MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Kamis, 21 Maret 2019 13:30
Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD

Menyamakan Persepsi Tentang Pedoman Pembangunan

KONSULTASI PUBLIK: Sekretaris Daerah Berau, M Gazali, membuka forum konsultasi publik penyusunan dokumen RKPD Berau tahun 2020.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB Sekretaris Daerah Berau, M Gazali membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Berau tahun 2020, di kantor bupati, Rabu (20/3). Kegiatan ini merupakan tahapan penyusunan perencanaan pembangunan sebelum perumusan rancangan akhir RKPD.

Disampaikan M Gazali, kegiatan ini bagian dari menyamakan persepsi dan pemahaman bersama tentang pedoman pembangunan tahun 2020. Sehingga pembangunan yang akan dijalankan nantinya dapat sesuai dengan perencanaan awal dan mengacu pada RPJMD. “Dengan memahami tahapan proses penyusunan perencanaan yang sesuai dengan peraturan, kita dapat menyadari arti penting mengapa forum konsultasi publik dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan dilaksanakannya konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Berau ini adalah untuk mendapatkan masukan penting yang lebih menitik beratkan pada sektor unggulan dan potensial. Sesuai tema pembangunan yaitu penguatan dan pengembangan ekonomi wilayah berbasis sektor unggulan dan potensial.

Penyempurnaan rancangan awal RKPD Berau tahun 2020 kata Gazali, dengan menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan. “Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder pembangunan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan. Serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD),” jelas Gazali.

Dalam kesempatan ini ia mendorong agar perencanaan pembangunan yang akan disusun nantinya dapat memanfaatkan sektor potensial yang belum tergarap maksimal. Mengingat sejauh ini Berau masih bergantung dengan sektor pertambangan. Pendapatan daerah regional beruto (PDRB) Berau didominasi sektor pertambangan dengan 61 persen.

“Sektor pertambangan mengalami penurunan. Akibatnya, berpengaruh pada keuangan daerah. Ini sudah terlihat beberapa tahun lalu. Jadi ke depan kita harus bisa mencari solusi ketergantungan dengan pertambangan,” pungkasnya. (hms5/har)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 14:23

Sosialisasi Pemilihan Kakam Serentak 2019

TANJUNG REDEB - Sebanyak 20 kampung yang tersebar di 10…

Rabu, 19 Juni 2019 14:23

Mantapkan Persiapan Peda KTNA

TANJUNG REDEB – Panitiapelaksanaan pekan daerah kontak tani nelayan andalan…

Rabu, 19 Juni 2019 14:22

Petakan Jalur Distribusi Air Minum di Pesisir

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar pertemuan bersama…

Selasa, 18 Juni 2019 19:39

Pertimbangkan Perluasan Puskesmas Bugis

TANJUNG REDEB - Puskesmas Kelurahan Bugis Jalan H Isa I…

Selasa, 18 Juni 2019 19:38

Halalbihalal dengan ASN Berlanjut

TANJUNG REDEB - Halalbihalal jajaran Pemerintah Kabupaten Berau bersama aparatur…

Selasa, 18 Juni 2019 19:37

Bupati Dorong Korpri Lebih Kreatif

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram mendorong agar Korps Pegawai…

Senin, 17 Juni 2019 18:22

Masyarakat Pesisir Antusias Hadiri Halalbihalal

TANJUNG REDEB – Selama dua hari yakni sejak Kamis (13/6),…

Senin, 17 Juni 2019 18:20

PMI Berau Kirim Relawan ke Samarinda

TANJUNG REDEB – Musibah banjir yang terjadi di Samarinda selama…

Senin, 17 Juni 2019 18:19

Sekkab Pantau IPA di Pesisir Selatan

TALISAYAN - Dalam halalbihalal ke wilayah pesisir selatan Kamis-Jumat (13-14/6),…

Jumat, 14 Juni 2019 16:18

Pemkab Halalbihalal dengan Masyarakat Pesisir

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melanjutkan halalbihalal dalam rangkaian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*