MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 17 Juni 2019 15:34
Investor asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

Bangun Boiler IV di PLTU Lati

BELUM JELAS: Najemuddin saat memeriksa kondisi boiler beberapa waktu lalu. Hingga kini rencana kerja sama pembangunan boiler IV oleh perusahaan asal Tiongkok di PLTU Lati belum jelas.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau (IPB) dengan investor asal Tiongkok sudah terdengar cukup lama, namun hingga kini belum ada kepastian yang diberikan investor tersebut untuk membangun broiler IV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati.

Padahal disebutkan Direktur Utama (Dirut) PT IPB Najemuddin, pihaknya telah memenuhi segala persyaratan yang diajukan untuk merealisasikan kerja sama tersebut.

“Di IPB sudah siap, tinggal investornya saja lagi. Karena segala sesuatu yang diminta investor sudah kami penuhi,” katanya kepada awak media ini beberapa waktu lalu.

Mengenai rencana kerja sama ini dijelaskannya, nantinya perusahaan Tiongkok tersebut akan membangun serta membiayai boiler IV di area PLTU Lati. Setelah pembangunan selesai dan bisa segera beroperasi, pihaknya akan membeli listrik yang dihasilkan dari boiler tersebut.

Apabila berjalan sesuai rencana, boiler IV yang akan dibangun bakal menghasilkan 1x9 Megawatt listrik. Lokasi pembangunan pun telah ditentukan yakni di samping boiler III yang ada di PLTU Lati.

Lebih lanjut, keberadaan boiler IV ini juga diungkapkannya secara hitungan kotor akan membuat PLTU Lati menghasilkan listrik sebesar 30 Megawatt. “Tapi kalau hitungan bersihnya ya sekitar 20 Megawatt lah,” terangnya.

Menurutnya, saat ini kebutuhan listrik di Kabupaten Berau secara umum sudah terpenuhi. Sehingga listrik yang dihasilkan boiler 4 ini akan ditujukan kepada salah satu perusahaan tambang di Berau. Sementara listrik dari boiler 1,2 dan 3 bakal difokuskan untuk dijual ke PLN agar memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berkisar 25 Megawatt.

“Draftnya sudah kami kirim ke investor, supaya mereka pelajari. Setelah itu mereka akan kirim kembali draftnya dan akan kami rapatkan lagi. Kalau sudah selesai, tinggal penandatanganan MoU saja lagi,” pungkasnya. (arp/sam)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:01

Maksimalkan Potensi Kampung, Cukupi Kebutuhan Beras Lokal

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:41

Buruh TKBM Tepis Tudingan Tunggangan Politik

TANJUNG REDEB – Ketua I Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:39

Untuk Hal Ini, Wagub Janji Prioritaskan Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur (Wagup) Kaltim Hadi Mulyadi, memastikan…

Minggu, 14 Juli 2019 12:36

Warga Tarakan Dicokok di KTT

TANJUNG REDEB – Tim Black Manta Jatanras Polres Berau, berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*