MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 11 Juli 2019 14:37
1 Mangkir, 3 Terdakwa Eksepsi

Sidang Perdana Perkara Unjuk Rasa Buruh TKBM

DIADILI : Tiga dari empat terdakwa perkara aksi unjuk rasa saat menjalani sidang perdana di PN Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Empat terdakwa buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau yang terlibat kasus perkara aksi unjuk rasa di atas kapal floating crane di muara pantai Berau, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb (10/7).

Namun dalam sidang tersebut, Gofri memilih untuk tidak hadir. Dikonfirmasi via telepon, dirinya menyebut tindakan tersebut merupakan bentuk protes dirinya. Karena disebutnya, pengadilan bukan lagi tempatnya orang mencari keadilan, sebab orang diadili tidak sesuai dengan fakta.

Hal itu diutarakannya, karena selama proses penyidikan Gofri membeberkan, pihaknya tidak pernah ditunjukkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pelapor. Bukan hanya itu, saksi-saksi yang dihadirkan juga dinilainya tidak jelas. Terlebih persoalan itu merupakan perkara terkait pelanggaran pasal 162 Undang-Undang minerba. Sementara acuannya yakni pasal 136.

“Jadi sangat penting adanya saksi ahli dari Kementrian Energi dan Sumber Dana Mineral (ESDM) terkait wilayah pertambangan pelapor, dan harusnya sesuai TKP (Tempat Kejadian Perkara) apakah itu wilayah pertambangan atau bukan. Karena pelanggaran yang dituduhkan berkaitan dengan menghalang halangi kegiatan pertambangan,” ujarnya.

Perkara itu pun ditudingnya terkesan diada adakan, sebab dirinya mengklaim tindakan yang mereka lakukan hanya sekadar mendatangi. “Tidak ada hal yang bisa dilakukan terkait unsur-unsur menghalang-halangi atau penyetopan,” tegas Gofri.

Walau tanpa satu terdakwa, namun sidang kemarin tetap digelar dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Melalui kuasa hukumnya Syahrudin, terdakwa langsung mengambil keputusan untuk menyampaikan nota keberatan atau eksepsi secara lisan.

Disebut Syahrudin, ada dua poin keberatan, pertama yakni pihak terdakwa tidak pernah memerintahkan atau memberhentikan kegiatan yang ada di laut sebagaimana dimaksud dalam perkara tersebut. Selanjutnya, ketiga terdakwa tidak pernah melakukan pengancaman bahwa kalau kapal tersebut tidak berhenti mereka akan bertindak anarkis.

Saat itu juga, JPU Lucky Wijaya langsung menanggapi dengan menolak seluruh eksepsi yang diajukan terdakwa melalui kuasa hukumnya dan tetap pada dakwaannya. “Kami keberatan atas dua poin dari eksepsi yang disampaikan secara lisan tersebut. Dua poin itu merupakan pokok perkara pada kasus ini, untuk itu kami menolak eksepsi itu,” tegas Lucky yang turut didampingi rekannya Christian Arung.

Kendati demikian, karena putusan sela tidak bisa disampaikan secara lisan dan perlu disampaikan bentuk tulisan, maka agenda tersebut akan dilanjutkan pada Rabu (17/7) mendatang. (mar/sam)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 13:04

Ada Rumah Dinas Nunggak

TANJUNG REDEB – Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah Air…

Senin, 15 Juli 2019 15:48

Pemprov Tunggu Hasil Kajian

TANJUNG REDEB – Masih adanya pro dan kontra atas rencana…

Senin, 15 Juli 2019 15:47

Kejar Status Internasional untuk Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Perjalanan menjadikan Bandara Maratua berstatus bandara internasional…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:49
Video Remaja yang ‘Mengancam’ Warga Gunta

Ngancam Warga Lewat Video, Ngakunya Cuma Iseng

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, masyarakat Berau kembali dihebohkan…

Jumat, 12 Juli 2019 10:49

Minyak Penggorengan Diduga Dibuang ke Drainase

TANJUNG REDEB – Kondisi drainase di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb,…

Kamis, 11 Juli 2019 14:39

DPUPR dan DLHK Disebut Tidak Memberi Solusi

TANJUNG REDEB – Warga Pulau Panjang RT 15 tepatnya di…

Kamis, 11 Juli 2019 14:37

1 Mangkir, 3 Terdakwa Eksepsi

TANJUNG REDEB – Empat terdakwa buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat…

Rabu, 10 Juli 2019 13:58

KPU Berau Tunggu Pusat

TANJUNG REDEB - Setelah pesta demokrasi pemilihan presiden dan anggota…

Rabu, 10 Juli 2019 13:55

Tanjakan Jalan SM Bayanuddin Menyempit

SAMBALIUNG – Tumpahan coran di sepanjang tanjakan ruas Jalan SM…

Selasa, 09 Juli 2019 15:09

PN Tunggu Berkas Kasus Penganiayaan

TANJUNG REDEB – Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb Andi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*