Selasa, 18 Juni 2019 19:34

TPS Kejauhan, Buang di Pinggir Jalan

SAMBALIUNG –Tak ada tempat pembuangan sampah sementara, masyarakat Limunjan pun…

Selasa, 18 Juni 2019 19:33

Longsor Ancam Pekerjaan Jalan H Isa III

TANJUNG REDEB – Peningkatan Jalan H Isa III belum selesai,…

Senin, 17 Juni 2019 15:38

Tiga THM Ketahuan Edarkan Miras

TANJUNG REDEB – Peredaran minuman beralkohol atau miras secara ilegal…

Senin, 17 Juni 2019 15:35

Jalan Padat Karya Butuh LPJU

TANJUNG REDEB – Jalan Padat Karya yang menghubungkan Jalan Bukit…

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Masih Gunakan Dapur Kayu untuk Memasak

TALISAYAN - Meskipun stok elpiji 3 Kilogram atau gas melon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*