MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 29 Mei 2019 10:36
PKS Tetap Usung Muharram

NasDem Tunggu Juklak, Golkar Masih Fleksibel

Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tensi politik usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tak langsung mereda. Bahkan beberapa partai politik (Parpol) di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – mulai ‘memanaskan mesin’ menatap pemilihan bupati (Pilbup) 2020 tahun depan.

Setelah mendapatkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berhasil memperoleh 4 kursi di DPRD Berau, dan saat ini menempatkan Muharram yang merupakan kader terbaiknya sebagai Bupati Berau, sudah memastikan akan kembali mengusung Muharram sebagai calon bupati Berau pada Pilbup 2020.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Berau Munadi. Dirinya mengakui, dengan modal 4 kursi di DPRD Berau, PKS belum bisa memenuhi syarat 20 persen atau 6 kursi dari total 30 kursi parlemen. Sehingga PKS tetap harus menggandeng parpol lain agar bisa mengusung Muharram.

“PKS memang tidak cukup untuk mengusung secara pribadi, tapi kami bisa koalisi dengan parpol lain, yang terpenting tercukupi (syarat minimal 6 kursi di DPRD),” katanya kepada Berau Post kemarin (28/5).

Dikatakannya, meskipun hanya mampu meraih empat kursi, perolehan suara PKS disebutnya dua kali lipat lebih besar ketimbang pencapaian suara pada Pemilu 2014 lalu. Berdasarkan hasil itu, pihaknya makin yakin untuk mengusung Muharram pada Pilbub 2020 mendatang.

Apa sudah menjalin komunikasi dengan pengurus parpol lain untuk membangun koalisi? Ditanya demikian, Munadi mengaku belum melakukannya. Sebab pihaknya masih memegang kesepakatan koalisi dengan parpol lain yang berhasil mengantarkan Muharram menjadi pemimpin Berau pada Pilbup 2015 lalu. Terutama kesepakatan dengan Partai NasDem yang saat ini menempatkan kadernya sebagai pendamping Muharram pada posisi wakil bupati.

“Kalau kita (PKS-NasDem) masih sama-sama memegang komitmen tersebut, berarti kami masih berpasangan lagi untuk pilkada 2020 nanti,” ucapnya.

Bagaimana jika NasDem yang punya modal 6 kursi di DPRD Berau, menginginkan kadernya pada posisi calon bupati? Sebab dengan modal 6 kursi, NasDem sudah memenuhi syarat minimal perolehan kursi untuk mengusung calonnya secara mandiri.

Menanggapinya, Munadi menegaskan jika pihaknya tetap memegang komitmen yang dibangun bersama pada Pilbup 2015 lalu. “Tapi apabila ditinggalkan, tentu PKS akan berkoalisi dengan partai lain. Ya itulah dalam politik itu dinamis. Terkadang betul juga istilah tidak ada teman sejati yang ada hanya kepentingan pribadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Berau Liliansyah mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksana (Juklak) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, terkait penentuan pejabat publik.

“Yang jelas dengan posisi sekarang, NasDem punya peluang mengusung sendiri dan tentunya kami siap untuk mengusung calon bupati atau wakil bupati, baik dari internal maupun eksternal,” katanya saat diwawancara kemarin.

Pria yang akrab disapa Haji Lili tersebut menambahkan, walau bisa mengusung calon secara mandiri, pihaknya tidak akan menutup peluang untuk tetap berkoalisi dengan parpol lain. Seperti pada Pilbup 2015 silam. Sementara untuk kader yang akan diusung, tentu merujuk pada hasil survei internal maupun eksternal.

Ditanya mengenai komitmen untuk tetap mengusung Muharram dari PKS sebagai calon bupati, dipasangkan dengan Agus Tantomo sebagai kader NasDem tetap sebagai calon wakil bupati, seperti paket Pilbup 2015 lalu, Haji Lili justru mengaku tak pernah mengetahui komitmen atau kesepakatan tersebut.

“Karena saya baru dipercaya sebagai Ketua Partai NasDem. Mungkin komitmen itu ada atau hanya komitmen secara personal saja,” jawabnya.

“Makanya, setahu saya untuk menentukan siapa yang akan diusung Partai NasDem tergantung pada DPP. Kami cuma melaksanakan juklak dan juknis (petunjuk teknis) yang ditetapkan DPP,” sambungnya.

Di kubu Golkar, Ketua DPD Partai Golkar Berau Hadi Mustafa, mengaku belum melakukan pembahasan secara internal mengenai kesiapan Golkar menatap Pilbup 2020.

Sebagai partai yang juga memperoleh 6 kursi di DPRD Berau, Golkar juga bisa mengusung calonnya secara mandiri. Namun bagi pria yang akrab disapa Cak Mus tersebut, sikap Golkar pada Pilbup 2020 nanti, akan ditentukan setelah melalui tahapan-tahapan internal sesuai mekanisme yang ada di Partai Golkar.

“Untuk pilbup, sampai saat ini belum ada pembicaraan khusus tentang itu,” ujarnya.

Namun diakuinya, beberapa kader sudah menyuarakan agar Golkar bisa mengusung kader terbaiknya pada Pilbup 2020 tahun depan. “Tapi kita tunggu nanti hasil rapat atau pertemuan tentang itu. Intinya semua kader kami ketika dapat tugas dari partai, insya Allah siap. Dan selama ini Golkar selalu fleksibel mengenai berkoalisi,” singkatnya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Upal Dibakar, Senpi Dipotong

TANJUNG REDEB – Ribuan barang bukti hasil kejahatan dari 188…

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Bupati Pertimbangkan Penolakan Pedagang

TANJUNG REDEB – Penolakan masuknya jaringan swalayan nasional yang disuarakan…

Rabu, 17 Juli 2019 13:54

Tambah Pengetahuan untuk Kemajuan Pertanian Berau

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin perumpamaan itu cocok…

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*