MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

KOMBIS

Senin, 27 Mei 2019 14:22
3 Putra Berau Masuk 10 Besar TLF Indonesia

Komitmen Berau Coal Majukan Perekonomian Kampung Dampingan

LULUS: 12 siswa TLF asal Berau rayakan kelulusan bersama GM CSR PT Berau Coal Horas Parsaulian Pardede, dan Manajer CSR PT Berau Coal Hikmahwati.

PROKAL.CO, CIANJUR – PT Berau Coal memberangkatkan 12 putra-putri Berau dari kampung sekitar lingkar tambang ke Cianjur, Jawa Barat (Jabar), untuk mengikuti pelatihan pertanian organik, Pada Selasa (12/2) lalu.

Pelatihan tersebut difasilitasi oleh Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC), dalam upaya peningkatan skill atau keterampilan pengelolaan potensi pertanian menuju kampung yang mandiri. Hal itu memang menjadi komitmen nyata PT Berau Coal untuk memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya muda-mudi dari kampung dampingan.

Dan tepat 100 hari program tersebut, pada Kamis (23/5) lalu, General Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berau Coal Horas Parsaulian Pardede, mendatangi langsung ke-12 remaja tersebut untuk menghadiri wisuda mereka di Cianjur, Jawa Barat.

“Tepat hari ini (Kamis lalu), mereka sudah berhasil melewati program 100 hari di Rumah TLF (The Learning Farm). Dan hari ini juga kami jemput untuk kembali ke Berau. Saya ucapkan selamat kepada mereka dan saya sangat bangga terhadap perkembangan dan kemajuan yang sudah mereka alami. Bahkan 6 di antara mereka berhasil lolos untuk melanjutkan program STL (sekolah tingkat lanjutan) di TLF selama 200 hari yang rencananya akan dimulai pada bulan Oktober nanti,” katanya.

Bahkan, tiga putra Berau yakni, Restu Sapura, warga Jalan Marsma Iswahyudi, Siti Aisyah warga Labanan Makarti, dan Eusabus Mere warga Sukan Tengah, masuk peringkat 10 besar dan akan mewakili Berau dalam penilaian TLF Indonesia. Mereka akan bergabung dalam 38 peserta STL yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia.

“Saya bangga terhadap mereka. Jadi anak-anak Berau juga bisa masuk 10 besar. Dan tentunya kami akan fasilitasi mereka untuk melanjutkan STL tersebut,” ujarnya.

Mereka juga diberikan penghargaan langsung oleh mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa yang turut hadir pada acara Graduasi Batch 33 tersebut. Horas menambahkan, melalui pelatihan itu diharapkan, para anak didik tersebut bisa menjadi mentor bagi warga kampung lainnya.

“Mereka sudah diberikan pelatihan selama 100 hari bagaimana cara bercocok tanam organik. Dan hal ini juga perlu mereka terapkan kepada warga lain, untuk kemajuan ekonomi suatu kampung dan bisa menjadi kampung mandiri,” tuturnya.

Sementara itu, Rusli warga Kampung Gurimbang menuturkan, sangat banyak yang didapatkannya selama mengikuti pelatihan. Bahkan saat ini, dia mengaku lebih paham bagaimana cara bercocok tanam menggunakan sistem organik.

“Kami tidak pernah menyangka sebelumnya bisa sampai di Cianjur dan berhasil melewati program 100 hari di rumah TLF ini. Di sini kami belajar banyak hal, tidak hanya pertanian,” ucapnya.

Rusli mengaku akan kembali ke kampung halaman, dengan memanfaatkan lahan yang ada, serta akan memulai untuk penerapan pertanian organik. Kemudian memulai untuk sosialisasi ke kelompok tani di kampung.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal atas segala bentuk perhatian, baik materi maupun non materi. Mulai dari kami berangkat, sampai di sini (Cianjur), setiap bulan pasti ada yang mengunjungi, kebutuhan kami dilengkapi. Butuh apapun selalu direspons dengan cepat, dan sampai ketika kami graduasi, pihak Berau Coal juga datang,” ungkapnya.

“Kami berharap program tetap dilanjutkan untuk teman-teman kami yang lain di kampung. Agar banyak bibit-bibit unggul,” sambungnya.

Hal senada disampaikan oleh Siti Aisyah salah seorang anak dari Kampung Labanan Makarti yang masuk dalam 10 besar TLF Indonesia. Ia menuturkan, selama ini hanya melihat di buku tanpa pernah praktik langsung di lapangan. Banyak ilmu baru yang didapat. Dan dia bersyukur bisa masuk 10 besar hingga bisa melanjutkan 200 hari pendidikan lagi.

“Selama 100 hari di sini tentu banyak suka duka. Teman-teman yang tadinya belum saya kenal sekarang sudah seperti saudara. Saling membantu dan bekerja sama. Tentu semua pengalaman ini tidak lepas dari peran Berau Coal yang sudah membawa kami ke Cianjur untuk mengikuti pelatihan di rumah TLF. Kami ucapkan terima kasih kepada Berau Coal yang sudah sangat memperhatikan kami selama ini,” katanya.

Siti menilai keberadaan operasional PT Berau Coal banyak membawa dampak positif, salah satunya dengan mencari bibit unggul dari perkampungan untuk disekolahkan ke luar Berau. Bahkan dengan adanya pelatihan tersebut, kini para peserta memiliki kemampuan untuk mengembangkan pertanian organik.

“Saya akan bersungguh-sungguh untuk membuat orangtua saya bangga. Saya sadari kemampuan finansial orangtua saya. Dan dengan hadirnya PT Berau Coal membuka harapan baru bagi kami semua,” tutupnya.

TLF merupakan sekolah informal yang didirikan sejak 2005 silam. Peserta akan mengikuti pelatihan berbagai macam keahlian, bukan hanya pelatihan pertanian organik.

Program pelatihan seperti ini, tentunya akan terus dilakukan oleh PT Berau Coal secara bertahap. Hal ini sebagai pedoman para generasi muda dalam pengembangan life skill dalam mengembangkan kemandirian ekonomi masyarakat dan mencetak Agent of Change di kampung mereka. (*/yat/***/udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:05

Ciptakan Pemuda Cinta Alquran

TANJUNG REDEB - Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Timur (Kaltim)…

Minggu, 14 Juli 2019 12:46

PT Berau Coal Gelar Tablig Akbar

TANJUNG REDEB - PT Berau Coal kembali menggelar Tablig Akbar…

Jumat, 12 Juli 2019 10:55

Pembayaran Tagihan PDAM Kian Mudah

TANJUNG REDEB - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah…

Jumat, 12 Juli 2019 10:47

Peningkatan Jalan Pesisir Selatan Diusulkan Rp 152 M

TANJUNG REDEB – Kondisi jalan menuju wilayah pesisir selatan Berau,…

Kamis, 11 Juli 2019 14:30

Satu Personel Dapat Bintang Bhayangkara Nararya

TANJUNG REDEB – Polres Berau memperingati HUT ke-73 Bhayangkara dengan…

Selasa, 09 Juli 2019 15:04

Bupati Buka Turnamen Batu Bual Cup

SAMBALIUNG – Turnamen sepak bola Batu Bual Cup ke-15 tahun…

Selasa, 09 Juli 2019 13:54

Menuju Sekolah Adiwiyata

SAMBALIUNG - Untuk meningkatkan kualitas sekolah menjadi sekolah Adiwiyata, PT…

Senin, 08 Juli 2019 14:38

Labanan Makarti Jadi Juara Umum

TELUK BAYUR - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  ke 13…

Senin, 08 Juli 2019 14:37

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan DPMPTSP

TANJUNG REDEB - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan…

Minggu, 07 Juli 2019 12:53

Hari Ini Babak Final

TELUK BAYUR – Sejumlah peserta yang ambil bagian dalam pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*