MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 23 April 2019 13:26
INDAH NIAN..!! Wisata Taman Laut di Kampung Balikukup
POTENSI WISATA: Proses penanaman terumbu karang buatan di Kampung Balikukup beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Mulai populernya objek wisata taman laut karang buatan yang di Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih, cukup menyita perhatian wisatawan. Sejak dikembangkan dan dibuka untuk umum pada 2018 lalu, cukup banyak wisatawan yang datang berkunjung ke pulau tersebut. 

Untuk meningkatkan potensi wisata, Pemerintah Kecamatan Batu Putih terus mendorong pemerintah kampung setempat beserta anak muda yang tergabung di Karang Taruna serta pegiat lingkungan untuk terus dikembangkan. 

Camat Batu Putih, Muzakkir mengatakan, upaya pengembangan taman wisata karang buatan tersebut patut diapresiasi sebagai langkah dalam menjaga dan melestarikan terumbu karang yang ada di kampung itu. “Ini sangat bagus, apalagi respons wisatawan yang datang juga cukup bagus dan memberikan apresiasi terkait taman wisata karang,” ungkapnya, Senin (22/4). 

Dengan berkembangnya objek wisata itu, selain memberikan edukasi terkait pentingnya memelihara laut, khususnya fungsi terumbu karang untuk ekosistem di sekitarnya, juga hadirnya wisatawan di Balikukup dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat. 

“Ini yang perlu kita dukung bersama, karena dampak positifnya juga akan dirasakan masyarakat Balikukup,” bebernya. 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memelihara kebersihan di sekitar kampung, dan pantai, dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Sebab menurut dia, belum ada tempat pembuangan sampah akhir yang maksimal di kampung tersebut.

“Kalau buang sampah jangan sampai ke tepi pantai atau ke laut. Karena dapat mencemari laut itu sendiri, dan kita khawatir spot wisatanya juga dapat terganggu dengan sampah itu,” terangnya. 

Ia pun menyarankan agar masyarakat membuat seperlunya sebagai tempat pembuangan sampah. Hal itu dilakukan agar masyarakat lebih peduli lagi dengan kebersihan lingkungan. “Digalikan lubang atau dibakar sekaligus. Itu jauh lebih baik, daripada harus dibuang sembarangan. Jika lingkungan bersih, wisatawan akan terus berkunjung ke Balikukup,” pungkas dia.(*/sht/asa)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 14:42

Pemerintah Kampung dan BUMK Harus Bersinergi

TANJUNG REDEB – Mendapatkan kucuran anggaran yang besar setiap tahun,…

Senin, 24 Juni 2019 14:35

Waspada Pohon Tumbang Menuju Pesisir

TABALAR – Hujan disertai angin kencang masih melanda sejumlah wilayah…

Senin, 24 Juni 2019 14:34

Masuk di Kolong Truk, Ashari Tewas di Tempat

TELUK BAYUR – Laka maut terjadi Jalan Mangga Besar, Kampung…

Senin, 24 Juni 2019 14:33

Penutup Panel LPJU Bergelantungan Resahkan Pengendara

TELUK BAYUR – Kotak panel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)…

Minggu, 23 Juni 2019 01:10

Kesadaran Masyarakat Dinilai Masih Rendah

TALISAYAN – Masih rendahnya kesadaran masyarakat khususnya di wilayah pesisir…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:21

Orangtua Harus Awasi Pergaulan Anak

TANJUNG REDEB – Hingga bulan Juni 2019, sudah tercatat dua …

Jumat, 21 Juni 2019 15:03

Ternak Sapi di Berau Bebas Antraks

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Berau,…

Jumat, 21 Juni 2019 15:02

Camat Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

TALISAYAN - Camat Talisayan Mansyur, mengajak masyarakatnya untuk turut ikut…

Jumat, 21 Juni 2019 14:59

Rp 2,8 Miliar Untuk Halaman dan Interior

TANJUNG REDEB – Sejak dibangun 2015 lalu, gedung pemerintah di…

Jumat, 21 Juni 2019 14:59

PPDB Melenceng, KPAI Tunggu Pengaduan

  TANJUNG REDEB - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*