MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 13 Juni 2019 15:25
Pengecer di Talisayan Juga Segera Ditertibkan
BAKAL DITERTIBKAN: Penjualan BBM eceran akan ditertibkan pemerintah.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Upaya penertiban penjualan BBM eceran untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan tidak hanya akan dilakukan di Kecamatan Tanjung Redeb dan kecamatan terdekat saja, tapi juga hingga seluruh kecamatan seperti halnya Kecamatan Talisayan.

Hal itu disampaikan Camat Talisayan, Mansyur, sebagaimana Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2012 tentang penjualan BBM tidak di sembarang tempat dan Undang-Undang Migas, hingga berdasarkan instruksi Bupati Berau usai melakukan rapat koordinasi beberapa hari lalu.

"Jadi mereka tidak lagi diperbolehkan berjualan atau mengetap di (APMS Agen Penyalur Minyak dan Gas), karena memang di aturan tidak diperbolehkan ada pengetap maupun penjualan eceran. Kecuali ada izin," ungkapnya, Rabu (12/6).

Akan tetapi lanjut dia, sebelum melakukan penertiban, pihaknya akan lebih dulu mengumpulkan masyarakat pedagang bensin eceran maupun pengetap yang bermukim di Talisayan untuk melakukan sosialisasi.

"Termasuk pihak APMS kita undang. Jadi ada sosialisasi dulu, kemungkinan Minggu depan kita lakukan. Agar nanti pedagang tidak kaget lagi ketika ada instruksi dari Bupati kita jalankan," terangnya.

Menurutnya, penjualan bensin eceran bisa dilakukan namun harus ada surat izin untuk menjadi sub penyalur BBM. Akan tetapi, sub tersebut boleh didirikan dengan ketentuan jarak antara sub dengan APMS cukup jauh. Sementara untuk wilayah yang berada dekat dengan APMS tidak diperbolehkan.

"Minimal 5 Kilometer dari APMS baru boleh ada sub penyalur. Selain itu tidak dibenarkan," tegasnya.

Ditegaskannya juga, jika pasca sosialisasi masih banyak pedagang yang bandel, pihaknya akan langsung melakukan penertiban dengan cara menyita bensin eceran yang dijual. Pihaknya juga akan segera membentuk tim yang terdiri dari unsur Muspika Talisayan.

"Tim ini nantinya yang akan mengawasi APMS untuk menghindari para pengetap," tandasnya. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:04

Ada Rumah Dinas Nunggak

TANJUNG REDEB – Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah Air…

Senin, 15 Juli 2019 15:48

Pemprov Tunggu Hasil Kajian

TANJUNG REDEB – Masih adanya pro dan kontra atas rencana…

Senin, 15 Juli 2019 15:47

Kejar Status Internasional untuk Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Perjalanan menjadikan Bandara Maratua berstatus bandara internasional…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:49
Video Remaja yang ‘Mengancam’ Warga Gunta

Ngancam Warga Lewat Video, Ngakunya Cuma Iseng

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, masyarakat Berau kembali dihebohkan…

Jumat, 12 Juli 2019 10:49

Minyak Penggorengan Diduga Dibuang ke Drainase

TANJUNG REDEB – Kondisi drainase di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb,…

Kamis, 11 Juli 2019 14:39

DPUPR dan DLHK Disebut Tidak Memberi Solusi

TANJUNG REDEB – Warga Pulau Panjang RT 15 tepatnya di…

Kamis, 11 Juli 2019 14:37

1 Mangkir, 3 Terdakwa Eksepsi

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Rabu, 10 Juli 2019 13:58

KPU Berau Tunggu Pusat

TANJUNG REDEB - Setelah pesta demokrasi pemilihan presiden dan anggota…

Rabu, 10 Juli 2019 13:55

Tanjakan Jalan SM Bayanuddin Menyempit

SAMBALIUNG – Tumpahan coran di sepanjang tanjakan ruas Jalan SM…

Selasa, 09 Juli 2019 15:09

PN Tunggu Berkas Kasus Penganiayaan

TANJUNG REDEB – Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb Andi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*