MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 27 Maret 2017 12:22
Data Ulang Spot Diving, Chanel Jadi Unggulan
BAWAH LAUT MARATUA: Wabup Agus Tantomo melakukan penyelaman di turtle point perairan Maratua. Selanjutnya, penyelaman dilakukan di chanel.

PROKAL.CO, MARATUA – Kepulauan Derawan cukup terkenal dengan spot-spot diving-nya, khususnya di perairan Pulau Maratua. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, berencana mendata ulang spot diving di Berau, untuk kepentingan promosi wisata.

Dikatakan Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, sudah sejak lama spot-spot diving di Kepulauan Derawan belum di-update.”Saya sudah minta kepala dinas pariwisata untuk mendata ulang ini, kalau untuk di Pulau Maratua itu dulu ada 44 spot,” ungkapnya kepada Berau Post, usai melakukan penyelaman bersama jurnalis di perairan Pulau Maratua.

Pendataan ulang, kata Agus, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) perlu melibatkan para guide diving, yang kerap menemani wisatawan untuk menyelam dan tentunya punya banyak pengalaman tentang spot diving.

“Ketika nanti sudah ada data terbaru akan dirilis dan disebar ke dive center yang ada, ini untuk kepentingan jualan wisata,” tegasnya.

Diungkapkannya, Berau punya spot diving unggulan di perairan Maratua, yakni chanel. Lokasi ini menjadi tempat favorit para penyelam untuk menyaksikan atraksi ratusan atau ribuan ikan barakuda sedang berkumpul dan membentuk pusaran. Biasanya, kata Agus, spot diving seperti ini lebih banyak disukai oleh wisatawan mancanegara yang hobi menyelam.

Tak hanya menyajikan pemandangan bawah air yang luar biasa, melakukan penyelaman di Chanel cukup memacu adrenalin, karena harus melawan arus di kedalaman sekitar 30 meter.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, spot diving Chanel sepertinya lebih ekstrem di bandingkan di tempat lain di Indonesia. Spot yang sama diketahui mirip dengan ada yang di Wakatobi, yakni Hoga Chanel. Tapi, jika dibandingkan, Maratua lebih ekstrem.

Akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (25/3) lalu, Agus berkesempatan melakukan penyelaman di Chanel perairan Maratua bersama jurnalis yang tergabung dalam Berau Journalist Divers. Sebelumnya, melakukan penyelaman di turtle point.

“Kita sangat beruntung, ketika turun di kedalaman sekitar 27 meter bertemu dengan gerombolan ikan barakuda,” tuturnya.

Barakuda, menjadi daya tarik tersendiri bagi diver atau penyelam, bahkan jika bertemu satu saja, diver sudah merasa senang. Apalagi dengan jumlah yang banyak seperti di perairan Maratua.

“Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, saya kagum sekali,” ujarnya.

Agus berencana memberi nama spot Chanel ini yakni Majesty, yang artinya keagungan. Nama tersebut menurutnya sangat pantas diberikan, atas keagungan Tuhan yang menciptakan keindahan tersebut.(app2)


BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 14:23

Maling Satroni Perumahan Guru

SEGAH – Penghuni perumahan guru SD 001 Tepian Buah, Kecamatan…

Senin, 24 Februari 2020 14:21

Musda Dibatalkan, Tiga Kubu KNPI Bersatu

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda…

Senin, 24 Februari 2020 14:20

Tarik Investasi melalui Pengelolaan Mangrove

TANJUNG REDEB – Potensi investasi, tak melulu dilakukan dengan mengeruk…

Senin, 24 Februari 2020 14:19

Akbar Tandjung Beri Isyarat

TANJUNG REDEB – Isu diskresi mewarnai rencana pelaksanaan musyawarah daerah…

Sabtu, 22 Februari 2020 19:21

Pemanfaatan Dermaga Batu-Batu Belum Maksimal

GUNUNG TABUR - Pembangunan Dermaga di Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung…

Sabtu, 22 Februari 2020 19:19

Amankan Burung Enggang dari Warga

TELUK BAYUR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan…

Sabtu, 22 Februari 2020 19:18

Kepala Mes Berau Didemo Mahasiswa

TANJUNG REDEB - Puluhan penghuni Asrama Putra 1 Berau di…

Jumat, 21 Februari 2020 15:30

Prioritaskan Jalan Usaha Tani dan Air Bersih

SAMBALIUNG – Peningkatan jalan usaha tani hingga keberadaan air bersih…

Jumat, 21 Februari 2020 15:26

10 Tahun Tunggu Air Bersih

GUNUNG TABUR – Sebagian Warga Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung…

Kamis, 20 Februari 2020 06:10

Promosikan Ekowisata Mangrove Teluk Semanting

TANJUNG REDEB – Kedatangan Wakil Duta Besar (Dubes) Jerman, Hendrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers