MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 14 April 2019 06:35
Ada yang Dirawat Warga Sejak Kecil, Dua Orangutan Dilepas
DILINDUNGI: Jumlah Orangutan di Kaltim semakin sedikit. Masyarakat diminta tidak berburu atau memelihara Orangutan ini.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Duaekor Orangutan jantan dilepas ke alam liar. Orangutan yang dilepas di Kawasan Hutan Lindung Sungai Lesan, Kecamatan Kelay, Kamis (11/4) lalu itu berumur 8 tahun.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, BKSDA Kaltim, Aganto Seno mengatakan, Orangutan itu merupakan peliharaan kebun binatang di Samarinda. Dan seekor lagi peliharaan warga Berau yang dirawat sejak kecil. Orangutan tersebut diambil BKSDA pada tahun 2015 untuk dirawat di Center for Orangutan Protetion (COP) sekitar 4 tahun.

“Sekarang kami mengembalikan mereka ke hutan. Tidak dikandang atau dipelihara. Karena kalau dikandang, jiwa alami mereka akan hilang dan terkesan manja. Sehingga untuk dapat makan, mereka terbiasa menunggu, tidak mencari sendiri,” jelasnya.

Dikataknnya, tidak semua Orangutan bisa dilepaskan ke alam liar. Ada yang dipelihara di COP karena faktor usia dan jiwa alami mereka sudah menurun. Jika dilepas, bisa saja jadi mangsa predator lain.

“Bisa bahaya kalau dilepaskan di alam liar. Lebih baik dirawat dan dipelihara di COP,” lanjutnya.

Namun dia meminta kepada masyarakat agar tidak memelihara satwa yang dilindungi, karena sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Satwa Dilindungi. Selain itu juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 yang diperbaharui dengan Peraturan Mentri Lingkungan dan Kehutanan Nomor P.106/MenLHK/Setjen/Kum.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peratuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MenLHK/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Ia mengaku belum tahu pasti jumlah Orangutan di Berau. Tapi diakuinya Orangutan di Kalimantan sudah sangat sedikit. “Karena itu kami meminta kepada warga jangan berburu satwa dilindungi dan tidak memeliharanya,” tegasnya.

Danramil Kelay Kapten Arm Irfan mengatakan menambahkan, pihaknya turut membantu BKSDA Kaltim untuk menjaga kelestarian alam dan juga satwa yang dilindungi. (*/yat/har)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 14:20

Tunggakan Listrik PLN Capai Rp 6 M

TANJUNG REDEB – Jumlah tagihan rekening listrik pelanggan PLN hingga…

Rabu, 19 Juni 2019 14:19

Kerugian Ditaksir Capai Rp 350 Juta

GUNUNG TABUR - Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik…

Rabu, 19 Juni 2019 14:18

Disdik Langsung Ralat Surat Edaran

TANJUNG REDEB - Dinas Pendidikan (Disdik) Berau kembali menerbitkan surat…

Selasa, 18 Juni 2019 19:31

Maksudnya Unjuk Rasa, Eh Malah Berujung Pidana

TANJUNG REDEB – Aksi unjuk rasa yang dilakukan beberapa buruh…

Selasa, 18 Juni 2019 19:27

Ditinggal ke Pasar, Rumah Jadi Arang

GUNUNG TABUR – Kebakaran terjadi sekira pukul 20.40 Wita, Senin…

Selasa, 18 Juni 2019 19:27

“Jangan Foto-Foto, Nanti Viral”

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menghapuskan perdagangan Bahan Bakar Minyak…

Senin, 17 Juni 2019 15:34

Investor asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

TANJUNG REDEB – Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau…

Senin, 17 Juni 2019 15:25

Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi

TANJUNG REDEB – Lima terdakwa perkara penyeludupan narkotika jenis sabu-sabu…

Senin, 17 Juni 2019 15:09

Berani Jual Langsung Disita

TANJUNG REDEB – Pembentukan tim pengawas untuk mengatasi keberadaan pengetap…

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Sepekan, 2.000 Orang Serbu Wisata Mangrove

PULAU DERAWAN - Objek wisata Hutan Mangrove di Kampung Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*