MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 24 Oktober 2018 13:52
Petani Diminta Tingkatkan Kualitas
BELUM NAIK: Harga lada masih rendah di wilayah pesisir selatan Berau.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Para petani di wilayah pesisir selatan Berau diminta untuk meningkatkan kualitas komoditas. Hal itu menyusul belum membaiknya harga jual sejumlah komoditas seperti lada dan kelapa sawit.

Patut diketahui, harga lada saat ini berkisar antara Rp 40-45 ribu per kilogram (kg). Diprediksi harga tersebut tak akan mengalami peningkatan mengalami peningkatan.

Terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Berau, Sumaryono pun buka suara. Ia menilai, meskipun harga pasarannya yang tergolong sangat murah, hingga saat ini pengembangan tanamam tersebut masih tetap eksis di masyarakat.

Menurutnya, ketimbang meributkan rendahnya harga, petani diminta meningkatkan kualitas lada, agar dapat bersaing dari daerah lainnya.

“Meski murah, tapi pengembangannya tetap saja. Malah, kita harus lebih meningkatkan kualitasnya. Karena kualitas itu kan menentukan daya saing,” ungkapnya kepada Berau Post, Selasa (23/10).

Sementara itu, dirinya juga menanggapi murahnya harga kelapa sawit yang juga hampir merata di Kabupaten Berau. Ia mengatakan, untuk harga sawit ditetapkan setiap bulan oleh tim teknis. “Yang nentukan tim dari provinsi juga. Acuannya di situ,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, penetapan harga sawit tersebut, melalui analisa-analisa yang telah dilakukan tim teknis. Mulai dari harga indeks, kualitas hingga umur tanam tandan buah segar (TBS).

“Kalau tidak salah, memang penetapannya dilakukan tiap bulan. Karena penilaian dan analisa-analisa tadi. Kembali lagi pada kualitasnya,” ujarnya.

Namun, ia tidak menampik ada pihak ketiga yang mencari keuntungan. Terutama pengepul yang menghubungkan petani kelapa sawit dengan pihak perusahaan. “Karena kan mereka juga ingin untung juga,” bebernya

Ia pun berharap, para petani lada dan kelapa sawit meningkatkan kualitas hasil panen. “Dengan kualitas yang baik, secara tidak langsung harganya juga akan meningkat,” pungkasnya. (*/sht/rio


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 19:09

Diserang Hama, Produksi Jagung Diperkirakan Menurun

TANJUNG REDEB- Persoalan kekeringan akibat musim kemarau, sudah membuat pusing…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:48

PSAD Semakin Sepi

TANJUNG REDEB - Kondisi Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) semakin…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:46

Dermaga Speedboat Tanjung Redeb Segera Beroperasi, Yakin Sama-Sama Untung

TANJUNG REDEB – Selama ini Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:48

Kembangkan Wisata Maratua

TANJUNG REDEB – Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau…

Kamis, 15 Agustus 2019 17:16

Harga Cabai Betah di Atas

TANJUNG  REDEB – Jika tahun-tahun sebelumnya harga sejumlah kebutuhan di…

Sabtu, 10 Agustus 2019 14:15

Kenaikan Harga Bahan Pokok Dinilai Masih Wajar

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Jumat, 09 Agustus 2019 14:28

BPS Sulit Kumpulkan Data, Susah Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Berau

TANJUNG REDEB – Walau sudah memasuki kuartal ketiga 2019, Badan…

Sabtu, 03 Agustus 2019 12:17

Petani Diminta Kurangi Penggunaan Pestisida

TANJUNG REDEB – Dinas Pangan minta masyarakat khususnya petani di…

Kamis, 01 Agustus 2019 13:23

Cabai Paling Menyiksa

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Iduladha, sejumlah harga sembako…

Rabu, 10 Juli 2019 13:54

Harga Emas Makin Berkilau

TANJUNG REDEB – Naiknya mata uang dollar atas rupiah dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*