MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 20 Agustus 2018 13:27
TERNYATA..!! Di Kabupaten Ini, Titik Api Terbanyak di Kaltim
TITIK API: Salah satu kawasan di Kabupaten Berau, yang terbakar diduga karena pembukaan lahan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,  ada 11 titik api yang terdeteksi di Kabupaten Berau pada Minggu (19/8) kemarin.

Hal tersebut sebagaimana disebutkan Forecaster Stamet BMKG Kalimarau, Berau, Imam Ali Taba Marino. Diungkapkannya, dari data tersebut, Kabupaten Berau terindentifikasi ditemukan titik api terbanyak di Kalimantan Timur.

"Mengenai tindak lanjutnya kami akan berkoordinasi dengan BPBD, Polri dan TNI yang biasa langsung meluncur ke lapangan untuk memastikan data titik api yang terpantau," ujarnya kepada Berau Post.

Sementara itu, mengenai pemicu api ini diterangkannya, dikarenakan adanya masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih beberapa hari ini tidak ada hujan di Berau, sehingga membuat kering tanah dan tumbuhan sehingga menyebabkan api mudah sekali untuk menyebar.

"Dari peta ini, analisa kemudahan kebakaran yang  berdasarkan prakiraan cuaca di wilayah tersebut, tapi ada kemungkinan bisa aja kebakarannya dipicu oleh tindakan-tindakan lain," tambahnya.

Beberapa titik api masing-masing terbagi di Kecamatan Kelay 2 titik api, Kecamatan Segah 7 titik api, dan Kecamatan Talisayan ada 2 titik api.

"Untuk tingkat kepercayaan itu yang paling tingggi di Kecamatan Segah 100 persen, tingkat kepercayaan itu seberapa akuratnya sebuah titik api di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Lanjut dia, bisa saja wilayah yang terdeteksi hanya sebuah wilayah lapang yang luas dan tidak ada vegetasi sehingga suhu yang terpancar teridentifikasi sebagai titik api, oleh karena perlunya koordinasi kepada instansi terkait melakukan pengecekan di lapangan.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Thamrin, mengungkapkan, menyikapi adanya informasi yang dikeluarkan BMKG, pihaknya juga sudah berkoordinasi baik kepada Polsek maupun Koramil.

"Jadi kami juga monitor memang terdapat titik api, dari informasi dari Polsek maupun Koramil titi api ini memang ada, karena masyarakat yang membuka lahan," bebernya.

Langkah yang pihaknya ambil, menunggu apabila pihak dari kepolisian,   TNI dan kecamatan meminta bantuan di lokasi. "Namun dari informasi yang kami dapatkan apinya tidak begitu besar, saya pikir cukup antisipasinya di tingkat kecamatan saja," tegasnya.

Pihaknya mengimbau, apabila ada masyarakat yang hendak membuka lahan agar tetap berhati-hati. Artinya apabila masyarakat ingin membuka lahan paling tidak dijaga agar api tersebut tidak menyebar kemana-mana.

 "Cara membuka lahan dengan membakar ini kan juga ada tekniknya, apakah hasil bekas membuka lahan itu dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian dibakar, kemudian membuat batasan agar api tidak menyebar paling tidak 10 meter," tuturnya.

Ditegaskannya, apabila memang api tidak bisa ditangani di tingkat kecamatan, pihaknya akan menurunkan tim dari Tanjung Redeb. (*/oke/app)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*