MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 31 Mei 2019 16:38
Demokrat Incar Posisi Wabup

Bentuk Tim Penjaringan, Gandeng Lembaga Survei

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kursi unsur pimpinan DPRD Berau memang tak bisa dipertahankan Partai Demokrat. Karena dengan modal tiga kursi hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu, tak cukup bagi Demokrat mempertahankan kursi wakil ketua DPRD Berau periode 2014-2019.

Namun modal tiga kursi di DPRD Berau, disebut Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau Abdul Waris, cukup bagi pihaknya untuk membangun koalisi dengan partai lain guna mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau 2020 nanti.

Dikatakan Waris, pihaknya telah memikirkan pertarungan dalam pilbup 2020 dengan menggelar rapat internal dua pekan lalu. "Selain melakukan evaluasi terhadap capaian pileg dan konsolidasi kepengurusan, kami juga membahas persiapan partai dalam menghadapi pilkada tahun depan," katanya saat diwawancara Berau Post, Kamis (30/5).

Dalam rapat yang dilakukan dua pekan lalu itu, menghasilkan beberapa poin keputusan. Pertama mengenai petunjuk teknis partai untuk melakukan penjaringan dan membentuk tim penjaringan atau panitia kecil, guna mencari figur terbaik yang akan diusung pada Pilbup 2020.

Kemudian pihaknya akan membuka pendaftaran, apabila pembukaan pendaftaran, jadwal dan tahapan pilbup sudah resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau.

"Demokrat siap berkoalisi dengan partai manapun untuk menjaring putra-putri terbaik Kabupaten Berau, supaya pembangunan yang dilakukan berdasarkan kebersamaan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengutamakan kader internal untuk diusung pada posisi wakil bupati pada pilbup nanti.

Dirinya memastikan, pihaknya tetap akan melihat hasil survei yang dilakukan oleh lembaga independen, guna menjaring figur, baik dari internal Demokrat maupun dari luar partai.

“Sekarang semua kader Demokrat kami minta untuk bersosialisasi ke masyarakat. Nanti survei yang menentukan siapa yang paling tinggi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, tensi politik usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tak langsung mereda. Bahkan beberapa partai politik (Parpol) di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – mulai ‘memanaskan mesin’ menatap pemilihan bupati (Pilbup) 2020 tahun depan.

Setelah mendapatkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berhasil memperoleh 4 kursi di DPRD Berau, dan saat ini menempatkan Muharram yang merupakan kader terbaiknya sebagai Bupati Berau, sudah memastikan akan kembali mengusung Muharram sebagai calon bupati Berau pada Pilbup 2020.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Berau Munadi. Dirinya mengakui, dengan modal 4 kursi di DPRD Berau, PKS belum bisa memenuhi syarat 20 persen atau 6 kursi dari total 30 kursi parlemen. Sehingga PKS tetap harus menggandeng parpol lain agar bisa mengusung Muharram.

“PKS memang tidak cukup untuk mengusung secara pribadi, tapi kami bisa koalisi dengan parpol lain, yang terpenting tercukupi (syarat minimal 6 kursi di DPRD),” katanya kepada Berau Post, Selasa (28/5).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Berau Liliansyah mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksana (Juklak) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, terkait penentuan pejabat publik.

“Yang jelas dengan posisi sekarang, NasDem punya peluang mengusung sendiri dan tentunya kami siap untuk mengusung calon bupati atau wakil bupati, baik dari internal maupun eksternal,” katanya.

Di kubu Golkar, Ketua DPD Partai Golkar Berau Hadi Mustafa, mengaku belum melakukan pembahasan secara internal mengenai kesiapan Golkar menatap Pilbup 2020.

Sebagai partai yang juga memperoleh 6 kursi di DPRD Berau, Golkar juga bisa mengusung calonnya secara mandiri. Namun bagi pria yang akrab disapa Cak Mus tersebut, sikap Golkar pada Pilbup 2020 nanti, akan ditentukan setelah melalui tahapan-tahapan internal sesuai mekanisme yang ada di Partai Golkar.

“Untuk pilbup, sampai saat ini belum ada pembicaraan khusus tentang itu,” ujarnya.

Namun diakuinya, beberapa kader sudah menyuarakan agar Golkar bisa mengusung kader terbaiknya pada Pilbup 2020 tahun depan. “Tapi kita tunggu nanti hasil rapat atau pertemuan tentang itu. Intinya semua kader kami ketika dapat tugas dari partai, insya Allah siap. Dan selama ini Golkar selalu fleksibel mengenai berkoalisi,” singkatnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 13:59

Oknum Wartawan Masuk Jaringan Sabu Internasional

TELUK BAYUR – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim, meringkus dua…

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Upal Dibakar, Senpi Dipotong

TANJUNG REDEB – Ribuan barang bukti hasil kejahatan dari 188…

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Bupati Pertimbangkan Penolakan Pedagang

TANJUNG REDEB – Penolakan masuknya jaringan swalayan nasional yang disuarakan…

Rabu, 17 Juli 2019 13:54

Tambah Pengetahuan untuk Kemajuan Pertanian Berau

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin perumpamaan itu cocok…

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*