MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 19 Juni 2019 14:18
Disdik Langsung Ralat Surat Edaran

Orangtua Calon Siswa Merasa Dipersulit Panitia PPDB

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Pendidikan (Disdik) Berau kembali menerbitkan surat edaran meralat petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru (PPDB). Surat edaran ini diterbitkan untuk meluruskan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat mengenai PPDB tahun ini.


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Berau, Murjani menjelaskan bahwa surat edaran dengan nomor 090/936/Disdik-Kab/Sekrt tersebut merupakan bentuk penegasan pihaknya kepada para orangtua atau wali calon peserta didik dan panitia PPDB agar bisa lebih memahami revisi petunjuk teknis dalam PPDB itu.

“Kalau menunggu antrean legalisir kartu keluarga, dikhawatirkan calon siswa terlambat mendaftar sekolah. Karena pendaftaran ini waktunya terbatas, sementara antrean di Disdukcapil menumpuk,” jelas Murjani.

Tindakan ini, lanjut dia, dilakukan pihaknya setelah melihat berbagai persoalan dan informasi yang kurang tepat beredar di masyarakat. Khususnya mengenai legalisir saat pendaftaran ulang calon peserta didik baru.

Karena itu, melalui surat edaran tersebut, kata Murjani, legalisir kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran tetap diperlukan saat pendaftaran ulang, namun bisa diserahkan setelah siswa diterima sekolah.

“Ini untuk kelancaran PPDB 2019, kami instruksikan kepada seluruh kepala sekolah dan panitia pelaksana PPDB mulai TK hingga SMP di Berau agar melayani calon peserta didik sesuai dengan surat edaran yang baru kami terbitkan,” ujarnya.

Sementara itu, dari informasi yang disampaikan oleh salah seorang orangtua calon peserta didik yang namanya dirahasiakan, mengungkapkan bahwa terdapat panitia PPDB sekolah yang tidak menerima berkas yang diberikan dengan alasan legalisir dokumen dari Disdukcapil harus dilampirkan.

“Panitia PPDB-nya bilang tidak bisa, harus ada legalisir dulu baru diproses. Sementara antrean panjang di Disdukcapil cukup padat,” ujarnya.

Belakangan, ia mengaku baru mendapat informasi bahwa legalisir bisa diserahkan setelah peserta didik diterima bersekolah. Ia pun kembali mendatangi pihak sekolah untuk kembali menyerahkan dokumen yang diperlukan terlebih dahulu. “Harusnya memang begitu dari sebelum-sebelumnya. Masak anak mau sekolah saja ribetnya begini,” kesal dia. (arp/asa)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 12:59

APMPLB Unjuk Rasa di Kantor Bupati

TANJUNG REDEB – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli…

Selasa, 16 Juli 2019 12:56

Istri Bekerja, Anak Tiri Dicabuli

TALISAYAN – Mardan (50), warga Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih,…

Selasa, 16 Juli 2019 12:55

Forum Pedagang Bulat Menolak

TANJUNG REDEB – Masuknya salah satu jaringan toko swalayan nasional…

Senin, 15 Juli 2019 15:46

Pelajar Jadi Pemuas Syahwat Tiga Buruh Sawit

TANJUNG REDEB – Tiga pelaku pencabulan terhadap pelajar berusia 12…

Senin, 15 Juli 2019 15:43

Kembangkan Komoditi Pertanian Diiringi Peningkatan SDM

Di era modern saat ini, dunia pertanian makin kurang diminati…

Senin, 15 Juli 2019 15:41

Pelihara Satwa, Diancam 5 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Beberapa wilayah Kabupaten Berau, masih menjadi habitat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:41

Buruh TKBM Tepis Tudingan Tunggangan Politik

TANJUNG REDEB – Ketua I Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Minggu, 14 Juli 2019 12:39

Untuk Hal Ini, Wagub Janji Prioritaskan Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur (Wagup) Kaltim Hadi Mulyadi, memastikan…

Minggu, 14 Juli 2019 12:36

Warga Tarakan Dicokok di KTT

TANJUNG REDEB – Tim Black Manta Jatanras Polres Berau, berhasil…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:47

Tingkat Keterisian Penumpang Mulai Meningkat

TANJUNG REDEB - Pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan terus berupaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*