MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 18 Juni 2019 19:33
Longsor Ancam Pekerjaan Jalan H Isa III
HARUS SEGERA DITANGANI: Longsor terjadi di salah satu titik Jalan H Isa III. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, warga meminta longsor tersebut segera ditangani.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Peningkatan Jalan H Isa III belum selesai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau dihadapkan pekerjaan lain. Yakni munculnya longsoran sedalam 50 centimeter (cm) dengan kedalaman 40 cm di salah satu ruas badan jalan di sana.

Ditanya akan hal itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek peningkatan Jalan H Isa III, Benny menyebut longsoran disebabkan adanya kebocoran pipa yang diduga milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pihak kontraktor pun diterangkannya sudah mengetahui dan akan segera melakukan penanganan, agar tidak mengganggu perbaikan jalan yang menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 18 miliar itu.

"Itu ada pipa bocor. Jumat lalu mau ditangani kontraktornya sambil menunggu orang PDAM," katanya saat dikonfirmasi awak media ini, Senin (17/6).

Apabila pipa yang mengalami kebocoran telah diperbaiki, dipastikan Benny tanah yang ambles itu akan segera mereka timbun seperti sedia kala. "Kalau sudah selesai (perbaikan oleh PDAM, red) baru timbun lagi. Mudah-mudahan bisa cepat ditangani," ucapnya.

Sementara, warga sekitar yang melihat tanah yang ambles tersebut merasa khawatir apabila terus menerus dibiarkan begitu saja. Salah satunya Hendra yang tinggal di Jalan Mardatillah.

Apabila tidak segera ditimbun, dia khawatir akan membuat air yang masuk terus meresap ke tengah badan jalan, sehingga tanah dasar yang menyangga badan beton akan menjadi rapuh dan rawan ambles. "Khawatirnya badan jalan yang baru dikerjakan ini tidak akan bertahan lama. Karena tanah di bawahnya rapuh dan berpotensi akan terjadi pergerakan," ujarnya.

Karena itu, dirinya meminta pihak-pihak terkait khususnya kontraktor proyek untuk segera melakukan penanganan terhadap tanah ambles tersebut. Sebelum kondisinya kian parah dan akan berdampak lebih luas. "Tolonglah segera diperbaiki. Masa sudah beberapa hari dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan," tandasnya. (arp/sam)


BACA JUGA

Senin, 15 Juli 2019 15:48

Pemprov Tunggu Hasil Kajian

TANJUNG REDEB – Masih adanya pro dan kontra atas rencana…

Senin, 15 Juli 2019 15:47

Kejar Status Internasional untuk Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Perjalanan menjadikan Bandara Maratua berstatus bandara internasional…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:49
Video Remaja yang ‘Mengancam’ Warga Gunta

Ngancam Warga Lewat Video, Ngakunya Cuma Iseng

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, masyarakat Berau kembali dihebohkan…

Jumat, 12 Juli 2019 10:49

Minyak Penggorengan Diduga Dibuang ke Drainase

TANJUNG REDEB – Kondisi drainase di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb,…

Kamis, 11 Juli 2019 14:39

DPUPR dan DLHK Disebut Tidak Memberi Solusi

TANJUNG REDEB – Warga Pulau Panjang RT 15 tepatnya di…

Kamis, 11 Juli 2019 14:37

1 Mangkir, 3 Terdakwa Eksepsi

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Rabu, 10 Juli 2019 13:58

KPU Berau Tunggu Pusat

TANJUNG REDEB - Setelah pesta demokrasi pemilihan presiden dan anggota…

Rabu, 10 Juli 2019 13:55

Tanjakan Jalan SM Bayanuddin Menyempit

SAMBALIUNG – Tumpahan coran di sepanjang tanjakan ruas Jalan SM…

Selasa, 09 Juli 2019 15:09

PN Tunggu Berkas Kasus Penganiayaan

TANJUNG REDEB – Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb Andi…

Selasa, 09 Juli 2019 15:09

Tanpa Aturan, Mobil Derek Dishub Banyak Menganggur

TANJUNG REDEB – Delapan bulan sudah Dinas Perhubungan (Dishub) mendapatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*