MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 15 April 2019 10:46
543 Napi Terancam Kehilangan Hak Suara
PEREKAMAN: Ratusan napi di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb mengikuti perekaman e-KTP sebagai syarat mengikuti Pemilu pada 17 April nanti.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Saat ini penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB tercatat berjumlah 823 orang, namun baru 280 orang yang dipastikan bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) serentak 17 April nanti.

Hal itu diutarakan Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, Tamjidillah Noor kepada Berau Post, kemarin (14/4).

“Faktornya karena identitas yang tidak jelas, ada yang tidak memiliki e-KTP ada yang memiliki KTP tapi hanya KTP SIA yang hanya ditandatangani camat,” jelasnya.

Namun disebutnya, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau masih akan melakukan perekaman e-KTP kepada 543 napi lainnya. “Kami masih berupaya melakukan perekaman data para napi, paling tidak besok (hari ini, red) baru bisa didapat jumlah pastinya,” ujar Aidil –sapaan akrabnya.

Ditambahkannya, selain jumlah pemilih pihaknya juga akan mempertimbangkan terkait penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di rutan yang berada di Jalan Murjani II, Tanjung Redeb itu.

Karena dikatakannya, saat ini baru satu TPS yang rencananya akan didirikan di dalam rutan, mengingat jumlah pemilihnya tidak mencapai 300 orang. “Nanti akan kita pertimbangkan juga apakah memang perlu ada penambahan TPS serta pengawas atau tidak,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb Dwi Hartono mengaku memiliki data berbeda terkait jumlah warga binaannya yang dapat menyumbangkan suaranya dalam pemilu nanti. Yakni hanya 219 orang.

Karenanya, Dwi berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk memastikan seluruh warga binaannya bisa mendapatkan haknya dalam pemilu nanti, sekaligus mencegah adanya tindakan yang tidak diinginkan.

“Semoga dengan adanya perekaman ulang ini, pemilih bisa bertambah sehingga, begitu juga dengan jumlah TPS-nya. Warga binaan ini juga warga Indonesia yang memiliki hak untuk memilih. Karena itu kami terus berupaya berkoordinasi dengan dinas terkait,” harapnya. (mar/sam)


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:07

Perindo Gugat Hasil Pileg Berau

TANJUNG REDEB –Meski proses rekapitulasi dan pengumuman pemenang pemilu telah…

Minggu, 26 Mei 2019 13:56

Ancaman Sanksi Belum Bertaji

TANJUNG REDEB – Geliat usaha sarang burung walet rumahan terus…

Minggu, 26 Mei 2019 13:53

Terlindung dari Marabahaya, Menutup 70 Pintu Keburukan

Bersedekah dapat menghapus dosa. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Sedekah…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:24

Masyarakat Berau Jangan Terprovokasi

BUPATI Berau Muharram mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas Bumi Batiwakkal…

Kamis, 23 Mei 2019 14:52

Libur Panjang Lebaran, Pulau Derawan Siap Sambut Wisatawan

DERAWAN – Sambut momen libur lebaran, Pemerintah Kampung Pulau Derawan…

Rabu, 22 Mei 2019 15:11

Tuntut Bisa Bekerja Kembali

TANJUNG REDEB – Puluhan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:09

Dinkes Harus Berinovasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*