MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 15 Juni 2019 00:13
Gaji dan Insentif Terlalu Rendah, Dokter Ngga Minat Tugas di Berau

Berau Kekurangan Dokter

Abdul Jabbar Karem

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Abdul Rivai Tanjung Redeb, disebut masih kekurangan dokter umum. Sehingga perlu adanya penambahan untuk  memaksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Berau, Abdul Jabbar Karem mengatakan kekurangan dokter tentu menjadi persoalan yang turut memberikan dampak pada pelayanan kesehatan. Terlebih pada momen lebaran kemarin yang mesti berjaga untuk melayani pasien. Menurutnya, saat ini memang perlu ada tambahan tenaga dokter umum.

“Saat ada dokter umum, bahkan berstatus PNS tetapi malah memilih keluar. Harusnya Rumah Sakit mengajukan ke Bupati untuk minta  dikembalikan ke Rumah Sakit Abdul Rivai lagi,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya hanya bisa terus berupaya melakukan perbaikan pelayanan. Terlebih ia mengusulkan saat libur lebaran mestinya nonmuslim yang harus siap berjaga. Seandainya hal itu diterapkan, pemerintah daerah bisa  membuat aturan itu jauh-jauh hari sebelum lebaran agar libur bersama didahulukan dan diwajibkan nonmuslim untuk standby di Rumah Sakit. Namun, tentu dengan adanya kompensasi dari Pemda yang seharusnya diperoleh tenaga jaga  tersebut.

“Sebagai penghargaan. Harusnya ada aturan untuk instruksi seperti itu. Usulan ini pun sebagai peningkatan pelayanan kesehatan. Pemda dalam hal ini Bupati Berau bisa menginstruksikan hal itu,” jelasnya.   

Selama ini juga masih sulit merekrut tenaga dokter spesialis. Saat ini saja hanya ada 19 dokter spesialis yang bekerja di Kabupaten Berau. Menurut pria yang akrab dipanggil Jaka itu, persoalannya karena gaji dan insentif yang terlalu rendah. Terlebih ditempatkan di daerah terpencil.

“Bisa dipastikan banyak dokter spesialis yang menolak ditempatkan di sini, karena gaji dan insentif yang murah. Karena dokter ini kan pekerjaanya berat, butuh refreshing,” terangnya.

Jaka berharap, pemerintah bisa mempertimbangkan kembali persoalan itu. Pasalnya, Berau masih kekurangan tenaga kesehatan. Terlebih masalah layanan kesehatan ini selalu menjadi sorotan, karena ini pelayanan publik dan hanya punya satu rumah sakit di kota dan satu lagi di pesisir.

“Selama ini, IDI terus berusaha memperjuangkan peningkatan penghasilan bagi tenaga kesehatan, mulai dokter, bidan dan perawat agar sesuai dengan beban kerja dan tanggungjawab mereka,” tegasnya. (mar/asa)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:41

Buruh TKBM Tepis Tudingan Tunggangan Politik

TANJUNG REDEB – Ketua I Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:39

Untuk Hal Ini, Wagub Janji Prioritaskan Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur (Wagup) Kaltim Hadi Mulyadi, memastikan…

Minggu, 14 Juli 2019 12:36

Warga Tarakan Dicokok di KTT

TANJUNG REDEB – Tim Black Manta Jatanras Polres Berau, berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*