MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 16 Juni 2019 00:49
Sepekan, 2.000 Orang Serbu Wisata Mangrove
WISATA BARU: Objek wisata Hutan Mangrove Tanjung Batu semakin banyak dikunjungi khususnya wisatawan lokal.

PROKAL.CO, PULAU DERAWAN - Objek wisata Hutan Mangrove di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, terus berkembang dan menjadi pilihan bagi wisatawan lokal. Pada libur panjang kali ini, tercatat lebih kurang 2.000 orang memasuki objek wisata tersebut dalam jangka waktu satu pekan.


Camat Pulau Derawan, Kudarat mengatakan peningkatan jumlah kunjungan wisata di objek wisata Mangrove terlihat pada puncak liburan lebaran dua pekan lalu. Dimana, banyak wisatawan mengunjungi objek wisata yang memiliki luasan sekitar 3,7 hektare itu.

“Sekarang wisatawan tidak hanya terfokus ke Derawan saja. Para wisatawan juga banyak yang memasuki Mangrove Tanjung Batu,” katanya kepada Berau Post.

Memang tahun-tahun sebelumnya, kata dia, Kampung Tanjung Batu merupakan gerbang bagi wisatawan menuju objek-objek wisata yang ada di Kepulauan Derawan dan Maratua. Namun, setelah ada objek wisata Mangrove, kondisi ini mengubah anggapan bahwa Tanjung Batu hanya gerbang menuju objek wisata.

Dari data yang ia terima dari petugas pintu masuk Mangrove Tanjung Batu. Sekitar 2.000 wisawatan telah memasuki area yang menampilkan keindahan alam tersebut. “Itu data sampai pekan lalu, belum ditambah dengan wisatawan yang masuk sampai sekarang,” ujarnya.

Kini, Mangrove Tanjung Batu telah dikelola secara profesional melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Tanjung Batu. “Sudah dikelola BUMK Tanjung Batu dengan dasar Perkam (peraturan kampung). Makanya sudah ada pas masuknya bagi wisatawan,” terangnya.

Selain wisata mangrove, sebelumnya Kampung Tanjung Batu juga memiliki objek wisata lainnya yang cukup ramai dikunjungi yaitu pantai ulingan. Sayangnya objek wisata tersebut sejak satu tahun terakhir mulai sepi dikunjungi lantaran kurang pengelolaan.

Kudarat mengaku mendapat informasi bahwa pantai ulingan mulai dikunjungi wisatawan meskipun tak seramai saat-saat masih baru dibuka. “Tapi informasinya dari warga, di situ mulai ada lagi pungutan liar dari oknum masyarakat. Makanya saya berharap hal itu tidak terjadi dan bisa diselidiki,” tandasnya.(arp/asa)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:41

Buruh TKBM Tepis Tudingan Tunggangan Politik

TANJUNG REDEB – Ketua I Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:39

Untuk Hal Ini, Wagub Janji Prioritaskan Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur (Wagup) Kaltim Hadi Mulyadi, memastikan…

Minggu, 14 Juli 2019 12:36

Warga Tarakan Dicokok di KTT

TANJUNG REDEB – Tim Black Manta Jatanras Polres Berau, berhasil…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:47

Tingkat Keterisian Penumpang Mulai Meningkat

TANJUNG REDEB - Pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan terus berupaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*