MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 10 Juni 2019 14:36
Lima Bulan Baru Dua Saksi Diperiksa

Laporan Nana Sempat Terkendala Pengamanan Pemilu

AKP Agus Arif Wijayanto

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Fokus sempat teralihkan untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Agus Arif Wijayanto pastikan segera lanjutkan sejumlah pengaduan, salah satunya laporan oleh mantan Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Berau Nana Malina atas upaya pencemaran nama baik, pada Sabtu (5/1) lalu.

Hingga kini disebutnya, pihaknya telah meminta keterangan beberapa saksi yakni Rita Noratni dan Refliansyah yang juga merupakan terlapor. Sedangkan tiga Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau, serta mantan anggota KPU Provinsi Kaltim akan pihaknya agendakan.

“Saat ini (kami, red) masih dilakukan penyelidikan. Polres Berau sendiri membentuk tim penyelidikan untuk memintai keterangan, termaksud pelapor yang didampingi lawyer (pengacaranya, red),” katanya diwawancara Berau Post beberapa waktu lalu.

Karena itu juga disampaikannya, hingga kini pihaknya belum menetapkan siapapun menjadi tersangka. Apabila dalam tahap penyelidikan nanti barang bukti telah terpenuhi, barulah pihaknya akan melakukan gelar perkara hingga dan menaikkan laporan tersebut menjadi penyidikan.

“Di situlah akan kami tetapkan tersangka. Tapi kalau 184 atau alat bukti tidak terpenuhi, maka penyelidikannya akan kami hentikan,” tuturnya.

Seperti diketahui, dalam laporannya  Nana melaporkan lima orang di antaranya Sekretaris DPC Partai Perindo Refliansyah, tiga orang Komisioner Bawaslu Berau yakni Nadirah, Tamjidilah Noor, dan Ira Kencana, hingga mantan koleganya di KPU Berau yakni Rita Noratni atas dugaan pencemaran nama baik.

Pelaporan itu dilakukannya karena keputusan Bawaslu yang tidak tepat, dengan tetap membawa laporan ke DKPP, padahal barang bukti yang diajukan dinilainya prematur atau tidak kuat menjadi barang bukti.

Hal itu mengakibatkan, nama baiknya semakin tercemar karena mengisyaratkan dirinya benar-benar melakukan perbuatan, yang sebenarnya tidak dia lakukan. (arp/sam)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Upal Dibakar, Senpi Dipotong

TANJUNG REDEB – Ribuan barang bukti hasil kejahatan dari 188…

Rabu, 17 Juli 2019 13:55

Bupati Pertimbangkan Penolakan Pedagang

TANJUNG REDEB – Penolakan masuknya jaringan swalayan nasional yang disuarakan…

Rabu, 17 Juli 2019 13:54

Tambah Pengetahuan untuk Kemajuan Pertanian Berau

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin perumpamaan itu cocok…

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*