MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 13 Juni 2019 15:04
Kuasa Hukum Nana Lapor Polda

Kasus Pencemaran Nama Baik Disebut Jalan di Tempat

Fransisco

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kuasa Hukum mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau Nana Mailina, Fransisco menilai penanganan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan kliennya ke Polres Berau selama ini terkesan jalan di tempat.

Karena itu, pihaknya pun membawa perkara ini ke Polda Kaltim, dan berharap penanganan kasus ini diambil alih oleh Polda. “Kami sudah bersurat ke Polda Kaltim untuk diambil alih penanganan kasus ini,” ujar Fransisco kepada Berau Post, kemarin (12/6).

Lebih lanjut, Fransisco mengatakan pihaknya terus berusaha berkoordinasi dengan penyidik bahkan sudah dua kali mendatangi Mapolres Berau untuk mempertanyakan proses kasus yang mereka laporkan tersebut sejak beberapa bulan lalu. Namun penyidik yang menangani kasus ini selalu tidak ada di tempat.

“Melihat proses sejauh ini, menurut saya proses kasus ini jalan di tempat. Lagi pula kami sudah lakukan upaya untuk bertemu dengan Kasat Reskrim maupun penyidik, tapi saat itu yang bersangkutan tidak ada di tempat,” ujarnya.

Menurut Fransisco kasus tersebut merupakan masalah keprofesional penyidik yang terkait sebagai Ketua Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu). Dimana, ada hubungannya dengan Bawaslu yang menjadi terlapor dalam kasus ini.

“Laporan saya sudah masuk ke Polda Kaltim sejak 27 Mei lalu. Sekarang kami tinggal menunggu panggilan dari Polda Kaltim. Insya Allah dalam waktu  dekat kami ke Polda lagi. Kami berharap semoga saja Polda mengambil alih penanganan kasus ini,” beber Fransisco.

Dikatakannya, terkait pernyataan penyidik bahwa kasus ini akan dilanjutkan lagi, baginya memang   tetap harus dilanjutkan. Namun akan  lebih elok lagi jika kasus itu dilimpahkan ke Polda Kaltim. Sehingga lebih baik penyidik Polda saja yang melanjutkan penyidikannya. Karena ada hubungan kerja antara penyidik yang juga sebagai Ketua Sentra Gakkumdu dengan Bawaslu sebagai terlapor membuat penyidik terkesan tak profesional.

“Karena ini masalah hukum, klien kami  sudah dibawa ke sidang kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang tuduhannya jelas tidak terbukti,” tegasnya.  

Menurut Fransisco penanganan kasus ini bisa diambil Polda jika klien kami merasa tidak puas proses yang dilakukan oleh penyidik Polres Berau.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Agus Arif Wijayanto saat dikonfirmasi Berau Post, enggan berkomentar banyak jika terkait permintaan kuasa hukum Nana ke Polda untuk mengambil alih penanganan kasus tersebut. “Jika memang begitu, kami tidak bisa komen apa-apa. Pada intinya kembalikan lagi ke pihak pelapor, itu hak pelapor,” jelasnya.

Meski demikian, Agus menegaskan bahwa kasus ini tidak jalan di tempat. Sejauh ini sudah 8 saksi yang dipanggil dan diperiksa oleh penyidik. Saksi-saksi tersebut di antaranya dari pihak pengurus partai politik dan KPU Provinsi Kaltim. Termasuk meminta keterangan dari pihak terlapor.

Pihaknya, kata Agus, sejauh ini berusaha bersikap profesional. Penyidik berupaya agar proses penyelidikan tersebut terus berjalan dan tentu juga menginginkan bisa rampung dalam waktu singkat.

“Saat ini memang masih tahap pemeriksaan saksi. Memang tidak bisa cepat. Namun kasus tersebut tetap berproses, tidak jalan di tempat. Terlebih bukan satu kasus itu saja yang kami tangani,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus yang melibat beberapa pihak baik Ketua Bawaslu, Sekretaris Partai Perindo, dan salah seorang mantan komisoner KPU Berau dilaporkan Nana Mailina ke Polres Berau dengan laporan pencemaran nama baik.(mar/asa)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:41

Buruh TKBM Tepis Tudingan Tunggangan Politik

TANJUNG REDEB – Ketua I Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:39

Untuk Hal Ini, Wagub Janji Prioritaskan Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur (Wagup) Kaltim Hadi Mulyadi, memastikan…

Minggu, 14 Juli 2019 12:36

Warga Tarakan Dicokok di KTT

TANJUNG REDEB – Tim Black Manta Jatanras Polres Berau, berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*