MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 11 Juni 2019 13:49
Tahap II Dipastikan Pekan Depan

Kasus ADK Balikukup dan Korupsi PLTU Lati

Mosez Sahat

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) terhadap perkara dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) Balikukup dan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek boiler unit 4 pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU ) Lati dipastikan dilaksanakan pekan depan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, Mosez Sahat Reguna kepada Berau Post kemarin (10/6), mengatakan pihaknya sudah  berkoordinasi dengan penyidik Tipikor Polres Berau terkait rencana pelimpahan tahap II tersebut. Ia pun menyebut dalam waktu dekat dua perkara itu akan ditingkatkan statusnya.

“Rencananya Rabu pekan ini atau Rabu pekan depan. Dilimpahkan bersamaan. Yang jelas dalam waktu dekat,” jelas Mosez.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Agus Arif Widjayanto saat dikonfirmasi membenarkan rencana pelimpahan dua perkara tersebut ke Kejaksaan dalam waktu dekat ini. “Untuk perkara ADK Balikukup sementara direncanakan tahap II pekan depan. Bersamaan dengan kasus PLTU Lati,” jelasnya.

Sebelumnya, dua perkara ini sempat tertunda karena pihak kepolisian fokus pada penyelenggaraan Pemilu April lalu. Disamping itu, penyidik juga terus melakukan kelengkapan berkas sesuai petunjuk dari Jaksa. Sehingga saat ini hanya tinggal pelaksanaan pelimpahannya. “Semoga kali ini tidak ada kendala untuk rencana pelimpahan berkas,” harap Agus.

Kasus yang turut menyeret mantan Direktur Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB) Chairuddin sebagai tersangka ini segera dilimpahkan ke meja hijau. Setelah sekian lama mengambang di Polres Berau.

Tersangka Chairuddin diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait proyek yang diadakan PT IPB, perusahaan konsorsium yang saham mayoritasnya dikuasai Pemkab Berau. Penghitungan kerugian disebut mencapai Rp 14 miliar.

Sedangkan kasus penyalahgunaan ADK Balikukup yang juag segera dilimpahkan ke kejaksaan bermula saat pemerintahan kampung Balikukup tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan ADK tahun 2013-2015. Apalagi ketika ada pekerjaan proyek fisik di Kampung Balikukup, kepala kampung non aktif  Ridwansyah yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu hanya menunjuk dan memberikan uang langsung kepada kontraktor yang juga diketahui masih ada hubungan keluarga, tanpa kontrak kegiatan proyek.(mar/asa)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 14:29

Hadiah Utama Sepeda Motor Menanti

TANJUNG REDEB - Semarak puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

Minggu, 23 Juni 2019 01:06

Petakan Wilayah Rawan Bencana

TANJUNG REDEB - Bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah…

Minggu, 23 Juni 2019 01:04
Putusan Kasus Tipikor Proyek Air Bersih

Terdakwa dan Jaksa Tak Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Dua terdakwa perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:20

Mendikbud Tambah Kuota Jalur Prestasi

TANJUNG REDEB - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:18

Oknum PNS Terjerat Korupsi ADK Balikukup

TANJUNG REDEB – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diketahui…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:17

Tiga Tersangka Sekaligus Ditahan

TANJUNG REDEB – Berkas, tersangka dan barang bukti (tahap II)…

Jumat, 21 Juni 2019 14:55

Pertamina Sebut Kewenangan Pemilik

TANJUNG REDEB – Berbagai pihak mendesak agar PT Pertamina meminta…

Jumat, 21 Juni 2019 14:53

Lapak Pedagang Pasar Subuh Dibongkar Paksa

TELUK BAYUR – Lapak pedagang pasar subuh di Pasar Sanggam…

Jumat, 21 Juni 2019 14:52

Pemilik Mobil Ikut ‘Dijilat’ Api

TANJUNG REDEB - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Berau…

Kamis, 20 Juni 2019 11:58

Kejari Tunggu Pelimpahan Kejagung

TANJUNG REDEB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau masih menunggu pelimpahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*