MANAGED BY:
SABTU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 20 April 2018 00:24
Datangkan Pendiri Sekolah Alam, Balikukup Lokasi Survei Pertama

Cara Wabup Mengatasi Persoalan Pendidikan di Bumi Batiwakkal (1)

SOLUSI PENDIDIKAN: Lendo Novo (duduk kiri) bersama tim di Perpustakaan Apung yang rencananya akan menjadi tempat Sekolah Alam tingkat SMP di Balikukup.

Balikukup merupakan sebuah pulau seluas 16 hektare (Ha). Untuk menuju kampung ini, dari Tanjung Redeb harus menempuh perjalanan dengan waktu sekitar 5 jam, yakni 4 jam perjalanan darat dan 1 jam melalui laut.

Dari ibu kota Kecamatan Batu Putih memang hanya berjarak tempuh 1 jam, tapi menempuh perjalanan laut tak bisa dilakukan setiap hari karena tergantung pada cuaca. Wajar saja, banyak warga Balikukup yang enggan menyekolahkan anaknya ke jenjang SMP. Jikapun ada, harus tinggal dengan keluarga yang ada di Kampung Batu Putih. Tentu yang dipikirkan para orangtua, tak hanya soal biaya transportasi, tapi juga keselamatan anak-anak mereka jika setiap hari harus bolak-balik Balikukup-Batu Putih.

Menjawab persoalan tersebut, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, mendatangkan Lendo Novo, yang merupakan pendiri Sekolah Alam atau School of Universe di Indonesia. Bersama dua rekannya, Lendo Novo yang tiba di Berau pada Senin (16/4) lalu, langsung bertolak ke Balikukup untuk melakukan survei kondisi pendidikan di kampung tersebut.

Tiba sekitar pukul 11.00 Wita di Tanjung Redeb, Lendo Novo terlebih dahulu bertemu dengan Wakil Bupati Agus Tantomo. Setelah makan siang, langsung melakukan perjalanan darat untuk ke Kecamatan Batu Putih. Karena sampai pada sore, tak memungkinkan untuk langsung menyeberang ke Balikukup. Maka, Lendo dan rekannya terpaksa menginap di Batu Putih. Keesokan harinya baru melanjutkan perjalanan ke Balikukup menggunakan speedboat Puskesmas Batu Putih.

Tiba di Balikukup, Lendo bersama tim langsung bertemu kepala kampung, guru-guru SD dan Maaruf, salah satu patriot negeri yang masih bertahan di Berau.

Kepada Lendo, Maaruf menceritakan permasalahan pendidikan maupun kampung. Disebutkannya, ada 30 murid SD yang akan lulus tahun ini dan tentunya sebagian besar akan putus sekolah. Ditambah dengan lulusan tahun 2017 yang mencapai 20 anak.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2020 19:52

Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon…

Kamis, 10 September 2020 19:51

Lion Air Buka Rute ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Pesawat Lion Air akhirnya resmi beroperasi di…

Kamis, 10 September 2020 19:48

Minta Paslon Patuhi Protap Kesehatan

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, tegas…

Kamis, 10 September 2020 19:46

Bupati Berau Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Berau, Muharram.…

Rabu, 09 September 2020 20:17

Tambah 8 Kasus Konfirmasi

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi…

Rabu, 09 September 2020 18:50

Dinkes Belum Terima Keluhan

TANJUNG REDEB - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan…

Rabu, 09 September 2020 18:47

Seri - Agus Diperiksa 8 Jam

TANJUNG REDEB - Setelah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 08 September 2020 19:35

Satgas RT Perlu Regulasi

TANJUNG REDEB – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Selasa, 08 September 2020 19:30

Sita 27,93 Gram Sabu dari Seorang Mekanik

TANJUNG REDEB- Seorang mekanik berinisial BAH terpaksa berurusan dengan pihak…

Selasa, 08 September 2020 19:29

Cegah Covid-19, Berlakukan Akses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers