MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 15 April 2019 10:51
Warga Pesisir Kesulitan Premium

APMS Tutup, Eceran Menghilang

KEMBALI LANGKA: Sejumlah APMS di wilayah pesisir tidak beroperasi. Warga kembali kesulitan mendapat BBM, terutama premium.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium kembali dirasakan masyarakat di Kecamatan Bidukbiduk. Kondisi ini terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Menurut Suriansyah, warga Kampung Teluk Sulaiman, pedagang BBM eceran kini sudah tidak menyediakan bensin eceran. Kelangkaan bensin tidak hanya terjadi di kampungnya. Kampung tetangga pun mengalami hal sama. “Sekarang mulai langka lagi bensinnya. Tadi nyari ke Kampung Bidukbiduk, enggak ada juga,” kata Suriansyah, kepada Berau Post, Minggu (14/4).

Dikatakannya, di Kampung Bidukbiduk sebenarnya sudah ada APMS (agen penyalur minyak solar). Namun akhir-akhir ini tidak beropasi karena kehabisan stok. Dengan kondisi itu, membuat pedagang bensin eceran tidak lagi berdagang.

Kelangkaan bensin di Bidukbiduk bukan pertama kali terjadi. Beberapa waktu lalu juga sempat langka. “Biasanya kalau APMS di sini tutup, eceran juga pasti susah. Memang sudah sering begitu,” ujarnya.

Kondisi yang sama juga dirasakan masyarakat di Kecamatan Batu Putih. Sejumlah kampung di wilayah ini juga kesulitan memperoleh bensin. Seperti di Kampung Kayu Indah, kelangkaan bensin juga masih sering jadi keluhan.

“Tadi saya ke Kampung Tembudan. Sama juga, bensin kosong. Sepertinya kelangkaan sudah merata,” kata Ahmad Doni, warga Kampung Kayu Indah.

Ia mengaku heran bensin kerap langka di wilayah ini. Padahal hampir setiap kecamatan sudah terdapat APMS. Begitu juga dengan bensin eceran, kerap langka karena APMS belum sepenuhnya beroperasi.

“Kalau sudah begini, aktivitas kita juga pasti terganggu. Kami berharap bensin kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Pengelola APMS Talisayan, Farida Hasan menyampaikan, beberapa hari terakhir APMS tidak beroperasi karena stok habis. Sementara pengiriman BBM mengalami kendala.

“Memang beberapa hari ini APMS tidak buka. Kapal BBM belum bongkar di Tanjung Redeb. Jadi belum ada pengiriman,” jelasnya.

Farida juga berharap pengiriman bisa normal kembali. Sehingga APMS bisa beroperasi melayani masyarakat. (*/sht/har)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 14:22

Ditarget Tinggi, Realisasi Rendah

TANJUNG REDEB – Diberi target untuk menambah 6.000 sambungan rumah…

Rabu, 19 Juni 2019 14:21

Janji Tak Segan Tindak Pembakar Lahan

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau…

Rabu, 19 Juni 2019 14:21

Andalkan Air Sungai untuk Mandi

TABALAR – Ketersediaan air bersih di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan…

Selasa, 18 Juni 2019 19:41

Jalan Menuju Tabalar Muara Segera Diaspal

TABALAR – Kerap terima keluhan dari warga, Kepala Kampung Tabalar…

Selasa, 18 Juni 2019 19:36

Hari Ini JPU Tentukan Sikap

TANJUNG REDEB – Berkas perkara dugaan penganiayaan terhadap anak di…

Selasa, 18 Juni 2019 19:34

TPS Kejauhan, Buang di Pinggir Jalan

SAMBALIUNG –Tak ada tempat pembuangan sampah sementara, masyarakat Limunjan pun…

Selasa, 18 Juni 2019 19:33

Longsor Ancam Pekerjaan Jalan H Isa III

TANJUNG REDEB – Peningkatan Jalan H Isa III belum selesai,…

Senin, 17 Juni 2019 15:38

Tiga THM Ketahuan Edarkan Miras

TANJUNG REDEB – Peredaran minuman beralkohol atau miras secara ilegal…

Senin, 17 Juni 2019 15:35

Jalan Padat Karya Butuh LPJU

TANJUNG REDEB – Jalan Padat Karya yang menghubungkan Jalan Bukit…

Minggu, 16 Juni 2019 00:49

Masih Gunakan Dapur Kayu untuk Memasak

TALISAYAN - Meskipun stok elpiji 3 Kilogram atau gas melon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*