MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 09 Mei 2019 16:35
Kuatkan dengan Pernyataan Camat

Penghapusan 207 Koperasi Bermasalah

Wiyati

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di Kabupaten Berau oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau terus berjalan. Hal itu ditegaskan Kepala Disperindagkop Berau, Wiyati saat diwawancara Berau Post kemarin (8/5).

Untuk memperkuat rekomendasi pencabutan izin koperasi tersebut di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Disperindagkop Berau melayangkan surat ke setiap kecamatan, untuk turut membuat pernyataan kalau koperasi yang dimaksud memang benar sudah tidak beroperasi lagi.

“Misalnya, di Talisayan ada lima koperasi yang tidak ditemukan, atau memang sudah tidak aktif lagi, itu yang harus dibenarkan oleh kepala wilayahnya. Nah itu juga menjadi dasar kita untuk melakukan penghapusan,” ungkapnya.

Diakuinya, dari ratusan koperasi yang bermasalah juga terdapat koperasi yang berasal dari sejumlah instansi pemerintah. Namun karena koperasi tersebut tidak memenuhi Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama 3 tahun berturut-turut, maka sesuai yang telah diamanahkan oleh Undang Undang Nomor 25 Tahun 1992, maka koperasi tersebut bisa dicabut izinnya.

Pada Undang-Undang itu juga dijelaskannya tiga kategori lagi di mana pemerintah dapat membubarkan koperasi.  Yakni sudah tidak punya pengurus, kemudian sudah pailit (Bangkrut), terakhir melakukan kegiatan yang melanggar ketentraman umum.

“Saat ini kita masih akan mengusulkan dulu ke kementrian koperasi. Apakah langkah yang akan kita lakukan dengan mencabut izin koperasi yang bermasalah itu sudah memenuhi persyaratan-persyaratan atau belum. Kalau kementrian koperasi sudah ‘oke’, kita akan kembali mengusulkan ke kementrian untuk dihapuskan badan hukumnya,” bebernya.

Wiyati juga menjelaskan , untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi koperasi yang bermasalah, salah satu syarat untuk mendirikan koperasi saat ini yakni harus disosialisasikan terlebih dahulu. Terutama tugas dari pengurus, pengawas, hingga tugas anggota.

“Itu diakukan agar mereka betul-betul paham bahwa koperasi itu tidak seperti kelompok arisan. Tapi, dia adalah lembaga ekonomi yang berbadan hukum yang bergerak dibidang ekonomi tujuannya untuk mensejahterakan anggotanya. Itu harapan kita, agar dapat membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakatnya,” terangnya. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Rabu, 10 Juli 2019 13:54

Harga Emas Makin Berkilau

TANJUNG REDEB – Naiknya mata uang dollar atas rupiah dan…

Kamis, 04 Juli 2019 02:13

Potensi Perikanan 104 Ribu Ton Per Tahun

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau terus berupaya meningkatkan hasil…

Senin, 17 Juni 2019 15:39

Tabalar Muara Punya Potensi Pertanian

TABALAR – Potensi pertanian di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar…

Selasa, 28 Mei 2019 18:03

Distribusi Lancar, Harga Bahan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Harga sejumlah kebutuhan pokok terus menjadi perhatian…

Sabtu, 11 Mei 2019 13:59

Beras di Bulog Cukup Sampai Lebaran

TELUK BAYUR – Kepala Seksi Logistik Bulog Berau, Hadriansyah, klaim…

Jumat, 10 Mei 2019 11:32

Harga Cabai Semakin Pedas, Bawang Kian Menyengat

TELUK BAYUR – Ramadan belum sepekan, namun sejumlah harga bumbu…

Jumat, 10 Mei 2019 11:29

Di Tanjung Batu, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu

TANJUNG BATU - Harga elpiji 3 Kilogram (kg) melambung tinggi…

Kamis, 09 Mei 2019 16:35

Kuatkan dengan Pernyataan Camat

TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di…

Rabu, 08 Mei 2019 11:57

Ramadan, Harga Ayam Melambung

TANJUNG REDEB – Dua hari di bulan Ramadan, Kepala Dinas…

Selasa, 07 Mei 2019 13:56

Pasar Ramadan Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Ratusan warga membanjiri Pasar Ramadan yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*