MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 15 Juni 2019 00:15
Banyak Objek Wisata Ilegal di Berau
BANYAK YANG ILEGAL: Banyak tempat wisata ilegal di Berau. Salah satunya tempat pemancingan, di mana hingga kini hanya satu tempat pemancingan yang sudah mengantongi izin dari Disbudpar Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Seksi (Kasi) Usaha Jasa Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Takari Anto akui masih banyak objek wisata milik masyarakat di Berau belum memiliki izin.

Adapun objek wisata yang dia maksud seperti tempat pemancingan dan tempat wisata keluarga lainnya. Bahkan diakuinya juga, hingga kini baru satu tempat pemancingan yang sudah mengantongi izin pihaknya.

Namun dipastikannya selama ini pihaknya tak hanya tinggal diam dengan terus melakukan pendataan hingga mendatangi para pemilik objek wisata, mengajaknya segera mengurus perizinan.

Ditegaskan Taka -sapaannya, perizinan merupakan hal penting yang memang harus dimiliki pengusaha objek wisata, sehingga saat tidak terjadi apa-apa terhadap pengunjung, pemilik wisata akan merasa aman. Namun, saat terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban, maka pemilik usaha pun 100 persen harus bertanggung jawab.

Sebenarnya diterangkannya juga, dalam mengurus perizinan pemilik usaha tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar, apalagi kini mengurus izin sudah sangat mudah dengan keberadaan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau. "Mengurus izin itu tidak sulit dan gratis. Yang bayar hanya IMB (Izin Mendirikan Bangunan) saja," ujarnya diwawancara belum lama ini.

Selain objek wisata yang dikelola masyarakat, Taka membeberkan kalau masih banyak penginapan baik itu resor maupun homestay yang ada di tempat wisata belum memiliki izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Karena itu, pihaknya mengimbau para pemilik resor maupun homestay untuk segera mengurus perizinannya. "Biasanya kalau kami datangi mereka jawab iya-iya saja. Tapi sampai sekarang masih belum diurus juga izinya," kata Taka.

“Makanya kami berharap tahun ini semakin banyak pengusaha-pengusaha di objek wisata peduli dengan perizinan. Karena itu secara tidak langsung membantu PAD pemerintah,” pungkasnya. (arp/sam)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:04

Ada Rumah Dinas Nunggak

TANJUNG REDEB – Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah Air…

Senin, 15 Juli 2019 15:48

Pemprov Tunggu Hasil Kajian

TANJUNG REDEB – Masih adanya pro dan kontra atas rencana…

Senin, 15 Juli 2019 15:47

Kejar Status Internasional untuk Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Perjalanan menjadikan Bandara Maratua berstatus bandara internasional…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:49
Video Remaja yang ‘Mengancam’ Warga Gunta

Ngancam Warga Lewat Video, Ngakunya Cuma Iseng

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, masyarakat Berau kembali dihebohkan…

Jumat, 12 Juli 2019 10:49

Minyak Penggorengan Diduga Dibuang ke Drainase

TANJUNG REDEB – Kondisi drainase di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb,…

Kamis, 11 Juli 2019 14:39

DPUPR dan DLHK Disebut Tidak Memberi Solusi

TANJUNG REDEB – Warga Pulau Panjang RT 15 tepatnya di…

Kamis, 11 Juli 2019 14:37

1 Mangkir, 3 Terdakwa Eksepsi

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Rabu, 10 Juli 2019 13:58

KPU Berau Tunggu Pusat

TANJUNG REDEB - Setelah pesta demokrasi pemilihan presiden dan anggota…

Rabu, 10 Juli 2019 13:55

Tanjakan Jalan SM Bayanuddin Menyempit

SAMBALIUNG – Tumpahan coran di sepanjang tanjakan ruas Jalan SM…

Selasa, 09 Juli 2019 15:09

PN Tunggu Berkas Kasus Penganiayaan

TANJUNG REDEB – Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb Andi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*