MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 10 Juni 2019 14:39
Ribuan Terjaring Operasi, Mayoritas Tak Pakai Helm

2.000 Pengendara Terjaring Operasi Ketupat Mahakam 2019

TERJARING: Pengendara sepeda motor anak di bawah umur terjaring Operasi Ketupat Mahakam 2019 di Jalan Gatot Subroto.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Operasi Ketupat Mahakam 2019 yang dimulai sejak 28 Mei hingga 9 Juni 2019 di Kabupaten Berau menjaring ribuan pelanggar lalulintas.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Lantas Polres Berau AKP Wisnu Dian Ristanto menuturkan, selama Operasi Ketupat Mahakam 2019 pihaknya mencatat terjadi 2.000 pelanggaran lalulintas dengan berbagai pelanggaran. Mayoritas pengendara tak memakai helm saat berkendara. 

“Alhamdulillah tahun ini angka kecelakaan juga turun. Dan arus mudik di daerah rawan kecelakaan juga terpantau lancar. Karena kami menempatkan pos-pos di lokasi tersebut,” katanya. 

Wisnu mengatakan menyiapkan enam tim patroli yang setiap hari melakukan pengecekan di lokasi yang menjadi zona merah. Pos pelayanan didirikan di simpang Kilometer 5, Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, kawasan ini menjadi daerah rawan lalu lintas karena menjadi persimpangan arus mudik dari Berau, Bulungan dan Samarinda. 

Selain itu, Jalur menuju ke Tanjung Batu juga didirikan pos pelayanan guna mengantisipasi adanya kendala bagi wisatawan yang melakukan perjalan wisata ke Kepulauan Derawan dan Maratua. “Untuk ke pesisir Berau, kami melakukan patroli rutin hingga Bidukbiduk,” lanjutnya.

Wisnu menambahkan, minimnya angka tilang dikarenakan Operasi Ketupat Mahakam ini lebih mengutamakan tindakan peneguran, namun jika pelanggaran mengarah kepada kecelakaan, maka akan dilakukan tilang di tempat.

“Kami menerapkan sistem peneguran online, jadi tidak menggunakan blanko lagi, jadi langsung input data dan dikirim ke Polda Kaltim. Maksud dari Elektronik teguran ini adalah para pelanggar tak akan ditilang selama simulasi. Namun, akan dikirim surat peringatan yang akan dikirim ke rumah masing-masing pelanggar. “Enggak ditindak, cuma diberikan teguran peringatan,” tuturnya.

Wisnu juga menekankan para pengendara agar selalu berhati-hati dalam berkendara serta tidak mengangkut penumpang menggunakan bak terbuka.

“Kami tidak akan memberikan kelonggaran bagi para pengendara yang mengangkut penumpang menggunakan bak terbuka. Hal itu sangat membahayakan keselamatan penumpang,” pungkasnya.(*/yat/asa)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 14:02

Tawarkan Pembuatan SIM Tanpa ke Mapolres

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, adanya calo pembuatan Surat…

Rabu, 17 Juli 2019 14:00

Buang Limbah ke Drainase, Siap-Siap Disanksi

TANJUNG REDEB – Cegah pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan…

Selasa, 16 Juli 2019 13:04

Ada Rumah Dinas Nunggak

TANJUNG REDEB – Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah Air…

Senin, 15 Juli 2019 15:48

Pemprov Tunggu Hasil Kajian

TANJUNG REDEB – Masih adanya pro dan kontra atas rencana…

Senin, 15 Juli 2019 15:47

Kejar Status Internasional untuk Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Perjalanan menjadikan Bandara Maratua berstatus bandara internasional…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:49
Video Remaja yang ‘Mengancam’ Warga Gunta

Ngancam Warga Lewat Video, Ngakunya Cuma Iseng

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, masyarakat Berau kembali dihebohkan…

Jumat, 12 Juli 2019 10:49

Minyak Penggorengan Diduga Dibuang ke Drainase

TANJUNG REDEB – Kondisi drainase di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb,…

Kamis, 11 Juli 2019 14:39

DPUPR dan DLHK Disebut Tidak Memberi Solusi

TANJUNG REDEB – Warga Pulau Panjang RT 15 tepatnya di…

Kamis, 11 Juli 2019 14:37

1 Mangkir, 3 Terdakwa Eksepsi

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Rabu, 10 Juli 2019 13:58

KPU Berau Tunggu Pusat

TANJUNG REDEB - Setelah pesta demokrasi pemilihan presiden dan anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*