MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 06 November 2018 14:22
Belum Bisa Tera Ulang Sendiri
DIATUR ULANG: Untuk melakukan tera ulang terhadap timbangan dan sebagainya, Disperindagkop Berau masih harus bekerja sama dengan UPTD Metrologi di Samarinda. Tampak kegiatan tera ulang yang pernah dilakukan di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, terus berupaya melakukan perlindungan terhadap konsumen, salah satunya dengan pelaksanaan tera ulang timbangan. 

Kepala Disperindagkop Berau Wiyati melalui Kasi Pengawasan dan Metrologi Abdul Kadir mengungkapkan,  jika kegiatan tera timbangan terus berjalan.  Meski demikian, pihaknya tidak bisa melakukannya sendiri, tapi masih bekerja sama dengan petugas UPTD Metrologi di Samarinda. 

"Seharusnya dalam tera timbangan 2019 nanti kita  sudah bisa berjalan sendiri, mengingat untuk tenaga teknisnya kami sudah ada dua orang dan pengawas satu orang. Jadi secara keseluruhan berjumlah tiga orang," ujarnya kepada Berau Post, Senin (5/11) kemarin.

Lanjut Abdul Kadir, dalam prosesnya,  Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Berau sudah melakukan penunjukan lokasi untuk  gedung tera timbangan berada di Sambaliung.

Kebedaraan tera timbangan di Berau nantinya, biasanya fokus menyasar ke perusahaan seperti sawit, batu bara dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

"Biasanya yang sering main-main timbangan ini di pasar. Kalau di perusahaan ada kerja sama dengan kontraktor sehingga sangat minim untuk melalukan permainan timbangan," jelasnya.

Meski demikian, khususnya di pasar ia akui, memang ada sebagian yang melakukan permainan timbangan dan ada juga memang karena timbanganya sudah lama dan rusak.

"Juni lalu kita melakukan kir timbangan di pasar. Sebenarnya pasar kita ini memang sudah seharusnya tertib ukur. Dimana timbanganya ini harus betul-betul benar baik di Pasar Sanggam Adji Dilayas maupun Teluk Bayur,” ujarnya. 

“Untuk sanksi yang diberikan memang ada, hanya saja pengawasannya  sudah ada, sementara PPNS-nya saja yang tidak ada," pungkasnya. (*/oke/app)

 


BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 13:15

Sudah Jadi Perhatian sejak Pertama Masuk

Berau patut berbangga, sebab tepat pada Hari Kemerdekaan ke-74 Republik…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:15

Warga Labanan Ditangkap di Tanjung

TANJUNG REDEB – Bawa kayu ulin tanpa dilengkapi surat, Risman…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:49

Soal RS, Fokus Urusan Lahan, Harap Pemilik Lahan Tak Berlebihan Patok Harga

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau serius dalam membangun rumah…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:47

Tembus Isolasi Warga Pedalaman, Bangun Jalan di Tengah Hutan

TANJUNG REDEB – Kunjungan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo beberapa…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:11

Kesadaran Perusahaan Masih Rendah

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:08

Besok Berkas Sabu 5 Kg Dilimpahkan ke PN

TANJUNG REDEB – Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau,…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:06

Polisi Buru Pelaku Pembakar Lahan

TANJUNG REDEB - Polres Berau buru pelaku pembakar lahan, yang…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:02

Tiga Warga Kaltara Diciduk di Berau

TANJUNG REDEB – Sebanyak4 kubik kayu ilegal bersama tiga warga…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:01

Menuju Madinah usai Puncak Haji

TANJUNG REDEB – Sebanyak 177 jamaah haji asal Berau, sudah…

Senin, 19 Agustus 2019 18:48

Syukurlah..!! Aktivitas Penerbangan Sudah Normal

TANJUNG REDEB- Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau Berau, kembali normal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*